Harga Bitcoin Anjlok, Simak Analisis Dampaknya Terhadap Pasar BTC IDR - Koran Mandalika

Harga Bitcoin Anjlok, Simak Analisis Dampaknya Terhadap Pasar BTC IDR

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitcoin, aset kripto terkemuka, mengalami penurunan lebih dari 2% dalam 24 jam terakhir menjadi $67,900, melanjutkan penurunan dari level tertinggi terbaru yang mendekati $72,000.

Ether, koin terbesar kedua, juga turun di bawah $3,550. Sementara Indeks CoinDesk 20 turun 1% menjadi 2,370 poin, mencerminkan sentimen negatif di pasar kripto.

Penurunan harga ini diikuti oleh keluarnya dana sebesar $64.9 juta dari ETF bitcoin spot yang terdaftar di AS. Ini merupakan kerugian pertama sejak 23 Mei, menurut data Farside Investors. Meskipun arus masuk baru-baru ini kuat, minat tersebut lebih banyak berasal dari perdagangan basis non-directional daripada taruhan bullish langsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengaruh di Pasar Tradisional

Saham China turun lebih dari 1%, memimpin kerugian di indeks ekuitas Asia di tengah kekhawatiran pasar properti yang berlarut-larut dan laporan bahwa Bank of Japan mungkin akan mengurangi pembelian obligasi minggu ini.

Indeks dolar, yang mengukur nilai tukar dolar terhadap sekeranjang mata uang fiat utama, menguat selama dua hari berturut-turut sementara harga obligasi AS yang dianggap sebagai aset aman naik, menurunkan imbal hasil. Imbal hasil obligasi 10 tahun turun tiga basis poin menjadi 4.45%.

Baca Juga :  NOMADS! FESTIVAL 2024 EXPANDS LINEUP: REMA AND SHENSEEA WILL BE JOINED BY SARZ AND PHEELZ

Dampak Terhadap Pasar Kripto di Indonesia

Penurunan harga Bitcoin ini memiliki dampak signifikan terhadap pasar kripto di Indonesia. Bitcoin sering dianggap sebagai indikator kesehatan pasar kripto karena dominasi dan popularitasnya. Ketika Bitcoin turun, investor mungkin merasa cemas dan enggan untuk berinvestasi lebih lanjut.

Dengan semakin banyaknya investor yang memantau pergerakan harga BTC IDR (Bitcoin ke Rupiah Indonesia), fluktuasi harga global seperti ini dapat memengaruhi sentimen dan aktivitas perdagangan lokal, yang pada gilirannya dapat mengurangi volume perdagangan dan likuiditas di pasar.

 Sumber : Pasar BTC/IDR Bittime.com  

Fransiskus, Product Manager Bittime, menyatakan, “Penurunan harga Bitcoin menunjukkan betapa dinamisnya pasar kripto. Investor di Indonesia harus selalu waspada terhadap perubahan global yang dapat memengaruhi harga BTC IDR. Di Bittime, kami berkomitmen untuk menyediakan platform yang aman dan andal bagi para investor untuk mengelola portofolio kripto mereka dengan lebih baik. Kami yakin bahwa edukasi dan informasi yang tepat adalah kunci untuk menghadapi volatilitas pasar ini.”

Baca Juga :  KAI Daop 8 Surabaya dan Railfans Malang Raya Hiasi HUT KA Gajayana ke-26

Ketidakpastian Politik dan Ekonomi

Keberhasilan partai-partai sayap kanan dalam pemilu Eropa baru-baru ini dan pengumuman cepat hasil jajak pendapat (quick poll) di Prancis menimbulkan kekhawatiran tentang persatuan Uni Eropa. Hal ini menambah ketidakpastian di pasar.

Selain itu, data inflasi AS (CPI) dan keputusan suku bunga oleh The Fed pada hari Rabu membuat investor tetap waspada. Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada hari Rabu juga akan mengungkap proyeksi terbaru bank sentral, termasuk perkiraan suku bunga di masa depan.

Kesimpulan

Penurunan harga Bitcoin baru-baru ini menyoroti betapa dinamisnya pasar kripto dan pentingnya memahami faktor-faktor yang memengaruhinya. Bagi investor Indonesia, memantau perkembangan global dan bagaimana mereka memengaruhi BTC IDR adalah kunci untuk membuat keputusan investasi yang lebih baik. Untuk informasi lebih lanjut tentang harga BTC IDR dan bagaimana mengoptimalkan investasi Anda dalam Bitcoin, kunjungi Bittime.

Berita Terkait

BRI Unit Rorotan Tetap Hadir Layani Nasabah Saat Libur Lewat Layanan Weekend Banking
Pasar Konstruksi Tembus Rp 5.200 Triliun, Sistem Pintu Jadi Kunci Efisiensi Proyek
Fakultas Vokasi UB Perkuat Kompetensi Keamanan Siber melalui Kolaborasi dengan Positive Technologies dan Kampus Rusia
Pest Control & Fumigasi, Cara KAI Jaga Kebersihan Sarana LRT Jabodebek
BRI KK Mall Kelapa Gading Tetap Layani Transaksi Nasabah Saat Libur Melalui Weekend Banking
Optimisme di Tengah Kenaikan: Harga ATK Diprediksi Normal Seiring Meredanya Konflik Global
Tools AI Screening Saham no.1 Di indonesia
Bank Rakyat Indonesia KCP Pasar Pagi Mangga Dua Layani Kebutuhan Nasabah Melalui Weekend Banking

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:53

Bank NTB Syariah Tegaskan Komitmen Perlindungan Nasabah

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:24

Yek Agil Soroti Maraknya Kekerasan Seksual di Ponpes: Jangan Generalisasi Semua Pesantren

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:52

PPPK Tak Perlu Khawatir, BPR NTB Tegaskan Tak Ada Kendala dalam Pengambilan Gaji

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:53

Muzihir Bantah Isu Pemecatan Dirinya dari Kepengurusan PPP NTB

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:24

Yek Agil Tekankan Solusi Adil dalam Kasus Penutupan Ritel Modern di Loteng

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:09

3 Terdakwa Kasus Gratifikasi DPRD NTB Diusulkan Pemberhentian Sementara, Isvie: Sedang Dalam Proses

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:21

WFH di Lingkungan Pemprov NTB Belum Maksimal

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:13

Pemprov NTB Sebut Flyer Penculikan Anak di Lombok Hoax, Masyarakat Diminta Tenang

Berita Terbaru