Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32% - Koran Mandalika

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Senin, 9 Februari 2026 - 05:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) melalui layanan bisnis retail KALOG Express mencatatkan peningkatan signifikan pada pengiriman produk khusus makanan beku atau frozen food. Pada Januari 2026, volume pengiriman frozen food mengalami kenaikan 32% dibandingkan periode yang sama pada bulan sebelumnya.

Produk makanan beku kini menjadi salah satu pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan konsumsi harian. Di tengah gaya hidup yang serba cepat, kepraktisan, kemudahan penyimpanan, serta daya tahan produk menjadi faktor utama meningkatnya minat terhadap frozen food.

Manager Marketing and Sales Courier KAI Logistik, Ayi Suryandi, menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, layanan KALOG Express berhasil mencatatkan total pengiriman frozen food sebesar 582.134 kg. Sementara itu, di awal tahun 2026, capaian pengiriman menunjukkan pertumbuhan signifikan. “Pada periode Januari, volume pengiriman frozen food meningkat 32%, dari sebelumnya 40.850 kg menjadi 53.809 kg. Hal ini menunjukkan tren positif terhadap layanan pengiriman produk makanan beku melalui KAI Logistik,” ujar Ayi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peningkatan tersebut sejalan dengan tren industri makanan beku nasional. Berdasarkan data Asosiasi Produsen Makanan Beku Indonesia (APMBI) tahun 2025, permintaan produk frozen food meningkat hingga 35% dalam dua tahun terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh perubahan gaya hidup masyarakat, khususnya pasca-pandemi, yang cenderung memilih makanan cepat saji yang praktis, terjangkau, dan tetap berkualitas.

Baca Juga :  Bitcoin Anjlok 17,9%, Transaksi Kripto RI Justru Tembus Rp28,58 Triliun

Ayi menambahkan, tren peningkatan pengiriman frozen food tidak hanya berasal dari konsumen individu, tetapi juga dari pelaku UMKM yang bergerak di bidang produksi dan distribusi makanan beku. “Dengan keunggulan moda kereta api sebagai moda utama yang memiliki jadwal tetap dan SLA waktu yang pasti, KAI Logistik mampu memberikan kepastian waktu pengiriman. Hal ini membantu pelaku usaha maupun konsumen dapat memperkirakan ketahanan produk hingga sampai di lokasi tujuan,” jelasnya.

Meski demikian, Ayi mengungkapkan bahwa saat ini gerbong kereta api untuk pengiriman barang retail belum dilengkapi dengan fasilitas khusus cold storage selama perjalanan. Oleh karena itu, KAI Logistik mengimbau para pelaku usaha dan konsumen untuk memperhatikan standar pengemasan produk frozen food.

Beberapa langkah pengemasan yang direkomendasikan antara lain penggunaan kemasan vacuum untuk menghindari oksidasi, pelapisan dengan styrofoam box dan bubble wrap, serta penambahan pendingin seperti ice gel pack atau dry ice untuk menjaga ketahanan suhu.

Baca Juga :  Beralih dari Telepon Kabel ke IP Phone, Apa Keuntungannya untuk Bisnis?

Ke depan, KAI Logistik terus mencermati perkembangan tren pengiriman produk makanan beku. “Tidak menutup kemungkinan, seiring dengan meningkatnya minat dan kebutuhan pelanggan terhadap pengiriman frozen food, KAI Logistik akan secara bertahap melengkapi dan mengembangkan fasilitas cold chain sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan dan pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan,” tutup Ayi.

Tentang KAI Logistik
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dibentuk dengan tujuan melayani distribusi logistik berbasis kereta api, dengan kemasan bisnis door to door service untuk memberikan pelayanan yang paripurna bagi Pelanggan kereta api yang didukung dengan layanan pra dan purna. KAI Logistik fokus pada orientasi bisnis sebagai jasa layanan distribusi logistik terpadu (total logistics solution) melalui “End-to-End Services”. Dengan tagline KAI Logistik Ispossible yaitu semuanya menjadi mungkin, KAI Logistik menyediakan ragam layanan logistik melalui 3 segmentasi diantaranya KALOG Express, KALOG Plus dan KALOG Pro.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Ketika Komunitas Menjadi Mesin Pertumbuhan Esports: EVOS dan GoPay Bawa MPL Lebih Dekat ke Sidoarjo
Smart Futuristic City Diorama Karya BINUS @Semarang Tampil di Sewunara 2026
Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda
Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan
Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang
KAI Bandara Raih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 melalui Railink Magazine Vol. 4
Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen
Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:01

Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Mandalika, Indonesia Bangga!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:27

Ducati Berjaya di Mandalika, Marc Marquez Rebut Podium Tertinggi Sprint

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:36

Tiket Mahal Justru Cepat Ludes, Troy Sebut Sinyal Ekonomi Positif

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:50

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45

MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:18

Pertamina Mandalika International Circuit Naik Level! Homologasi Grade A FIM Resmi Dikantongi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:46

Jelang Pilkades, DPMD Loteng Akui Konflik Horizontal Rentan Terjadi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:28

RSUD Praya Naik Kelas, FP4 NTB Sorot ‘Wajah Lama’ di Struktur Baru

Berita Terbaru