Era Baru Stablecoin, Menjemput Masa Depan Finansial - Koran Mandalika

Era Baru Stablecoin, Menjemput Masa Depan Finansial

Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29 Agustus 2025 – Pasar aset kripto sering kali dikenal dengan harganya yang fluktuatif, sehingga kehadiran stablecoin menawarkan solusi dengan nilai yang stabil. Aset digital ini menjembatani dunia mata uang fiat dan aset kripto, sehingga bisa digunakan untuk transaksi sehari-hari yang aman di tengah gejolak pasar.

Mekanisme penjaminan 1:1, di mana setiap stablecoin didukung oleh cadangan aset yang setara, memastikan harganya tidak fluktuatif. Hal ini menjadikan stablecoin ideal sebagai jembatan antara dunia keuangan tradisional dan digital, serta kunci untuk inovasi di sektor keuangan terdesentralisasi atau DeFi dan pembayaran digital.

Di Amerika Serikat, pengesahan GENIUS Act juga menargetkan stablecoin dengan aturan ketat yang mewajibkan transparansi cadangan penuh dan audit rutin. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan publik. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengingat sebagian besar stablecoin yang beredar di Indonesia dipatok pada dolar AS, regulasi di AS secara tidak langsung akan meningkatkan kepercayaan masyarakat Indonesia dalam menggunakan aset ini untuk berbagai keperluan termasuk perdagangan internasional.

Baca Juga :  VRITIMES dan Suaranet.com Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

Saat ini stablecoin telah menjadi pilihan utama untuk transaksi harian, bahkan melampaui Bitcoin di beberapa wilayah. Di kawasan seperti Amerika Latin dan Sub Sahara Afrika, adopsi stablecoin menjadi lindung nilai penting terhadap ketidakstabilan moneter lokal.

Bittime, sebagai salah satu platform aset digital terkemuka di Indonesia, memahami betul potensi besar stablecoin sebagai jembatan yang aman dan efisien bagi para pengguna, dan untuk mendukung pertumbuhan dan adopsi stablecoin di pasar domestik, Bittime telah menghadirkan berbagai pilihan stablecoin, seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC).

Lebih dari itu, Bittime juga menunjukkan komitmennya untuk mendukung ekosistem lokal dengan menjalin kerja sama strategis. Belum lama ini, Bittime telah menjalin kemitraan dengan IDRX, stablecoin yang dipatok pada Rupiah. 

Langkah ini merupakan wujud nyata dari upaya Bittime untuk menyediakan pilihan stablecoin yang relevan dan terpercaya, tidak hanya untuk transaksi global, tetapi juga untuk memfasilitasi kebutuhan keuangan digital di Indonesia secara spesifik. Dengan demikian, Bittime tidak hanya mengadopsi tren global, tetapi juga aktif berperan dalam memajukan lanskap stablecoin di tingkat nasional.

Baca Juga :  CEO Telegram Ditangkap, Harga TON Merosot?

Sejalan dengan hal ini, memilih platform jual-beli aset kripto yang aman dan terpercaya menjadi salah satu faktor penting bagi investor aset kripto, khususnya para investor pemula. Bittime, salah satu crypto exchange berlisensi dan resmi di Indonesia dapat menjadi platform pilihan masyarakat Indonesia.

Namun, penting untuk dipahami bahwa seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan euforia pasar.

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. 

Berita Terkait

Trading Tanpa Delay, Trader Ini Akui Aplikasi HSB Investasi Stabil
Dari Premium ke Fungsional, BRI Finance Tangkap Arah Baru Konsumen Otomotif
Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration
Tancap Gas di Awal 2026, BRI Finance Catatkan Penyaluran Pembiayaan Melonjak 131,53%
Beelingua Tampil di Techman Day 31 Maret 2026: Solusi Pembelajaran Bahasa Asing yang Adaptif dan Interaktif
Pentingnya Regulasi dalam Melindungi Investor di Industri Keuangan
Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat
Penguatan Kinerja Operasi Tahun 2025 PT Pelindo Sinergi Lokaseva

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:00

Trading Tanpa Delay, Trader Ini Akui Aplikasi HSB Investasi Stabil

Selasa, 14 April 2026 - 17:00

Dari Premium ke Fungsional, BRI Finance Tangkap Arah Baru Konsumen Otomotif

Selasa, 14 April 2026 - 16:00

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Selasa, 14 April 2026 - 16:00

Tancap Gas di Awal 2026, BRI Finance Catatkan Penyaluran Pembiayaan Melonjak 131,53%

Selasa, 14 April 2026 - 15:00

Pentingnya Regulasi dalam Melindungi Investor di Industri Keuangan

Selasa, 14 April 2026 - 15:00

Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Selasa, 14 April 2026 - 14:00

Penguatan Kinerja Operasi Tahun 2025 PT Pelindo Sinergi Lokaseva

Selasa, 14 April 2026 - 13:00

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

Berita Terbaru

NTB Terkini

Wamendikdasmen Tegas: Iuran Sekolah Boleh, Tapi Pungli Haram

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:37