Fundamental Bisnis Tetap Solid, BRI Finance Siap Hadapi Tekanan Suku Bunga - Koran Mandalika

Fundamental Bisnis Tetap Solid, BRI Finance Siap Hadapi Tekanan Suku Bunga

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29 Juni 2026 – Kondisi suku bunga yang masih berada pada level tinggi mendorong pelaku industri pembiayaan untuk semakin adaptif dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan profitabilitas. Bagi perusahaan multifinance, tantangan tidak hanya berasal dari meningkatnya biaya pendanaan (cost of fund), tetapi juga dari kebutuhan untuk mempertahankan kualitas pembiayaan di tengah dinamika ekonomi.

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menyikapi kondisi tersebut dengan memperkuat fundamental bisnis melalui strategi pendanaan yang lebih efisien, ekspansi pembiayaan yang lebih selektif, serta pengelolaan risiko yang konsisten. Perseroan meyakini pendekatan tersebut akan menjaga kinerja perusahaan tetap sehat sekaligus mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kebijakan suku bunga menjadi salah satu faktor eksternal yang terus dipantau karena berdampak terhadap struktur biaya industri pembiayaan. Namun demikian, perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah strategis agar tetap mampu mempertahankan daya saing.

“Di tengah kondisi suku bunga yang masih relatif tinggi, fokus kami adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas aset, dan profitabilitas. Kami terus mengoptimalkan pengelolaan biaya dana, meningkatkan efisiensi operasional, serta menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran pembiayaan sehingga kinerja perusahaan tetap terjaga,” ujar Dhani.

Kenaikan biaya pendanaan tentunya dapat memberikan tekanan terhadap margin pembiayaan apabila tidak diantisipasi secara tepat. Oleh karena itu, BRI Finance secara berkala melakukan evaluasi terhadap strategi pricing dengan mempertimbangkan kondisi pasar, tingkat persaingan, serta kemampuan finansial nasabah agar tetap kompetitif sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis.

Di sisi pendanaan, perseroan terus melakukan diversifikasi sumber dana melalui optimalisasi pinjaman perbankan, penerbitan obligasi, serta memperkuat sinergi dengan BRI melalui skema joint financing. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pengelolaan liabilitas untuk menjaga stabilitas biaya dana sekaligus memperkuat struktur pendanaan perusahaan.

Baca Juga :  BRI Region 6/Jakarta 1 Gelar Workshop Customer Experience 2026, Perkuat Peran Frontliner dalam Meningkatkan Kepuasan Nasabah

Selain itu, BRI Finance juga terus memperkuat proses underwriting dan manajemen risiko guna menjaga rasio pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financing/NPF) tetap terkendali. Perseroan turut mengoptimalkan digitalisasi proses bisnis agar operasional semakin efisien dan layanan kepada nasabah semakin cepat, mudah, dan andal.

Strategi tersebut tercermin pada kinerja bisnis perseroan. Hingga Mei 2026, BRI Finance membukukan pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 59,32% secara tahunan (year-on-year). Capaian tersebut menjadi fondasi bagi perusahaan untuk terus memperluas pembiayaan secara berkualitas di tengah tantangan industri.

“Kami percaya bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan harus didukung oleh kualitas portofolio yang sehat dan struktur pendanaan yang kuat. Dengan dukungan ekosistem BRI Group serta disiplin dalam pengelolaan risiko, BRI Finance optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus memberikan solusi pembiayaan yang kompetitif bagi masyarakat,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar
PLN NPC Catatkan Milestone Baru, PLTMG Sekupang 50 MW Resmi Capai COD
PLN NPC dan PLN UIP Nusra Teken Kontrak Penyiapan Infrastruktur PLTP Atadei
Sanct Social Bergabung dalam Delegasi Bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou, Jajaki Kemitraan dan Pelajari Kacamata Pintar serta Model AI Tiongkok
SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA
Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?
KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:29

Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01

Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:41

Semen Mulai Didistribusikan, Perindag NTB Minta Harga Pengecer Tak Naik

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:31

Dari Jalan hingga Pesisir, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Akses Warga Sumbawa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:19

Wagub Umi Dinda Hadiri Sidang DPD RI, Aspirasi Daerah Diperkuat di Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:13

Bank NTB Syariah Pegang Layanan Keuangan 54.395 Guru di NTB

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:45

BPR NTB Resmi Menuju Bank Syariah, DPRD NTB Beri Lampu Hijau

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:51

NTB Perkuat SDM, Data Berkualitas Jadi Dasar Keputusan Pembangunan

Berita Terbaru

Teknologi

Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:02