FHTB 2026 Soroti Peran F&B sebagai Penggerak Utama Transformasi Hospitality di Bali - Koran Mandalika

FHTB 2026 Soroti Peran F&B sebagai Penggerak Utama Transformasi Hospitality di Bali

Rabu, 29 April 2026 - 16:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, 29 April 2026 – Industri perhotelan di Bali tidak hanya mengalami pertumbuhan, tetapi juga pergeseran signifikan. Jika sebelumnya akomodasi menjadi fokus utama, kini pengalaman kuliner (food and beverage/F&B) semakin berperan dalam membentuk keputusan tamu. Mulai dari pemilihan hotel hingga keseluruhan pengalaman menginap.

Perubahan ini menjadi salah satu sorotan dalam penyelenggaraan Food, Hotel & Tourism Bali 2026 (FHTB 2026), yang berlangsung pada 28 – 30 April 2026 di Bali Nusa Dua Convention Center. Menghadirkan lebih dari 200 perusahaan dari 14 negara, ajang ini menampilkan berbagai inovasi yang menunjukkan bagaimana F&B berkembang dari fungsi pendukung menjadi elemen strategis dalam bisnis perhotelan. 

Tidak hanya menampilkan produk dan layanan terbaru, FHTB 2026 juga mencerminkan meningkatnya peran F&B dalam strategi bisnis hospitality. Berbagai inovasi yang ditampilkan mulai dari bahan pangan premium, teknologi dapur, hingga solusi kemasan berkelanjutan menunjukkan bahwa F&B kini tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan bagian integral dari positioning sebuah brand. 

Di destinasi seperti Bali, tren ini semakin terlihat seiring dengan berkembangnya preferensi wisata berbasis pengalaman (experiential travel). Aktivitas bersantap kini tidak lagi bersifat fungsional, tetapi menjadi bagian dari rencana perjalanan, di mana tamu mencari pengalaman yang menggabungkan rasa, suasana, dan cerita di balik setiap hidangan.

Fenomena ini juga diperkuat oleh peran media sosial yang mendorong restoran hotel, beach club, hingga rooftop dining menjadi destinasi tersendiri, tidak hanya bagi tamu yang menginap, tetapi juga pasar yang lebih luas. 

Perubahan tersebut mulai terlihat di berbagai properti di Bali, termasuk Swarga Suites Bali Berawa, Marclan Collection yang berlokasi di kawasan Canggu. Area ini dikenal sebagai salah satu pusat pertumbuhan gaya hidup dan kuliner di Bali, di mana batas antara perhotelan dan gaya hidup semakin menyatu.

Swarga Suites mengembangkan pendekatan F&B yang tidak hanya berfokus pada variasi menu, tetapi juga pada bagaimana pengalaman bersantap menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman tamu. 

Melalui outlet seperti Ketumbar Bistro dan The Moon Rooftop Light Bar, properti ini menghadirkan kombinasi hidangan lokal dan internasional dengan pemandangan tepi pantai dan rooftop yang menonjolkan suasana destinasi.

Baca Juga :  Telkom Indonesia Selenggarakan Indigo MedMatch 2024, Kumpulkan Pemangku Kepentingan Ekosistem Startup Healthtech Indonesia

Selain itu, pengembangan menu yang lebih menonjolkan cita rasa lokal seperti hidangan khas Indonesia termasuk Nasi Goreng Kampung, Sate Ayam dan Mie Goreng Jawa, menjadi bagian dari upaya untuk menghadirkan pengalaman yang lebih kontekstual bagi wisatawan, sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia secara lebih luas.

“Kami melihat semakin banyak wisatawan yang datang ke Swarga Suites tidak hanya untuk menginap, tetapi juga secara khusus untuk menikmati pengalaman kuliner yang kami tawarkan,” ujar Ni Komang Juliani, Restaurant & Bar Manager Swarga Suites Bali Berawa, Marclan Collection.

Dengan semakin tipisnya batas antara akomodasi, kuliner, dan gaya hidup, peran F&B dalam industri perhotelan akan semakin memegang peran penting. FHTB 2026 menunjukkan bahwa ke depan, keberhasilan sebuah properti tidak hanya ditentukan oleh fasilitas kamar, tetapi juga oleh bagaimana pengalaman kuliner dirancang dan dihadirkan secara menyeluruh.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dari Idol ke First Face: Momen Fashion Dylan Baru Saja Dimulai
Do Long Membuka Babak Baru Fashion Bridal Lewat The Prime di Vietnam Wedding Week 2026
Luu Viet Anh Menghidupkan Memori Budaya dalam Kisah Bridal Kontemporer di Vietnam Wedding Week 2026
Tiga Perspektif Melengkapi The Love City: Sensualitas, Menswear Modern, dan Romansa di Hari Kedua
Empat Desainer, Empat Dunia Kreatif: Hari Pertama Vietnam Wedding Week 2026
Bittime: Regulasi dan Inovasi Perlu Berjalan Seimbang untuk Perkuat Ekosistem Kripto
Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah
Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:02

Dari Idol ke First Face: Momen Fashion Dylan Baru Saja Dimulai

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:02

Do Long Membuka Babak Baru Fashion Bridal Lewat The Prime di Vietnam Wedding Week 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:02

Luu Viet Anh Menghidupkan Memori Budaya dalam Kisah Bridal Kontemporer di Vietnam Wedding Week 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:02

Tiga Perspektif Melengkapi The Love City: Sensualitas, Menswear Modern, dan Romansa di Hari Kedua

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:02

Empat Desainer, Empat Dunia Kreatif: Hari Pertama Vietnam Wedding Week 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

The Power of AI (Untuk Kerja, Bisnis dan Karir)

Berita Terbaru