Hadapi Tantangan Suku Bunga, BRI Finance Perkuat Fundamental Bisnis - Koran Mandalika

Hadapi Tantangan Suku Bunga, BRI Finance Perkuat Fundamental Bisnis

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29 Juni 2026 – Kondisi suku bunga yang masih berada pada level tinggi mendorong pelaku industri pembiayaan untuk semakin adaptif dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan profitabilitas. Bagi perusahaan multifinance, tantangan tidak hanya berasal dari meningkatnya biaya pendanaan (cost of fund), tetapi juga dari kebutuhan untuk mempertahankan kualitas pembiayaan di tengah dinamika ekonomi.

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menyikapi kondisi tersebut dengan memperkuat fundamental bisnis melalui strategi pendanaan yang lebih efisien, ekspansi pembiayaan yang lebih selektif, serta pengelolaan risiko yang konsisten. Perseroan meyakini pendekatan tersebut akan menjaga kinerja perusahaan tetap sehat sekaligus mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kebijakan suku bunga menjadi salah satu faktor eksternal yang terus dipantau karena berdampak terhadap struktur biaya industri pembiayaan. Namun demikian, perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah strategis agar tetap mampu mempertahankan daya saing.

“Di tengah kondisi suku bunga yang masih relatif tinggi, fokus kami adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas aset, dan profitabilitas. Kami terus mengoptimalkan pengelolaan biaya dana, meningkatkan efisiensi operasional, serta menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran pembiayaan sehingga kinerja perusahaan tetap terjaga,” ujar Dhani.

Kenaikan biaya pendanaan tentunya dapat memberikan tekanan terhadap margin pembiayaan apabila tidak diantisipasi secara tepat. Oleh karena itu, BRI Finance secara berkala melakukan evaluasi terhadap strategi pricing dengan mempertimbangkan kondisi pasar, tingkat persaingan, serta kemampuan finansial nasabah agar tetap kompetitif sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis.

Di sisi pendanaan, perseroan terus melakukan diversifikasi sumber dana melalui optimalisasi pinjaman perbankan, penerbitan obligasi, serta memperkuat sinergi dengan BRI melalui skema joint financing. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pengelolaan liabilitas untuk menjaga stabilitas biaya dana sekaligus memperkuat struktur pendanaan perusahaan.

Baca Juga :  Yakin Tim Sales Sudah Terapkan NEAT Selling? Coba Cek dengan AI Ini!

Selain itu, BRI Finance juga terus memperkuat proses underwriting dan manajemen risiko guna menjaga rasio pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financing/NPF) tetap terkendali. Perseroan turut mengoptimalkan digitalisasi proses bisnis agar operasional semakin efisien dan layanan kepada nasabah semakin cepat, mudah, dan andal.

Strategi tersebut tercermin pada kinerja bisnis perseroan. Hingga Mei 2026, BRI Finance membukukan pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 59,32% secara tahunan (year-on-year). Capaian tersebut menjadi fondasi bagi perusahaan untuk terus memperluas pembiayaan secara berkualitas di tengah tantangan industri.

“Kami percaya bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan harus didukung oleh kualitas portofolio yang sehat dan struktur pendanaan yang kuat. Dengan dukungan ekosistem BRI Group serta disiplin dalam pengelolaan risiko, BRI Finance optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus memberikan solusi pembiayaan yang kompetitif bagi masyarakat,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina
KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat
Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber
Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia
Liburan Berubah Jadi Perawatan Jantung, Hampir Rp100 Juta Manfaat Cair untuk Nurma
Bitcoin Kembali Ditolak $87.000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:02

Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:02

CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:02

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:02

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02

Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02

Liburan Berubah Jadi Perawatan Jantung, Hampir Rp100 Juta Manfaat Cair untuk Nurma

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

Bitcoin Kembali Ditolak $87.000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02

BRI BO Krekot Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Berita Terbaru