Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional - Koran Mandalika

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Senin, 21 September 2026 - 17:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Kafilah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatatkan hasil membanggakan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah.

Provinsi NTB berhasil masuk 10 besar nasional dengan menempati peringkat ke-9 dan meraih total nilai 34. Prestasi ini meningkat dibanding hasil MTQ Nasional XXX di Kalimantan Timur yang menenempatkan NTB di peringkat ke-23.

Sejumlah kafilah Provinsi NTB yang menyumbang perolehan poin, di antaranya Khairunnisa, qariah asal Bima yang meraih Juara 1 Qira’at Mujawwad Dewasa Putri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil NTB lainnya juga turut mengharumkan nama NTB. Seperti Ahmad Masyhun meraih Juara 2 Tafsir Bahasa Arab; Maesarah meraih Juara 3 Tilawah Dewasa Putri; Taqwa Hikmatullah meraih Harapan 1 Hafalan Al-Qur’an 10 Juz; M. Haikal Afad Harapan 2 Hafalan 30 Juz; dan Ahmad Kodri Harapan 3 Qira’at Mujawwad Al-Qur’an Dewasa Putra.

Sejumlah putra-putri terbaik NTB juga berhasil masuk final. Di antaranya Nihla Hudya Alnaisa pada Tilawah Anak-Anak Putri; Holis Susabri pada Tilawah Remaja Putra; dan salah satu peserta cabang Fahmil Qur’an.

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah yang telah berjuang membawa nama NTB di tingkat nasional.

Baca Juga :  Kolaborasi Apik dengan Pemprov Bali, Gubernur Iqbal Sukses Atasi Persoalan Pengiriman Sapi

“Alhamdulillah, harapan kita, walaupun baru satu, ada yang berhasil juara satu dari NTB. Ini kebahagiaan bagi kita semua,” ujar Gubernur Miq Iqbal saat menyambut Khairunnisa bersama pelatih dan jajaran LPTQ NTB di ruang kerjanya, Senin (21/9).

Menurut Gubernur Miq Iqbal, kembalinya NTB ke 10 besar merupakan hasil pola pembinaan yang kini dilakukan lebih sistematis dan intensif. Jika sebelumnya training center (TC) hanya berlangsung beberapa hari, kali ini kafilah menjalani TC di Mataram selama sekitar 40 hari sebelum melanjutkan persiapan di lokasi MTQ.

Gubernur Miq Iqbal menegaskan, prestasi MTQ tidak semata diukur dari jumlah juara, melainkan bagian dari upaya menghidupkan syiar Alquran dan membangun generasi muda NTB.

“Keberhasilan Khairunnisa membuktikan potensi perempuan NTB untuk berprestasi di tingkat nasional, dan berharap pengalamannya dapat menular kepada peserta junior untuk MTQ mendatang,” katanya.

Prestasi Khairunnisa juga berlanjut ke tingkat internasional. Qariah asal Bima itu akan mengikuti MTQ Internasional di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Oktober mendatang, dan akan kembali menjalani pembinaan bersama LPTQ NTB sebelum keberangkatan.

Baca Juga :  Medsos Dibatasi, Masa Depan Dijaga: NTB Dukung Kebijakan Komdigi

Gubernur mencatat bahwa tantangan NTB bukan sekadar menemukan talenta, melainkan menjaga agar talenta tidak hijrah membela daerah lain, seperti beberapa qari yang pernah dibina NTB namun kini berprestasi atas nama daerah lain.

Karena itu, Pemprov NTB bersama LPTQ akan memperkuat sistem talent scouting hingga ke desa dan kecamatan, serta memastikan pembinaan berlanjut pasca-MTQ.

“Tidak boleh turun dari ranking 9 ini. Minimal 9. Syukur-syukur bisa masuk 5 besar dulu,” pesan Gubernur Miq Iqbal.

“Pemprov akan memberikan bonus dan apresiasi kepada kafilah berprestasi, dengan besaran yang akan diumumkan kemudian,” tambahnya.

Kepala Biro Kesra NTB H. Amir, menambahkan bahwa selama MTQ Nasional di Semarang pihaknya turut memberi perhatian pada kondisi mental kafilah, termasuk pendampingan dari RS Mutiara Sukma yang dinilai penting untuk terus dikembangkan ke depan.

Khairunnisa sendiri mengaku pembinaan hampir dua bulan membuat persiapannya jauh lebih matang dibanding sebelumnya, dan berharap pola pembinaan tersebut terus ditingkatkan.

“Terima kasih atas dukungan Gubernur, Pemerintah Provinsi NTB, para pelatih, dan masyarakat,” kata khairunnisa. (*)

Berita Terkait

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah
Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih
Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB
Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar
MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda
275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama
Hotel Penuh, UMKM Ketiban Rezeki! Ini Dampak MotoGP Mandalika bagi NTB
Iqbal dan Dinda Satu Suara: Marquez! Sembeq Sasak Ikut Mengiringi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Konsumen Kripto di Indonesia Capai 23,21 Juta, Bittime: Pilihan Aset Digital Semakin Beragam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Restoran Halal di Bali Nikmati Hidangan Autentik Timur Tengah di Arabian Knight

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:02

Siaran Media – 10 Tahun Astra Property, Perkuat Portofolio Komersial dan Industrial untuk Menjawab Peluang Baru di Pasar Properti Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:02

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

Gudang Mau Ditambah Lantai Mezanin, Rangkanya Jangan Asal Pilih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:02

Dukung Akselerasi Keuangan Digital Indonesia, Sanggabiz Rumuskan Peta Jalan Pasca-Lulus Sandbox di Buletin OJK #BeyondInfinity

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:02

Eksekusi Cepat hingga Perlindungan Dana, Ini Alasan HSB Investasi #JadiPilihan Aplikasi Trading Terbaik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:02

Bbasam, Restoran Korea yang Perkenalkan Samgyeopsal dengan Butter-Aged 144 Jam, Resmi Hadir di Bali

Berita Terbaru

NTB Terkini

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:05