Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85% - Koran Mandalika

Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%

Jumat, 17 April 2026 - 18:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%

Jakarta, 17 April 2026 – Ketegangan politik internasional antara Amerika Serikat dan Iran sebelumnya sempat mereda pasca kebijakan gencatan senjata oleh kedua belah pihak. Namun, mendekati batas waktu perjanjian Amerika-Iran belum juga menunjukkan sinyal perdamaian. Bertepatan dengan ini volume trading USDT/IDR di Bittime terpantau meroket 85% dalam 24 jam terakhir (17 April 2026).

Sebelumnya, menurut laporan dari CNBC Indonesia, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyatakan Washington dan Teheran semakin dekat mencapai kesepakatan besar terkait konflik dan program nuklir Iran. Ia menyebut Iran setuju menyerahkan uranium yang diperkaya sebagai bagian dari kesepakatan.

Meskipun klaim ini memberikan harapan baru bagi perdamaian dunia, pasar global tetap merespons dengan kewaspadaan yang tinggi.  Sebab, apabila kesepakatan tersebut gagal dicapai Amerika Serikat akan kembali memberikan ancaman militer dan blokade ekonomi yang ketat terhadap Iran.

Selaras dengan ini, banyak analis memprediksi bahwa jika upaya gencatan senjata diplomatik ini kembali gagal, nilai Dollar Amerika Serikat (USD) akan berpotensi meningkat lebih jauh, sehingga banyak investor Investor yang semakin berhati-hati dan mencari alternatif lindung nilai pada aset-aset diversifikasi yang cenderung lebih stabil. 

Salah satu aset diversifikasi yang kini dipandang sebagai alternatif lindung nilai adalah Tether ($USDT) karena likuiditas harga nya berbanding 1:1 dengan dolar Amerika Serikat (USD), sehingga pergerakannya cenderung lebih stabil dan berpotensi meningkat. Selain itu sebagai aset kripto, $USDT bersifat fraksional sehingga dapat diakses atau dibeli dengan harga fleksibel di tengah kondisi depresiasi pada nilai tukar Rupiah.

Bertepatan dengan ini, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan mencatatkan volume perdagangan USDT/IDR yang terpantau meroket hingga ke level 85% dalam 24 jam terakhir (17 April 2026).

Baca Juga :  Yogyakarta, Solo dan Semarang Jadi Tujuan Favorit, KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

Fenomena ini dipandang sebagai bentuk respon pasar terhadap nilai tukar rupiah yang tidak dapat diprediksi dan cenderung tertekan di tengah ketegangan geopolitik yang terjadi saat ini. Namun, tentu perlu dipahami bahwa investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Jaga Kesehatan Pekerja, LRT Jabodebek Perkuat Fondasi Pelayanan Transportasi Publik
Echoes from the Land of the Dragon: Karya Film Roxx memenangkan Award di ART & TUR 2026
BRI Finance Optimalkan Jaringan Cabang, Siapkan Ekspansi Selektif pada 2027
Asa Kemandirian Ekonomi dari Santri Al-Fatah Temboro melalui Rumah Tempe Higienis
SATU University Hadirkan Program Studi Baru di Palembang dan Pontianak, Siapkan Talenta Digital untuk Masa Depan
Kembangkan Usaha Toko Pakaian dan Layani Kebutuhan Transaksi Masyarakat melalui BRILink
OJK Amankan Rp 825 Miliar Dana Korban Penipuan, Investor Kripto Waspadai Modus Scam
Bukan Sekadar Toko Resmi, Ini Alasan Hoops Indonesia Beda dari yang Lain

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:05

Akses Jalan Dirusak Usai Pilkades, Warga Desa Pengadang Minta Bupati Turun Tangan

Senin, 2 November 2026 - 16:43

Reses Di Tengah Kebijakan Buntu: Haji Supli Dituntut Perjuangkan Usulan Yang Terlarang Dianggarkan

Senin, 2 November 2026 - 07:33

Awas! Nyamuk dan Air Kencing Tikus Mengintai Lombok Tengah, Dinkes: Jangan Tunggu Sakit Baru Bergerak

Minggu, 1 November 2026 - 20:23

Bukan Janji Manis, Abdusahid Pilih Realistis Tanggapi Tuntutan Warga Kelebuh

Minggu, 1 November 2026 - 16:36

Jaga Wajah Wisata Indonesia: Gerindra & Duta Lingkungan Sulap Kuta Lombok Jadi Pelopor ASRI

Minggu, 1 November 2026 - 13:04

Gaya Koboi Maulidi Serap Aspirasi: Disapa Guyonan, Pulang Bawa Segepok PR Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:52

Olah Kelapa Jadi VCO CocoSam, Samsudin Asal Sukadana Lombok Tengah Raih Juara I Pemuda Pelopor NTB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:25

Dari Sapi Hingga Seragam Posyandu: Peta Kebutuhan Warga Jontlak yang Masuk Catatan Haji Supli

Berita Terbaru