Dukung Swasembada Baja Nasional, Krakatau Steel Dorong Kebijakan yang Berpihak pada Industri Nasional - Koran Mandalika

Dukung Swasembada Baja Nasional, Krakatau Steel Dorong Kebijakan yang Berpihak pada Industri Nasional

Jumat, 13 Juni 2025 - 14:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menegaskan pentingnya kebijakan yang berpihak pada industri nasional dalam mendukung upaya swasembada baja nasional. Dengan permintaan baja domestik yang diproyeksikan mencapai lebih dari 100 juta ton pada tahun 2045, Krakatau Steel menilai bahwa kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri baja dalam negeri menjadi kunci bagi ketahanan ekonomi nasional.

Direktur Utama Krakatau Steel, Muhamad Akbar Djohan, menyatakan bahwa
industri baja nasional membutuhkan dukungan konkret dari pemerintah agar dapat
bersaing secara sehat di pasar domestik yang semakin terbuka. “Kami sangat
mengapresiasi langkah-langkah pemerintah dalam mendorong pertumbuhan industri
baja nasional. Kami percaya bahwa penerapan kebijakan yang berpihak pada industri dalam negeri akan menjadi fondasi
bagi kemandirian sektor baja Indonesia,” ujarnya.

Akbar menekankan bahwa kebijakan yang mendukung industri baja harus
dirancang untuk menjaga stabilitas pasar dan mengantisipasi masuknya produk
baja impor murah yang sering kali dijual di bawah harga keekonomian. “Tanpa
kebijakan perlindungan yang tepat, industri baja dalam negeri akan sulit
berkembang dan rentan terhadap praktik perdagangan yang tidak adil,” jelasnya.

Selain itu, Akbar juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah,
industri, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menyusun peta jalan industri
baja nasional yang komprehensif. “Kebijakan perlindungan harus dikombinasikan
dengan insentif industri, kebijakan energi yang mendukung, serta pengembangan
infrastruktur pendukung agar industri baja nasional siap menghadapi tantangan
global,” tambahnya.

Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji,
mendukung langkah Krakatau Steel dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada
industri baja nasional. Widodo merujuk pada keberhasilan kebijakan di sektor
pertanian yang mampu menciptakan swasembada beras. “Keberhasilan Indonesia
dalam mencapai swasembada beras tidak terlepas dari kebijakan yang konsisten,
mulai dari stabilisasi harga, perlindungan pasar domestik, hingga insentif bagi
petani. Hal serupa perlu diterapkan pada industri baja agar dapat tumbuh
berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga :  Transforming Smiles with Dental Veneers and Smile Makeovers: A Complete Guide

Widodo menegaskan bahwa, “Baja adalah bahan pokok bagi keberlangsungan
hidup industri nasional. Hanya dengan kebijakan yang berpihak pada industri
baja nasional—seperti yang juga diterapkan di berbagai negara—Indonesia dapat
membangun kemandirian industri nasional.”

Sebagai BUMN industri baja terbesar di Indonesia, Krakatau Steel
berkomitmen untuk menjadi motor penggerak transformasi industri baja nasional.
“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam mewujudkan kebijakan yang
adil, efektif, dan berpihak pada industri baja nasional, demi tercapainya
swasembada baja nasional yang berkelanjutan,” pungkas Akbar. (*)

Berita Terkait

LRT Jabodebek Lakukan Uji Coba Perjalanan 05.30 WIB untuk Dukung Pengguna Whoosh Keberangkatan Pagi
Pesan Balasan WhatsApp Jadi Berbayar, Masih Worth It Kah? Begini Cara Hitungnya
Akulaku Finance Bersama BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT
MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional
CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:54

Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026

Rabu, 16 September 2026 - 11:07

Proyek Seaplane Bendungan Batujai Mundur dari Target

Selasa, 15 September 2026 - 19:08

Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Berita Terbaru