Hadir di Mekari Conference 2026, RevComm Dukung Pemanfaatan AI di Dunia Kerja - Koran Mandalika

Hadir di Mekari Conference 2026, RevComm Dukung Pemanfaatan AI di Dunia Kerja

Rabu, 30 September 2026 - 17:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 30 September 2026 — Penerapan artificial intelligence (AI) di dunia kerja terus berkembang, dari sekadar otomatisasi menjadi bagian dari berbagai aktivitas bisnis yang dapat membantu perusahaan meningkatkan produktivitas dan menyederhanakan pekerjaan. Hal ini menjadi fokus Mekari Conference 2026 yang mengangkat tema “AI at Work” pada 29 September 2026 di Raffles Hotel Jakarta.

Pada gelaran konferensi yang mempertemukan para pemimpin bisnis dan pengambil keputusan tersebut, RevComm Indonesia hadir sebagai salah satu exhibitor bersama sejumlah perusahaan lainnya, termasuk WhatsApp, AWS, Metrodata, Grab, dan Asani.

RevComm: Mengoptimalkan Setiap Percakapan Bisnis dengan MiiTel

Bagi RevComm, salah satu area yang memiliki potensi besar dalam penerapan AI adalah komunikasi suara dalam bisnis. Percakapan antara sales dan pelanggan, misalnya, menyimpan berbagai informasi mengenai kebutuhan pelanggan, cara tim berkomunikasi, hingga pola interaksi yang dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan strategi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, informasi tersebut sering kali hanya tersimpan sebagai rekaman atau catatan manual. Ketika jumlah percakapan semakin besar, perusahaan menghadapi tantangan untuk meninjau dan memahami informasi tersebut secara menyeluruh.

Baca Juga :  FLOQ Gandeng Blibli Tiket Rewards, Hadirkan Program “First Trade, First Reward” bagi Pengguna

Melalui MiiTel, RevComm memanfaatkan AI untuk membantu perusahaan merekam, mentranskripsikan, merangkum, dan menganalisis percakapan bisnis, baik melalui panggilan telepon maupun meeting. Dengan pendekatan conversation intelligence, percakapan yang sebelumnya hanya menjadi dokumentasi dapat diolah menjadi data dan insight yang lebih terstruktur.

Dalam aktivitas sales, analisis percakapan di MiiTel dapat membantu perusahaan memahami berbagai aspek komunikasi, seperti proporsi waktu bicara, kecepatan berbicara, intonasi, penggunaan kata, hingga jeda dalam percakapan. Informasi tersebut dapat menjadi bahan bagi supervisor atau manajer untuk mengevaluasi kualitas komunikasi dan memberikan coaching yang lebih spesifik kepada tim.

Penerapan AI juga dapat membantu perusahaan menghadapi tantangan dalam proses evaluasi percakapan. Ketika volume interaksi semakin besar, melakukan call review secara manual membutuhkan waktu dan sumber daya yang tidak sedikit. Dengan analisis berbasis AI, perusahaan dapat melihat pola dari percakapan secara lebih konsisten dan membantu manajer menentukan interaksi atau area yang perlu ditindaklanjuti.

Baca Juga :  Apa yang Terjadi Saat Deposito Jatuh Tempo? Kenali Arti Rollover dan Pilihannya

Pendekatan tersebut menunjukkan bagaimana AI dapat menjadi bagian dari aktivitas kerja sehari-hari, bukan hanya teknologi yang berdiri sendiri. Ketika data dari berbagai proses bisnis dapat dianalisis dan dikaitkan dengan kebutuhan perusahaan, AI dapat membantu membuka informasi yang sebelumnya sulit terlihat dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih berbasis data.

Melalui partisipasinya sebagai exhibitor Mekari Conference 2026, RevComm Indonesia turut mendukung ekosistem yang mendorong perusahaan untuk mengeksplorasi penerapan AI secara lebih luas. Bagi RevComm, komunikasi bisnis menjadi salah satu area di mana AI dapat membantu perusahaan tidak hanya mengetahui apa yang terjadi dalam percakapan, tetapi juga menemukan insight yang dapat digunakan untuk meningkatkan cara tim bekerja dan berinteraksi dengan pelanggan.

Pelajari MiiTel selengkapnya dan konsultasikan kebutuhan Anda di miitel.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026
Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek
Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:47

Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40

Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:05

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:11

Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07

Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:02

Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44

MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21

275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama

Berita Terbaru