Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini - Koran Mandalika

Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas atau XAUUSD masih menghadapi tekanan pada perdagangan hari Senin (28/9). Pergerakan emas dibayangi oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS), kenaikan harga minyak, serta meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Kondisi tersebut membuat aset tanpa imbal hasil seperti emas menghadapi tekanan, meskipun ketegangan geopolitik AS-Iran masih memberikan dukungan dari sisi permintaan aset safe haven.

Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan harga emas pada timeframe Daily menunjukkan perubahan struktur setelah berhasil menembus level support sebelumnya. Area support yang ditembus tersebut kini berpotensi berubah fungsi menjadi resistance baru pada kisaran 4.243–4.272.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, melihat zona 4.243–4.272 menjadi area penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar. Selama harga emas belum mampu menembus sekaligus bertahan di atas zona resistance tersebut, tekanan bearish masih menjadi skenario yang dominan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kondisi tersebut, harga emas berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area support berikutnya di 4.180–4.133. Area tersebut menjadi level yang perlu dicermati apabila tekanan jual XAUUSD kembali meningkat. Sebaliknya, apabila emas mampu melakukan rebound dan menembus resistance 4.243–4.272 secara meyakinkan, struktur pergerakan jangka pendek dapat kembali berubah dan tekanan bearish berpotensi mereda.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap emas juga masih terlihat kuat. Harga emas kembali bergerak di bawah level US$4.300 setelah pasar semakin memperhitungkan kemungkinan kebijakan moneter AS yang lebih ketat. Data ekonomi AS yang relatif kuat memberikan ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga pada level tinggi atau bahkan kembali menaikkannya apabila tekanan inflasi belum mereda. Reuters sebelumnya melaporkan bahwa ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan telah memberikan dukungan terhadap dolar AS sekaligus membebani harga emas.

Baca Juga :  Terus Bertumbuh! Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 6 Naik 23% pada 2025

Kenaikan harga minyak menjadi faktor lain yang turut diperhatikan pasar. Harga minyak yang lebih tinggi berpotensi meningkatkan tekanan inflasi karena biaya energi menjadi lebih mahal. Kondisi tersebut dapat mendorong pasar memperkirakan kebijakan moneter AS akan tetap ketat lebih lama. Pada perdagangan Senin, harga minyak kembali menguat seiring ketidakpastian terkait pembukaan kembali Selat Hormuz, sementara dolar AS berada di sekitar level tertinggi dalam dua bulan.

Situasi tersebut menciptakan tekanan ganda bagi emas. Di satu sisi, kenaikan minyak dan ketegangan geopolitik dapat meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Namun di sisi lain, apabila kenaikan harga energi memperkuat kekhawatiran inflasi dan mendorong kenaikan Treasury yield serta ekspektasi suku bunga, biaya peluang memegang emas ikut meningkat. Kondisi ini membuat respons XAUUSD terhadap perkembangan geopolitik menjadi lebih kompleks.

Karena itu, Dupoin Futures menilai pelaku pasar perlu mencermati pergerakan dolar AS, Treasury yield, harga minyak, serta perkembangan konflik AS-Iran sebagai katalis utama harga emas hari ini. Dari perspektif teknikal, area 4.243–4.272 menjadi resistance penting. Selama harga belum berhasil menembus dan bertahan di atas zona tersebut, peluang pelemahan menuju 4.180–4.133 masih terbuka.

Baca Juga :  KAI Logistik Kembangkan Kawasan Ronggowarsito sebagai Pusat Logistik Terintegrasi

Dengan demikian, prediksi harga emas hari ini menurut analisis Dupoin Futures masih cenderung bearish. Pergerakan XAUUSD akan sangat bergantung pada kemampuan harga merespons resistance 4.243–4.272 serta perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed. Sementara itu, perkembangan geopolitik tetap menjadi faktor yang dapat memicu volatilitas dan membatasi tekanan turun apabila permintaan safe haven kembali meningkat.

About Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)
Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor keanggotaan 176/REG/AFT/SU, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Usai Hadiri Toba Caldera Culture Festival, Menteri Ekonomi Kreatif Nikmati Pengalaman Danau Toba di Marianna Resort Samosir
Semakin Pede dengan GCG, PAM JAYA Raih Predikat “Sangat Baik”
LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS ‘Naik Kelas’
Minat Kendaraan Listrik Menguat, Pembiayaan EV BRI Finance Tumbuh 13,8 Kali
BRI BO Jatinegara Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Semangat Kebangsaan
BRI Region 6 Gelar Upacara Kesaktian Pancasila, Perkuat Semangat Kebangsaan Insan BRI
BRIDS Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemulihan Pascagempa di Nusa Tenggara Timur
Waskita Beton Precast Kembali Tanam 228 Pohon pada September 2026, Lanjutkan Komitmen Pehijauan Bersama Pelanggan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:02

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:02

Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:02

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02

5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Berita Terbaru