Ethereum Melejit 60%, Akumulasi ETH Tembus Rekor $3,4 Miliar - Koran Mandalika

Ethereum Melejit 60%, Akumulasi ETH Tembus Rekor $3,4 Miliar

Rabu, 28 Mei 2025 - 12:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Ethereum (ETH) mengalami lonjakan signifikan dalam satu bulan terakhir, mencatatkan kenaikan sebesar 60% dan berhasil menembus angka $2.543. Kenaikan harga ini menjadi sorotan di kalangan investor dan analis pasar kripto, mengingat volatilitas yang selama ini menyelimuti aset digital tersebut. Lonjakan ini mencerminkan optimisme pasar terhadap fundamental Ethereum yang semakin menguat.

Ethereum bisa kamu pantau dan beli melalui aplikasi Nanovest, sudah terjamin aman karena aset kamu terjamin 100% dari serangan cybercrime oleh asuransi sinarmas.

Salah satu pendorong utama kenaikan harga ini adalah akumulasi besar-besaran oleh investor, yang tercatat mencapai sekitar 1,34 juta ETH. Jika dikonversikan ke dalam dolar AS, jumlah ini bernilai lebih dari $3,42 miliar. Akumulasi ini menunjukkan adanya keyakinan kuat dari pelaku pasar terhadap potensi jangka panjang Ethereum, terutama menjelang peluncuran pembaruan besar yang dikenal dengan nama “Pectra”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upgrade Pectra diyakini akan meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum secara signifikan. Harapan akan peningkatan kinerja jaringan ini telah memicu gelombang optimisme di kalangan investor institusional maupun ritel. Selain itu, data on-chain menunjukkan bahwa pasokan ETH di pasar kripto mengalami penurunan sebesar 1,34 juta ETH dalam periode 21 April hingga 21 Mei 2025. Penurunan pasokan di bursa ini sering diartikan sebagai sinyal bullish, karena menunjukkan bahwa banyak investor memilih untuk menyimpan ETH mereka daripada menjualnya.

Baca Juga :  7 Cara Ampuh Membuat Pintu Rumah Anti-Maling

Kombinasi antara sentimen positif terhadap upgrade jaringan dan berkurangnya pasokan yang tersedia di pasar menciptakan tekanan beli yang mendorong harga ETH ke level tertinggi bulanan. Kondisi ini memperkuat keyakinan bahwa Ethereum masih memiliki ruang pertumbuhan yang signifikan di tengah persaingan ketat antar platform blockchain. Dengan momentum yang terus berkembang, para analis memperkirakan bahwa Ethereum dapat melanjutkan tren positifnya dalam beberapa bulan mendatang.

Meskipun Ethereum menunjukkan performa yang mengesankan dalam beberapa pekan terakhir, terdapat sinyal kehati-hatian yang muncul dari indikator makroekonomi di pasar kripto. Salah satu faktor yang menjadi perhatian utama adalah aktivitas penjualan yang dilakukan oleh para pemegang jangka panjang (long-term holders atau LTH). Kelompok ini dikenal sebagai investor yang biasanya menyimpan aset mereka dalam jangka waktu lama dan hanya melepas kepemilikan dalam kondisi tertentu.

Data on-chain melalui metrik Age Consumed mengungkapkan adanya lonjakan signifikan dalam aktivitas penjualan oleh LTH, yang menandai gelombang perpindahan aset terbesar dalam tujuh bulan terakhir. Metrik ini mengukur seberapa banyak koin “lama” berpindah tangan, dan lonjakan yang terlihat menunjukkan bahwa sejumlah besar ETH yang sebelumnya tidak aktif mulai dijual kembali ke pasar. Aktivitas semacam ini sering kali dianggap sebagai sinyal bahwa para investor veteran tengah mengambil keuntungan atau mengantisipasi potensi koreksi harga.

Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran bahwa tekanan jual bisa meningkat dalam waktu dekat, terutama jika lebih banyak pemegang jangka panjang memutuskan untuk melepas aset mereka. Jika tekanan jual terus berlanjut dan tidak diimbangi oleh permintaan beli yang cukup kuat, maka pertumbuhan harga Ethereum berisiko mengalami perlambatan, atau bahkan koreksi.

Baca Juga :  Tingkatkan Kompetensi dan Service Excellence, Frontliner BRI Region 6/Jakarta 1 Berpartisipasi dalam Program Empowering BRI

Dengan kondisi seperti ini, investor disarankan untuk tetap waspada dan memperhatikan perkembangan indikator pasar secara menyeluruh. Meskipun fundamental Ethereum saat ini masih solid, dinamika perilaku investor jangka panjang dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap arah pergerakan harga dalam jangka pendek hingga menengah. Maka dari itu, keseimbangan antara optimisme terhadap inovasi teknis dan potensi aksi ambil untung perlu diperhatikan secara seksama dalam menentukan strategi investasi.

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Berita Terkait

Diversifikasi Trading: Mengapa Banyak Trader Memilih Multi-Instrumen
H1 & H2 Lebaran 2026 Pengguna LRT Jabodebek Melonjak Hingga 79 Persen
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mobilitas Kendaraan di Ruas Tol Palimanan–Kanci Meningkat, JTT Catat Kenaikan Lalu Lintas di GT Ciperna
Dari Kost ke Long Stay: Tren Baru Hunian Mahasiswa di Medan dan Tips Memilihnya
Ekspansi Ekonomi Indonesia yang Pesat Mendorong Permintaan akan Kepemimpinan Eksekutif yang Berpengalaman
Dirut KAI Tinjau LRT Jabodebek, Pastikan Kesiapan Layanan Angkutan Lebaran 2026
KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 415 Ribu Pelanggan Selama 12 Hari Angkutan Lebaran 2026

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 17:00

Diversifikasi Trading: Mengapa Banyak Trader Memilih Multi-Instrumen

Senin, 23 Maret 2026 - 16:00

H1 & H2 Lebaran 2026 Pengguna LRT Jabodebek Melonjak Hingga 79 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 13:00

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Senin, 23 Maret 2026 - 08:00

Dari Kost ke Long Stay: Tren Baru Hunian Mahasiswa di Medan dan Tips Memilihnya

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:00

Ekspansi Ekonomi Indonesia yang Pesat Mendorong Permintaan akan Kepemimpinan Eksekutif yang Berpengalaman

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:00

Dirut KAI Tinjau LRT Jabodebek, Pastikan Kesiapan Layanan Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:00

KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 415 Ribu Pelanggan Selama 12 Hari Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 22 Maret 2026 - 05:00

Kami Hadir Sepenuh Hati Melayani di Hari Yang Fitri, KAI Daop 2 Bandung Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Berita Terbaru