Gaji Berhenti Saat Pensiun, Dhiraj Kelly Ingatkan Biaya Hidup Tetap Berjalan - Koran Mandalika

Gaji Berhenti Saat Pensiun, Dhiraj Kelly Ingatkan Biaya Hidup Tetap Berjalan

Rabu, 23 September 2026 - 14:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gaji Berhenti Saat Pensiun, Dhiraj Kelly Ingatkan Biaya Hidup Tetap Berjalan

JAKARTA, 23 September 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencanangkan Bulan Dana Pensiun 2026 pada 6 September 2026 untuk mendorong masyarakat menyiapkan masa purnabakti sejak dini. Momentum ini mengangkat kebutuhan pekerja muda untuk menghitung biaya hidup dan sumber pendapatan setelah tidak lagi menerima gaji dari pekerjaan utama. [1]

Dalam acara tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa literasi khusus dana pensiun masih berada di kisaran 22 persen. OJK mendorong pemahaman tersebut diterjemahkan menjadi persiapan keuangan yang nyata. [1]

“Masa persiapan yang baik tidak dipersiapkan ketika kita itu akan berhenti bekerja, tapi sejak mulai bekerja,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, sebagaimana dikutip dalam siaran pers OJK 6 September 2026. [1]

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dr. Dhiraj Kelly, pengusaha dan strategic consultant, menilai perencanaan pensiun perlu masuk ke anggaran rumah tangga saat seseorang masih memiliki penghasilan aktif.

“Saat gaji berhenti, belanja dapur dan tagihan rumah tetap berjalan. Karena itu, kita perlu tahu berapa kebutuhan hidup nanti dan dari mana uangnya akan datang. Besarnya penghasilan hari ini belum menjawab dua pertanyaan tersebut,” kata Dhiraj.

Baca Juga :  Gugik.id Perkuat Infrastruktur IT Nasional Lewat Layanan Distributor Server Enterprise

Hitung biaya hidup dalam nilai masa depan

Sebagai ilustrasi, kebutuhan hidup Rp6 juta per bulan saat ini akan setara dengan sekitar Rp10,84 juta per bulan dalam 20 tahun apabila biayanya meningkat 3 persen setiap tahun. Angka 3 persen merupakan asumsi perhitungan, bukan proyeksi inflasi atau imbal hasil investasi. [3]

Hasil tersebut menggambarkan kebutuhan bulanan pada tahun yang dituju. Untuk memperkirakan total dana pensiun, masih perlu diperhitungkan lamanya masa pensiun, sumber pendapatan yang tersedia, dan perubahan kebutuhan keluarga. Biaya kesehatan juga perlu dianggarkan tersendiri sesuai kondisi masing-masing.

Periksa manfaat yang sudah dimiliki

Pekerja perlu membedakan tabungan hari tua dan pendapatan berkala saat pensiun. BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa Jaminan Hari Tua (JHT) merupakan akumulasi iuran beserta hasil pengembangannya, dengan pembayaran sesuai ketentuan program. Sementara itu, Jaminan Pensiun (JP) dapat memberikan manfaat bulanan atau pembayaran sekaligus sesuai persyaratan. [2]

Karena itu, kepesertaan perlu diikuti pemeriksaan jenis program, riwayat iuran, dan perkiraan manfaat yang akan diterima. Selisih antara manfaat tersebut dan kebutuhan hidup menjadi dasar untuk menyusun rencana tambahan. Saldo yang sama juga tidak boleh dihitung dua kali sebagai tabungan sekaligus sumber pendapatan terpisah.

Mulai dari tiga catatan sederhana

Baca Juga :  BRI Krekot dan ASABRI Gelar Rapat Koordinasi Evaluasi Pembayaran dan Pertanggungjawaban Program THT, JKK, JKM, dan Pensiun

Kebutuhan bulanan. Catat biaya pokok, tempat tinggal, kesehatan, dan tanggungan keluarga. Tentukan usia rencana pensiun, lalu perbarui perkiraan kebutuhan secara berkala.

Manfaat dan aset yang tersedia. Periksa program dari pemberi kerja atau BPJS Ketenagakerjaan, serta tabungan yang memang dialokasikan untuk hari tua. Cocokkan estimasi manfaat dengan ketentuan penyelenggara.

Kemampuan menyisihkan penghasilan. Tetapkan alokasi rutin sesuai arus kas setelah memperhitungkan kebutuhan pokok, kewajiban, dan dana darurat. Tinjau kembali alokasi ketika penghasilan atau tanggungan berubah.

Pembaca dapat mulai dengan memeriksa kepesertaan melalui pemberi kerja atau kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan, kemudian mempelajari agenda edukasi di Bulan Dana Pensiun 2026. Pemilihan program perlu mempertimbangkan manfaat, biaya, ketentuan pencairan, dan risiko yang dapat ditanggung.

Sumber data dan perhitungan

[1] OJK, SP 165/OJK/DKPU/IX/2026, 6 September 2026. Pencanangan Bulan Dana Pensiun 2026. Sumber resmi

[2] BPJS Ketenagakerjaan, informasi kepesertaan Penerima Upah dan manfaat JHT serta JP. Diakses 23 September 2026. Sumber resmi

[3] Perhitungan ilustratif redaksi: biaya awal Rp6 juta per bulan, kenaikan majemuk 3 persen per tahun, selama 20 tahun. Hasil Rp10.836.667 dibulatkan menjadi Rp10,84 juta per bulan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Insiden Peretasan Global Jadi Sorotan terhadap Harga Bitcoin dan Ethereum, Bittime Soroti Peluang di Tengah Volatilitas Pasar
Semarak 98 Tahun Sumpah Pemuda, HIIGC Gelar Golf Tournament & Charity: Satukan Semangat Kebersamaan, Sportivitas, dan Kepedulian Sosial
Prudential Syariah Dukung OJK Perluas Inklusi Keuangan melalui SYAFIF Goes to Makassar
CrowdStrike Luncurkan AI Kill Switch, Bisa Hentikan AI Agent yang Bermasalah
Bunga Mulai 0,7% per Bulan, BRI Finance Dukung Rencana Kepemilikan Motor
Laba BRI Finance Tumbuh 89%, Diversifikasi Portofolio Jadi Fokus Strategi Bisnis
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Naik 5,8%
BP Tapera dan BTN Perluas Akses Rumah Subsidi bagi Pekerja PT Nikomas Gemilang

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:02

Insiden Peretasan Global Jadi Sorotan terhadap Harga Bitcoin dan Ethereum, Bittime Soroti Peluang di Tengah Volatilitas Pasar

Rabu, 4 November 2026 - 11:02

Semarak 98 Tahun Sumpah Pemuda, HIIGC Gelar Golf Tournament & Charity: Satukan Semangat Kebersamaan, Sportivitas, dan Kepedulian Sosial

Rabu, 4 November 2026 - 11:02

Prudential Syariah Dukung OJK Perluas Inklusi Keuangan melalui SYAFIF Goes to Makassar

Rabu, 4 November 2026 - 11:02

CrowdStrike Luncurkan AI Kill Switch, Bisa Hentikan AI Agent yang Bermasalah

Rabu, 4 November 2026 - 11:02

Bunga Mulai 0,7% per Bulan, BRI Finance Dukung Rencana Kepemilikan Motor

Rabu, 4 November 2026 - 10:02

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Naik 5,8%

Rabu, 4 November 2026 - 09:46

BP Tapera dan BTN Perluas Akses Rumah Subsidi bagi Pekerja PT Nikomas Gemilang

Rabu, 4 November 2026 - 09:02

Swiss-Belhotel Rainforest Kuta Hadirkan Akomodasi dan Fasilitas Meeting Nyaman di Jantung Wisata Pulau Dewata

Berita Terbaru