Dukung Investasi Delong Steel, Krakatau Steel Group Siapkan Lahan Lebih Dari 500 Hektar di Cilegon - Koran Mandalika

Dukung Investasi Delong Steel, Krakatau Steel Group Siapkan Lahan Lebih Dari 500 Hektar di Cilegon

Selasa, 17 Juni 2025 - 07:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Group (Krakatau Steel Group) menegaskan komitmennya dalam mendukung investasi strategis di sektor industri baja dengan menyiapkan lahan seluas lebih dari 500 hektar (setara 5 juta meter persegi atau 5 kilometer persegi) di Kawasan Industri Krakatau, Cilegon, Banten. Penyediaan lahan signifikan ini ditujukan untuk memfasilitasi rencana investasi besar dari Delong Steel Group, produsen baja terkemuka dunia, bersama anak usahanya PT Dexin Steel Indonesia.

Langkah proaktif
ini mengemuka seiring pertemuan bisnis yang digelar, Kamis, 5 Juni
2025, di Wisma Baja, Jakarta, antara manajemen Krakatau Steel Group dengan
perwakilan Delong Steel Group. Sebelumnya, Delong Steel Group juga telah
melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pabrik baru mereka di Cilegon.
Fokus utama penjajakan kerja sama ini adalah pembangunan Pabrik Baja Terpadu
dengan kapasitas produksi mencapai 3 juta ton per tahun.

Direktur Utama
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Muhamad Akbar Djohan, menyatakan antusiasmenya
terhadap potensi kolaborasi ini. “Kami sangat terbuka dan antusias dengan
potensi kerja sama strategis berskala global seperti ini. Penyediaan lahan
lebih dari 500 hektar melalui anak usaha kami, PT Krakatau Sarana Infrastruktur
(KSI), adalah wujud konkret dukungan kami. Kolaborasi dengan Delong Steel tidak
hanya akan mengoptimalkan aset lahan yang kami miliki, tetapi juga membawa
transfer teknologi dan pengetahuan yang sangat berharga,” ujar Muhamad
Akbar Djohan.

Delong Steel
Group, sebagai salah satu raksasa industri baja asal Tiongkok, menilai Cilegon
sebagai lokasi yang sangat strategis untuk menjadi hub industri baja baru
mereka. Seorang perwakilan dari Delong Steel menyatakan, “Delong Steel
tengah melakukan kajian mendalam dan melihat Cilegon, khususnya kawasan
industri yang dikelola Krakatau Steel, sebagai lokasi yang sangat strategis dan
telah memiliki fasilitas yang mapan.”

Lahan yang
disiapkan oleh Krakatau Steel Group dinilai sangat layak untuk mendukung
pembangunan pabrik baru Delong Steel. Pabrik ini direncanakan tidak hanya akan
memproduksi baja berkualitas tinggi, tetapi juga berpotensi mengembangkan green
steel atau baja berkualitas yang ramah lingkungan. Konsep green steel ini,
menurut Muhamad Akbar Djohan, sejalan dengan visi Krakatau Steel. “Visi
utama kami adalah merevitalisasi industri baja nasional dan menjadikan Cilegon
sebagai barometer industri baja di Asia Tenggara yang ramah lingkungan,”
tegasnya.

Baca Juga :  5 Tanda Kamu Sudah Dewasa dalam Menjalani Hidup

Untuk
merealisasikan kerja sama ini, Muhamad Akbar Djohan menawarkan tiga skema,
yaitu Joint Operation (KSO), Joint Venture (JV), dan Private Investment.
Masing-masing skema memiliki keunggulan tersendiri, memberikan fleksibilitas
bagi Delong Steel Group dalam mengelola investasinya.

Negosiasi bisnis
antara kedua pihak kini tengah berjalan intensif. Jika kesepakatan tercapai
sesuai rencana, peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek ambisius ini
diharapkan dapat segera dilaksanakan. Investasi ini diperkirakan akan menyerap
ribuan tenaga kerja lokal, memberikan dampak positif berganda bagi perekonomian
nasional, meningkatkan nilai tambah produk industri, hingga memperkuat neraca
perdagangan.

Penyediaan lahan oleh Krakatau Steel Group untuk
Delong Steel ini menandai langkah monumental dalam upaya pengembangan industri
baja generasi baru di Indonesia. “Kami tidak hanya membangun pabrik,
tetapi kami bertujuan membangun ekosistem industri baja nasional yang lebih
kuat dan berdaya saing global,” tutup Muhamad Akbar Djohan. (*)

Berita Terkait

Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman
5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka
Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA
Kunjungan Kapal Pesiar Meningkat, Pelindo Multi Terminal Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur
Investasi 4M: Selebgram Vian Armando Gabung Checkervisor, Langkah Baru Memberantas Barang Palsu
Kolaborasi Berlanjut: BINUS @Bandung Gandeng Leave a Nest Malaysia Perkuat Ekosistem Inovasi dan Startup Mahasiswa
PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:48

‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:44

‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH

Senin, 23 Februari 2026 - 21:09

‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:00

‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:46

‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:32

‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:51

‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:57

‎Pemprov NTB Sebut Isu Penelantaran WNA Asal Malaysia Tidak Sesuai Fakta

Berita Terbaru