Emas Bangkit! Harga Berpotensi Nanjak ke 4.690 - Koran Mandalika

Emas Bangkit! Harga Berpotensi Nanjak ke 4.690

Senin, 4 Mei 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (4/5) diperkirakan mulai menunjukkan arah penguatan setelah sebelumnya bergerak dalam tekanan. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa pergerakan XAU/USD dalam timeframe H1 mengindikasikan adanya potensi perubahan tren dari yang sebelumnya bearish menjadi bullish dalam jangka pendek.

Secara teknikal, harga emas terlihat mulai tertahan di area support penting di level 4.568. Level ini berperan sebagai penahan penurunan, di mana tekanan jual mulai kehilangan momentum. Ketika harga tidak mampu menembus area support tersebut, hal ini sering kali menjadi tanda awal bahwa tren penurunan mulai melemah dan pasar berpotensi berbalik arah.

Sinyal pembalikan arah semakin diperkuat dengan munculnya pola candlestick bullish engulfing. Pola ini terbentuk ketika candle bullish menutup lebih tinggi dan “menelan” pergerakan candle sebelumnya yang bearish. Dalam analisis teknikal, kondisi ini mencerminkan perubahan dominasi dari penjual ke pembeli, yang sering menjadi awal dari tren kenaikan baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, harga juga mulai membentuk swing low baru, yang menjadi fondasi penting dalam membangun tren naik. Pembentukan titik terendah yang lebih tinggi menunjukkan bahwa pasar mulai bergerak ke arah yang lebih positif. Saat ini, harga emas tengah mengalami koreksi ringan setelah kenaikan awal, yang merupakan bagian wajar dalam proses pembentukan tren sebelum melanjutkan pergerakan berikutnya.

Baca Juga :  Puragraph Luncurkan Vol. II | Minang dan Purana Re:Made: Harmonikan Arsitektur Warisan Budaya dengan Kemewahan Sirkular

Dengan kondisi tersebut, harga emas diperkirakan memiliki peluang untuk bergerak naik menuju area resistance terdekat di kisaran 4.639. Level ini menjadi target awal yang akan diuji oleh pasar. Apabila tekanan beli terus berlanjut dan mampu mendorong harga menembus area tersebut, maka peluang kenaikan lanjutan menuju level 4.690 semakin terbuka.

Namun demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati pergerakan harga di sekitar area resistance. Kenaikan dalam jangka pendek sering kali tidak berlangsung secara mulus, sehingga diperlukan konfirmasi tambahan untuk memastikan bahwa tren naik dapat berlanjut secara konsisten.

Dari sisi fundamental, potensi penguatan emas juga didukung oleh kondisi dolar Amerika Serikat yang cenderung melemah. Pelemahan dolar biasanya memberikan dorongan bagi harga emas, karena membuatnya lebih terjangkau bagi investor global yang menggunakan mata uang lain.

Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve yang mulai condong ke arah lebih dovish juga menjadi faktor pendukung. Pelaku pasar mulai melihat peluang bahwa suku bunga tidak akan kembali dinaikkan secara agresif, atau bahkan berpotensi diturunkan di masa mendatang. Kondisi ini meningkatkan daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil tetap.

Baca Juga :  Antusiasme Mudik Mulai Meningkat, KAI Daop 9 Jember Catat Puluhan Ribu Tiket Terjual dan Hadirkan Fitur Connecting Train

Faktor lain yang turut memberikan dukungan adalah pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang cenderung stabil atau menurun. Ketika yield tidak meningkat, biaya peluang untuk memegang emas menjadi lebih rendah, sehingga mendorong minat investor terhadap logam mulia tersebut.

Di sisi lain, meningkatnya ketidakpastian di pasar global juga ikut berperan dalam menopang harga emas. Dalam situasi yang belum sepenuhnya stabil, investor cenderung mengalihkan sebagian dana ke aset yang dianggap lebih aman, seperti emas, sebagai langkah lindung nilai.

Secara keseluruhan, kombinasi antara sinyal teknikal yang mengarah pada pembalikan tren dan dukungan dari faktor fundamental memberikan prospek yang cukup positif bagi harga emas dalam jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas area support dan momentum beli tetap terjaga, peluang kenaikan menuju kisaran 4.639 hingga 4.690 masih terbuka.

Meski demikian, investor tetap disarankan untuk berhati-hati dan terus memantau perkembangan pasar global. Dengan kondisi yang masih fluktuatif, pendekatan yang disiplin serta berbasis analisis menjadi kunci dalam menghadapi pergerakan harga emas ke depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool
Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen
Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya
FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau
Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah
CEO Masters Indonesia 2026 Sukses Digelar Perdana di Jakarta, Lahirkan Juara dan Pererat Koneksi Pemimpin Bisnis
JETE 23 Mall Semarang Sudah Dibuka, Bawa Konsep Experience Store & Produk Unggulan
Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:02

Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

JETE 23 Mall Semarang Sudah Dibuka, Bawa Konsep Experience Store & Produk Unggulan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO

Berita Terbaru