Ducking.id Perkuat Layanan Impor Borongan dan B2B dari China, Dampingi Pelaku Usaha dari Pemula hingga Skala Perusahaan - Koran Mandalika

Ducking.id Perkuat Layanan Impor Borongan dan B2B dari China, Dampingi Pelaku Usaha dari Pemula hingga Skala Perusahaan

Rabu, 30 September 2026 - 10:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seiring naiknya impor dari China, Ducking.id yang beroperasi sejak 2013 menyatukan layanan jasa titip, impor grosir, dan restock rutin dalam satu alur

JAKARTA, 30 September 2026 – Ducking.id, platform jasa impor China asal Indonesia, memperkuat layanannya sebagai jasa impor China B2B dan impor borongan bagi UMKM, reseller, pemilik brand, dan perusahaan, sekaligus tetap menjadi pintu masuk yang mudah bagi importir pemula. Melalui Ducking.id, pelanggan dapat memulai dari pembelian pertama melalui jasa titip, lalu berkembang ke pembelian grosir dari marketplace B2B China seperti 1688 dan Alibaba, serta dari Taobao, Tmall, dan AliExpress, tanpa harus berpindah layanan.

Langkah ini sejalan dengan semakin besarnya peran China sebagai sumber pasokan barang bagi Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), China tetap menjadi mitra dagang utama Indonesia dengan pangsa sekitar 36 persen dari total impor nasional pada 2025. Pada sektor nonmigas, impor dari China naik 19,57 persen dan menyumbang 41,6 persen dari total impor nonmigas sepanjang 2025.

“Banyak pelanggan kami memulai dari belanja pertama lewat jasa titip, lalu berkembang menjadi reseller dan pemilik brand yang impor borongan setiap bulan. Karena itu, kami memperkuat Ducking.id sebagai jasa impor China B2B, tanpa meninggalkan kemudahan yang membuat pemula nyaman memulai impor,” ujar Sovia, Import Consultant Ducking.id.

Menurut Sovia, kebutuhan pelanggan berubah seiring pertumbuhan bisnis mereka. Importir pemula umumnya membutuhkan proses yang sederhana dan pendampingan dalam memilih barang. Ketika bisnis berkembang, tantangannya bergeser ke hal lain, seperti menjaga kualitas barang tetap konsisten di setiap pemesanan, membayar supplier dalam mata uang RMB, berkomunikasi dengan supplier berbahasa Mandarin, serta mengendalikan ongkos kirim ketika barang dibeli dari beberapa supplier sekaligus.

Satu alur layanan, dari pembelian pertama hingga impor borongan

Ducking.id menyatukan seluruh tahapan impor dalam satu layanan yang dapat digunakan di setiap tahap pertumbuhan bisnis:

1. Pembelian tanpa akun marketplace. Pelanggan dapat memesan dari 1688, Alibaba, Taobao, Tmall, dan AliExpress melalui aplikasi Ducking.id, baik untuk pembelian satuan maupun grosir, tanpa perlu membuat akun marketplace China atau bernegosiasi dalam bahasa Mandarin.

Baca Juga :  Mau Pasang Smart Home Tapi Khawatir Over Budget? Bundling Smart Home adalah Jawabannya!

2. Pembayaran dalam Rupiah melalui layanan Ducking.id jasa transfer RMB untuk pembayaran ke supplier di China.

3. Konsolidasi pesanan multi-supplier. Barang dari beberapa supplier dikumpulkan terlebih dahulu, lalu dikirim dalam satu pengiriman agar biaya logistik lebih efisien.

4. Pemeriksaan sebelum pengiriman. Barang diperiksa sebelum diberangkatkan untuk mengurangi risiko barang tidak sesuai pesanan.

5. Pengiriman dan kepabeanan. Barang dikirim melalui jalur laut atau udara, termasuk pengurusan kepabeanan hingga tiba di Indonesia.

“Kami ingin pelanggan tidak perlu mencari layanan baru setiap kali bisnisnya naik kelas. Yang hari ini baru mencoba impor pertama kali, besok bisa restock borongan di tempat yang sama. Itulah arti mitra impor jangka panjang bagi kami,” tambah Sovia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dupoin Futures Soroti Potensi Pelemahan USDJPY di Tengah Risiko Intervensi Jepang
Harga Minyak WTI Hari Ini Berpotensi Turun, Ini Analisis Dupoin Futures
Trump Dorong Self-Regulation AI, Bos Teknologi AS Sepakati Komitmen Keselamatan
Prediksi Harga Emas Hari Ini: Dupoin Futures Soroti Potensi Rebound ke 4.215
Moladin Hadirkan Program Sewa Kepemilikan Mobil Listrik untuk Driver Online
Cakra Elektrolisis Curi Perhatian di FARM 2026, FisTx Perkenalkan Teknologi Elektrokimia Pertama untuk Sterilisasi Air Tambak di Indonesia
PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara, Tanam Pohon dan Tebar 10.000 Bibit Ikan untuk Perkuat Keanekaragaman Hayati
Telkom AI Center Aceh Mengasah Kemampuan dan Skill Data untuk Persiapan Karir di bidang Artificial Intelligence

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:02

Dupoin Futures Soroti Potensi Pelemahan USDJPY di Tengah Risiko Intervensi Jepang

Rabu, 30 September 2026 - 11:02

Harga Minyak WTI Hari Ini Berpotensi Turun, Ini Analisis Dupoin Futures

Rabu, 30 September 2026 - 11:02

Trump Dorong Self-Regulation AI, Bos Teknologi AS Sepakati Komitmen Keselamatan

Rabu, 30 September 2026 - 11:02

Prediksi Harga Emas Hari Ini: Dupoin Futures Soroti Potensi Rebound ke 4.215

Rabu, 30 September 2026 - 10:02

Ducking.id Perkuat Layanan Impor Borongan dan B2B dari China, Dampingi Pelaku Usaha dari Pemula hingga Skala Perusahaan

Rabu, 30 September 2026 - 09:02

Cakra Elektrolisis Curi Perhatian di FARM 2026, FisTx Perkenalkan Teknologi Elektrokimia Pertama untuk Sterilisasi Air Tambak di Indonesia

Rabu, 30 September 2026 - 06:02

PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara, Tanam Pohon dan Tebar 10.000 Bibit Ikan untuk Perkuat Keanekaragaman Hayati

Rabu, 30 September 2026 - 00:02

Telkom AI Center Aceh Mengasah Kemampuan dan Skill Data untuk Persiapan Karir di bidang Artificial Intelligence

Berita Terbaru