Emas dan Silver Dipandang sebagai Safe Haven di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Ini Tanggapan Investor Bititme - Koran Mandalika

Emas dan Silver Dipandang sebagai Safe Haven di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Ini Tanggapan Investor Bititme

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas dan Silver Dipandang sebagai Safe Haven di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Ini Tanggapan Investor Bititme

Jakarta, 26 Maret 2026 – Pergerakan harga emas di pasar domestik terus menjadi perhatian masyarakat Indonesia sebagai salah satu instrumen “safe haven” dalam menjaga nilai kekayaan. Berdasarkan data platform Bittime, tren ini turut berdampak pada aset kripto berbasis emas, yakni Tether Gold ($XAUT), yang mencatatkan kenaikan harga sebesar 4,23% pada 25 Maret 2026 lalu.

Aset emas saat ini dipandang sebagai jangkar stabilitas di tengah fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, serta dinamika geopolitik global yang tidak menentu. Kondisi ini menjadikan real world assets (RWA) sebagai opsi bagi investor ritel maupun institusi yang ingin memitigasi risiko penurunan daya beli akibat inflasi.

Seiring dengan perkembangan teknologi finansial, minat terhadap komoditas fisik turut merambah ke sektor RWA dalam bentuk aset digital. Sejalan dengan ini, Bittime, platform perdagangan aset kripto yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) menunjukkan adanya lonjakan signifikan pada volume perdagangan harian di platformnya.

Di mana, nilai volume perdagangan $XAUT dan $SLVON tercatat meningkat hingga dua sampai tiga kali lipat dalam beberapa hari terakhir. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian investor kini memanfaatkan efisiensi aset digital untuk mendapatkan kemudahan, dan nilai nilai intrinsik aset itu sendiri.

Fenomena ini juga mendapat perhatian di platform media sosial X (Twitter) milik Bittime. Para investor turut membagikan pendapat mereka mengenai stabilitas harga emas merespons keadaan geopolitik di Timur Tengah yang saat ini sedang memanas, pada salah satu unggahan mereka.

Para investor memandang bahwa aset digital berbasis emas seperti $XAUT ini sebagai instrumen lindung nilai (hedging) yang populer karena menawarkan stabilitas fisik dengan fleksibilitas perdagangan aset kripto.

Baca Juga :  Kuartal I 2025, Pelindo Solusi Logistik Catatkan Pertumbuhan Layanan

Salah satu investor, EshanNFts, memberikan perspektifnya mengenai popularitas perdagangan $XAUT dan $SLVON saat ini. Ia menilai bahwa, aset digital seperti emas dan silver cenderung dipandang sebagai aset stabil di tengah gejolak geopolitik saat ini. Apalagi, aset-aset berbasis RWA tersebut dapat dengan mudah diakses dalam bentuk aset kripto yang fleksibel, dan dimanfaatkan para trader untuk mendapatkan profit cepat.

Namun, investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. Perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi, termasuk fluktuasi harga dan risiko likuiditas yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap investor untuk terus melakukan riset mandiri dan berdiskusi dengan komunitas terpercaya sebelum mengambil keputusan investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Ada Cerita Cinta hingga Drama Skripsi di Dinding Sekolah dan Kampus, Cokelat Take-It Bisa Diambil di Tengah Cerita
Usai Raih World Artist of the Year, JessC Perluas Langkah Musik di Indonesia
Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Sebelum 11.11 dan Harbolnas
BINUS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui NEST di QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini melalui Edukasi di Lingkungan Sekolah
Alternativa Film Festival 2027 Siapkan Hadiah US$120.000, Buka Peluang bagi Sineas Indonesia ke Panggung Internasional
Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan
39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 23:02

Ada Cerita Cinta hingga Drama Skripsi di Dinding Sekolah dan Kampus, Cokelat Take-It Bisa Diambil di Tengah Cerita

Selasa, 3 November 2026 - 23:02

Usai Raih World Artist of the Year, JessC Perluas Langkah Musik di Indonesia

Selasa, 3 November 2026 - 22:02

Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Sebelum 11.11 dan Harbolnas

Selasa, 3 November 2026 - 22:02

BINUS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui NEST di QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026

Selasa, 3 November 2026 - 21:02

Alternativa Film Festival 2027 Siapkan Hadiah US$120.000, Buka Peluang bagi Sineas Indonesia ke Panggung Internasional

Selasa, 3 November 2026 - 19:02

Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung

Berita Terbaru