Dukung Ekspor Pertanian, Pelindo Multi Terminal Lepas 6.000 Ton Jagung Sumbawa ke Filipina - Koran Mandalika

Dukung Ekspor Pertanian, Pelindo Multi Terminal Lepas 6.000 Ton Jagung Sumbawa ke Filipina

Senin, 30 Juni 2025 - 13:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bima, Juni 2025 — PT Pelindo Multi Terminal (SPMT),
subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang
multipurpose terminal, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ekspor
komoditas pertanian nasional dengan melepas ekspor jagung sebanyak 6.000 ton
dari Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dengan tujuan Filipina, yang dilakukan
melalui Pelabuhan Badas, Sumbawa, NTB.

Pelepasan ekspor ini dihadiri oleh Menteri Pertanian
Republik Indonesia, diwakili oleh Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Hasil
Sembiring, Gubernur NTB diwakili Asisten II Setda NTB Moh Faozal, Dandrem,
Forkopimda, serta para pelaku usaha yang tergabung dalam Perkumpulan Pedagang
Dan Produsen Jagung Indonesia.

Dalam sambutannya, Hasil Sembiring menyampaikan apresiasi
dari Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, terhadap keberhasilan Sumbawa dalam
peta ekspor jagung nasional. Ia menyebut NTB, khususnya Sumbawa, sebagai salah
satu sumber utama jagung nasional. Dia juga berharap agar volume ekspor terus
ditingkatkan.

“Ekspor ini menjadi bukti bahwa produksi jagung nasional
mampu memenuhi kebutuhan pasar internasional, sekaligus memberikan dampak
positif bagi kesejahteraan petani di Sumbawa,” ujarnya.

Senada itu, Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot, mengungkapkan,
Sumbawa sejak lama dikenal sebagai daerah agraris yang tangguh.
“Masyarakat kami hidup dari tanah, dari ladang dan sawah. Padi dan jagung
bukan sekadar tanaman, tetapi tulang punggung ekonomi keluarga, sekaligus
pendorong roda perekonomian daerah. 6000 ton jagung yang dikirimi ke Filipina
ini merupakan hasil kerja keras kita, dan buah kerja sama kemitraan dengan PT
Segar Agro Nusantara, jadi di tahun 2024 lalu hasil panen 700.000 ton dan di
tahun 2025 ini hasil panen mencapai 267.500 ton,” bebernya.

Baca Juga :  Jelang Pelantikan Donald Trump, Ini 7 Meme Coin Bertema Trump yang Diprediksi Naik

Ekspor jagung ini diangkut menggunakan kapal MV. TD SUNSHINE
pada Selasa (24/6), yang akan membawa komoditas tersebut langsung ke pelabuhan
tujuan di Filipina.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Branch Bima Badas,
Rio Dwi Santoso, menjelaskan bahwa Pelindo Multi Terminal selalu berkomitmen memberikan pelayanan
terbaik demi kelancaran arus barang ekspor di wilayah kerja Pelabuhan Bima
Badas. “Kami memastikan seluruh proses bongkar muat berjalan lancar, aman, dan
tepat waktu. Pelindo Multi Terminal siap mendukung peningkatan volume ekspor komoditas pertanian
ke berbagai negara tujuan,” ungkapnya.

Pelepasan ekspor jagung ini diharapkan dapat semakin
memperkuat peran Pelabuhan Bima Badas sebagai gerbang ekspor komoditas
pertanian di wilayah Nusa Tenggara Barat, sekaligus mendukung target pemerintah
dalam meningkatkan ekspor nasional.

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Berita Terbaru