Dukung Pertamina Implementasi B50 Nasional, Elnusa Petrofin Gelar Go Live Penyaluran Perdana Biosolar Industri B50 dari Fuel Terminal IBT Pulau Laut - Koran Mandalika

Dukung Pertamina Implementasi B50 Nasional, Elnusa Petrofin Gelar Go Live Penyaluran Perdana Biosolar Industri B50 dari Fuel Terminal IBT Pulau Laut

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Elnusa Petrofin (EPN), anak perusahaan PT Elnusa Tbk. (ELSA) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, turut mendukung implementasi program mandatori B50 nasional melalui penyaluran perdana Biosolar Industri B50 dari Fuel Terminal Indonesia Bulk Terminal (IBT) Pulau Laut, Kalimantan Selatan, kepada sektor industri.

Momentum ini menjadi bagian penting dari langkah strategis Pertamina Group dalam mendukung agenda transisi energi nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi berbasis sumber daya domestik melalui peningkatan pemanfaatan bahan bakar nabati (biofuel) di Indonesia.

Pelaksanaan penyaluran tersebut merupakan tindak lanjut atas Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 tanggal 17 Juni 2026 tentang Kewajiban Pencampuran Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel dengan Bahan Bakar Minyak berupa Minyak Solar sebesar 50 persen (B50) dalam kerangka pembiayaan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bagian dari ekosistem logistik energi Pertamina Group, Elnusa Petrofin berperan dalam memastikan kesiapan operasional terminal, proses blending, hingga distribusi produk B50 kepada pelanggan sektor industri. Dukungan tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menghadirkan rantai pasok energi yang aman, andal, dan efisien untuk mendukung implementasi B50 nasional.

Penerimaan perdana FAME spesifikasi B50 dilaksanakan pada 1 Juli 2026 melalui kapal MT Ocean Link. Selanjutnya, penyaluran perdana Biosolar Industri B50 dilakukan pada 2 Juli 2026 kepada kapal OB Ocean Brave untuk pelanggan VHS Patra Logistik.

Baca Juga :  Universitas Swasta Terbaik Indonesia, BINUS University Perkuat Akses Pendidikan Global di Berbagai Daerah

Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menyampaikan bahwa implementasi penyaluran perdana B50 untuk sektor industri merupakan wujud nyata sinergi Pertamina Group dalam mendukung agenda strategis pemerintah menuju kemandirian dan transisi energi nasional yang berkelanjutan.

“Program mandatori B50 merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi berbasis sumber daya dalam negeri. Elnusa Petrofin bangga dapat menjadi bagian dari ekosistem Pertamina Group dalam mendukung penyaluran perdana Biosolar Industri B50, khususnya bagi sektor pertambangan yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Ini merupakan bentuk kontribusi kami dalam memastikan transformasi energi dapat berjalan secara andal, aman, dan berkelanjutan,” ujar Doni.

Menurut Doni, keberhasilan implementasi ini juga menunjukkan kesiapan infrastruktur dan kapabilitas operasional yang dikelola oleh Elnusa Petrofin dalam mendukung berbagai inisiatif strategis Pertamina, termasuk agenda transisi energi dan dekarbonisasi yang terus diperkuat oleh perusahaan.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan Operational Excellence dan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang unggul dalam setiap aktivitas operasional. Dukungan teknologi, kompetensi sumber daya manusia, dan tata kelola operasional yang terintegrasi menjadi fondasi utama kami dalam memastikan distribusi energi masa depan dapat berjalan secara efisien dan memenuhi standar kualitas terbaik,” tambahnya.

Sebagai salah satu fasilitas strategis dalam rantai pasok energi nasional, Fuel Terminal IBT Pulau Laut yang dikelola oleh Elnusa Petrofin, menjadi salah satu terminal yang menerima pasokan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan solar murni untuk selanjutnya dilakukan proses pencampuran (blending) sebelum disalurkan kepada pelanggan industri, khususnya sektor pertambangan yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi nasional.

Baca Juga :  KAI Hadir di Forum ASEAN Railway CEOs: Siapkan Transformasi Indonesia Menuju Penyedia Layanan Bertaraf Global

Fuel Terminal IBT Pulau Laut sendiri telah dilengkapi dengan fasilitas Automatic Inline Blending (ILB) yang memungkinkan proses pencampuran biodiesel dilakukan secara otomatis di dalam pipa dengan kapasitas alir mencapai 250 hingga 1.000 KL per jam. Teknologi tersebut memungkinkan proses blending B50 berlangsung secara presisi, efisien, dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan pemerintah sebelum disalurkan langsung ke kapal pelanggan.

Implementasi B50 juga selaras dengan strategi besar Pertamina dalam mempercepat transisi energi dan mendukung target dekarbonisasi nasional. Melalui peningkatan bauran biofuel, Pertamina terus memperkuat pemanfaatan energi baru dan terbarukan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi industri kelapa sawit nasional, mengurangi ketergantungan terhadap impor energi fosil, serta memperkuat kemandirian energi Indonesia.

Sebagai perusahaan logistik energi terintegrasi, Elnusa Petrofin akan terus memperkuat perannya dalam mendukung berbagai inisiatif strategis Pertamina Group melalui pengembangan infrastruktur, inovasi teknologi, dan pengelolaan operasional yang berorientasi pada keberlanjutan. Dengan terus mengedepankan prinsip Operational Excellence, dan HSSE Excellence, Perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan layanan distribusi energi yang aman, andal, dan adaptif dalam menjawab kebutuhan energi nasional di masa depan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

neobank PLUS Cashback-nya: Ada Cashback Neo Pinjam hingga Rp200 Ribu
Bittime Soroti Rencana Regulasi Tokenisasi Aset di Indonesia
Binance Luncurkan Fitur Trading AI, Pengguna Bisa Buat Strategi Tanpa Coding
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si. sebagai Pj. Bupati Sinjai: Sosok Birokrat Sederhana dan Merakyat
ITE Business Session at Trade Expo Indonesia 2026 Unlocking the Way for Indonesian Exporters to the Russian and Eurasian Markets
Membawa Kehangatan ke Kota Pahlawan, Scandia Hadir di PRJ Surabaya 2026
Global Millennial Model United Nations 2026 Edisi Ke-22 Kembali Sukses: Lebih dari 1.200 Delegasi dari 12 Negara Perkuat Diplomasi Pemuda
Prudential Syariah Dukung Syariah Financial Fair OJK di Aceh, Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Buka Peluang bagi UMKM

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:02

neobank PLUS Cashback-nya: Ada Cashback Neo Pinjam hingga Rp200 Ribu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:02

Bittime Soroti Rencana Regulasi Tokenisasi Aset di Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:02

Binance Luncurkan Fitur Trading AI, Pengguna Bisa Buat Strategi Tanpa Coding

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:02

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si. sebagai Pj. Bupati Sinjai: Sosok Birokrat Sederhana dan Merakyat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:02

Membawa Kehangatan ke Kota Pahlawan, Scandia Hadir di PRJ Surabaya 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:02

Global Millennial Model United Nations 2026 Edisi Ke-22 Kembali Sukses: Lebih dari 1.200 Delegasi dari 12 Negara Perkuat Diplomasi Pemuda

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:02

Prudential Syariah Dukung Syariah Financial Fair OJK di Aceh, Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Buka Peluang bagi UMKM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:02

Telkom Siapkan Percepatan Buyback untuk Mendukung Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

Berita Terbaru