FTX Melepas Jutaan Token SOL! Ini Prediksi Pasar Setelah Solana Token Unlock - Koran Mandalika

FTX Melepas Jutaan Token SOL! Ini Prediksi Pasar Setelah Solana Token Unlock

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada 1 Maret 2025, sebanyak 11,2 juta SOL, senilai sekitar $2,03 miliar, akan dilepas ke pasar sebagai bagian dari likuidasi aset FTX. Solana token unlock kali ini berbeda dari biasanya karena bukan berasal dari skema vesting investor atau pengembang, melainkan dari aset yang dijual untuk membayar kreditur. 

Dengan jumlah yang setara 2,4% dari total pasokan beredar, banyak investor yang mempertanyakan apakah pasar akan mampu menyerap tambahan pasokan ini atau justru akan mengalami tekanan jual yang besar.

Dinamika Pasar Menjelang Token Unlock

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber: Bittime Market 

Harga SOL mengalami fluktuasi menjelang unlock ini. Pada saat penulisan (26/02), harga SOL sempat naik hampir 1% dalam 24 jam terakhir, tetapi nilainya justru mencapai titik terendah dalam tiga bulan di angka $142. 

Pergerakan ini menunjukkan adanya ketidakpastian di pasar, di mana sebagian trader sudah mulai menerapkan strategi shorting untuk mengantisipasi potensi penurunan nilai tukar SOL setelah unlock terjadi.

Sejarah mencatat bahwa token unlock dalam jumlah besar sering kali memicu volatilitas tinggi. Namun, dalam kasus Solana, dampaknya bisa lebih kompleks karena faktor lain seperti ekosistem yang masih aktif, minat investor institusi, dan mekanisme deflasi dari sistem transaksi Solana.

Baca Juga :  Yogyakarta Bersiap untuk Global Game Jam 2025 dengan Dukungan Indigo Telkom dan GameLan

Apakah Tekanan Jual Akan Mengguncang SOL?

Karena unlock ini berasal dari likuidasi, sebagian besar token yang dilepas kemungkinan besar akan langsung dijual ke pasar.

 Jika ini terjadi dalam jumlah besar tanpa adanya permintaan yang cukup, harga SOL bisa mengalami tekanan signifikan. Namun, hal ini tidak sepenuhnya pasti karena beberapa faktor lain bisa berperan dalam menahan dampak negatifnya.

Ekosistem Solana yang tetap aktif, dengan berbagai proyek DeFi dan NFT yang berjalan di dalamnya, bisa menjadi salah satu faktor yang membantu menstabilkan harga. 

Selain itu, beberapa whale dan institusi masih menunjukkan minat terhadap SOL, yang berarti ada kemungkinan mereka akan menyerap pasokan baru ini. Jika akumulasi terjadi, tekanan jual dapat berkurang dan harga bisa kembali stabil dalam jangka waktu tertentu.

Bagaimana Investor Bisa Menghadapi Situasi Ini?

Bagi investor, memahami pergerakan harga sebelum dan setelah unlock terjadi sangat penting. Spekulasi menjelang unlock bisa menciptakan peluang sekaligus risiko bagi trader yang ingin memanfaatkan volatilitas ini. 

Beberapa investor mungkin akan menunggu harga turun lebih jauh sebelum beli SOL, sementara yang lain memilih untuk menjual sebelum unlock terjadi untuk menghindari potensi koreksi.

Baca Juga :  Hyaluronic Acid: Tak Cuma Dioles, Kini Bisa Disuntikkan Untuk Kulit Lebih Terhidrasi!

Bagi mereka yang berinvestasi dalam jangka panjang, strategi yang lebih defensif dengan tetap memegang aset dan memantau perkembangan pasar bisa menjadi pilihan. 

Fundamental Solana yang kuat, serta adopsinya yang terus berkembang di sektor blockchain, menjadi pertimbangan utama bagi investor yang melihat potensi SOL dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Solana Token Unlock pada 1 Maret 2025 membawa dampak besar bagi pasar kripto. Dengan jumlah yang signifikan dan asal-usul token yang berasal dari likuidasi, volatilitas di sekitar peristiwa ini diperkirakan akan tinggi. Tekanan jual bisa terjadi jika pasar tidak siap menyerap pasokan tambahan, tetapi stabilitas harga masih memungkinkan jika ada cukup akumulasi dari investor besar.

Bagi investor dan trader, mengikuti perkembangan pasar dengan cermat adalah kunci untuk menghadapi momen ini. Mengambil keputusan berdasarkan data dan analisis yang tepat akan membantu dalam menentukan langkah terbaik di tengah ketidakpastian yang ada.

Bittime adalah aplikasi investasi kripto tepercaya di Indonesia. Kamu bisa jual beli Solana dan berbagai aset kripto lainnya dengan mudah, praktis, dan aman. Daftar Bittime sekarang dan nikmati kemudahan dalam berinvestasi kripto!

Berita Terkait

INCHEM TOKYO 2027, Pameran Industri Kimia dan Pabrik Berskala Terbesar di Jepang, Membuka Pendaftaran bagi Perusahaan Internasional
DARI HANNOVER KE BANDUNG: JEJAK AGUS GUMIWANG MELETAKKAN FONDASI DESAIN CHIP NASIONAL
Sering Ganti Jualan, Efektifkah? Kenali Cara Mengelola Usaha agar Lebih Terarah
Harga Website Company Profile untuk UMKM dan Enam Komponen yang Wajib Dibandingkan
HUT ke-70, SUCOFINDO Cabang Pontianak Salurkan Bantuan Renovasi Pondok Pesantren Al-I’tishom
Tiga Hari Penuh Keseruan dan Kolaborasi, MUKERNAS TDA 9.0 Ajak Pengusaha Bertumbuh Bersama
Tren Streaming Multiplatform Makin Ramai, Ini yang Perlu Diperhatikan Streamer
KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:02

INCHEM TOKYO 2027, Pameran Industri Kimia dan Pabrik Berskala Terbesar di Jepang, Membuka Pendaftaran bagi Perusahaan Internasional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:02

DARI HANNOVER KE BANDUNG: JEJAK AGUS GUMIWANG MELETAKKAN FONDASI DESAIN CHIP NASIONAL

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:02

Sering Ganti Jualan, Efektifkah? Kenali Cara Mengelola Usaha agar Lebih Terarah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:02

Harga Website Company Profile untuk UMKM dan Enam Komponen yang Wajib Dibandingkan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:02

HUT ke-70, SUCOFINDO Cabang Pontianak Salurkan Bantuan Renovasi Pondok Pesantren Al-I’tishom

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:02

Tren Streaming Multiplatform Makin Ramai, Ini yang Perlu Diperhatikan Streamer

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:02

KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:02

MUNAS XII PERBARINDO: Tedy Alamsyah Kembali Pimpin Industri BPR & BPRS 2026 – 2030

Berita Terbaru