Gempa Pacitan, 11 Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dihentikan Perjalanannya - Koran Mandalika

Gempa Pacitan, 11 Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dihentikan Perjalanannya

Minggu, 1 Februari 2026 - 21:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebelas Kereta Api (KA) yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun, berhenti luar biasa akibat adanya gempa magnitudo 5.5 dengan pusat gempa lokasi 8.14 LS, 111.33 BT (25 Km Timur Laut Pacitan-Jawa Timur) kedalaman 105 Km pada Selasa, 27 Januari 2026 sekitar pukul 08.21 WIB.

Gempa Pacitan, 11 Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dihentikan Perjalanannya

Sebelas Kereta Api (KA) yang melintas di wilayah Daop 7 Madiun, berhenti luar biasa akibat adanya gempa magnitudo 5.5 dengan pusat gempa lokasi 8.14 LS, 111.33 BT (25 Km Timur Laut Pacitan-Jawa Timur) kedalaman 105 Km pada Selasa, 27 Januari 2026 sekitar pukul 08.21 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan sesuai Standar Operasional (SOP) bila terjadi gempa semua KA berhenti.

“SOP kami bila terjadi gempa, semua KA berhenti untuk menunggu pemeriksaan jalur KA menunggu dipastikan harus semua jalur aman dilewati KA di wilayah pasca gempa yang terasa,” terang Tohari.

Baca Juga :  KAI Gelar Turnamen E-Sport Mobile Legends, Hadiah Total Rp52 Juta

Menurut Tohari apabila gempa dirasakan, maka KA yang sedang dalam perjalanan diminta berhenti secara serentak. Hal itu dilakukan oleh pengendali KA melalui radio lokomotif terpusat.

Setelah seluruh KA berhenti, selanjutnya petugas Unit Jalan dan Jembatan (JJ) melakukan pemantauan guna memastikan kondisi jalan maupun jembatan dalam kondisi aman dilewati KA pascagempa yang terasa.

Adapun KA- KA yang berhenti pasca gempa, di wilayah Daop 7 Madiun, sejumlah 11 KA, diantaranya:

1. KA Madiun Jaya (KA 143B) relasi Madiun-Pasarsenen berhenti di Stasiun Walikukun

2. KA Kahuripan (KA 274) relasi Kiaracondong-Blitar berhenti di Stasiun Walikukun

3. KA BIAS (KA 576A) relasi Adi Soemarmo-Madiun berhenti di Stasiun Madiun

4. KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen (KA 161) berhenti di Stasiun Madiun

5. KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Surabaya Gubeng-Pasarsenen (KA 89) berhenti di petak jalan antara Stasiun Saradan-Caruban

6. KA Sancaka (KA 84B) relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng berhenti di petak jalan antara Stasiun Ngawi-Geneng

Baca Juga :  VRITIMES Jalin Kerja Sama Strategis dengan Porosgarut.id dan Garut24.com untuk Perkuat Distribusi Berita Lokal

7. KA Singasari (KA 150) relasi Pasarsenen-Blitar berhenti di petak jalan Magetan Madiun

8. KA Sancaka (KA 81B) relasi Surabayagubeng-Yogyakarta berhenti di Stasiun Nganjuk

9. KA Malabar (KA 69) relasi Malang-Bandung berhenti di Stasiun Papar

10. KA Parcel Tengah (KA 302) di petak jalan antara Sukomoro-Baron

11. KA Commuter Line Dhoho (KA 402) berhenti di Stasiun Ngujang

“Setelah jalur dinyatakan aman untuk dilintasi KA, pada pukul 08.49 semua KA dapat berjalan normal sesuai grafik perjalanan KA,” imbuh Tohari

KAI senantiasa berkomitmen mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan KA. Potensi bahaya sekecil apapun harus di minimalisir guna memastikan keselamatan penumpang dan petugas KA.

Salam

PT KAI Daop 7 Madiun

Manager Humas

Tentang KAI Daop 7 Madiun

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Berita Terkait

Hadirkan Dampak Sosial Berkelanjutan Di Bulan Suci, IPCC Gelar Program Berbagi Ramadan 2026
Peran Lembaga Rating dalam Stabilitas Pasar Keuangan Global
Ramadan Berkah Jelang Lebaran, KOMBAT Sumut Berbagi Taliasih dan Bingkisan untuk Ribuan Warga
KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Datang Lebih Awal, Khusus Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Keberangkatan
Antisipasi Lalu Lintas Wisata Idulfitri 1447H, JTT Pastikan Kesiapan Layanan di Ruas Tol Surabaya–Gempol
Tembus 523 Ribu Kendaraan Melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Mobilitas ke Timur Trans Jawa Melonjak Signifikan
Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal
Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:00

Hadirkan Dampak Sosial Berkelanjutan Di Bulan Suci, IPCC Gelar Program Berbagi Ramadan 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 06:00

Peran Lembaga Rating dalam Stabilitas Pasar Keuangan Global

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:00

Ramadan Berkah Jelang Lebaran, KOMBAT Sumut Berbagi Taliasih dan Bingkisan untuk Ribuan Warga

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:00

KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Datang Lebih Awal, Khusus Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Keberangkatan

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:00

Antisipasi Lalu Lintas Wisata Idulfitri 1447H, JTT Pastikan Kesiapan Layanan di Ruas Tol Surabaya–Gempol

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:00

Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:00

Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:00

Mudik Lebih Ringan, Perjalanan Lebih Tenang Bersama MIND ID

Berita Terbaru