Harga Bitcoin Melonjak Imbas Keheningan The Fed - Koran Mandalika

Harga Bitcoin Melonjak Imbas Keheningan The Fed

Selasa, 9 Desember 2025 - 10:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 3 Desember 2025 – Pasar aset kripto menunjukkan reaksi positif terhadap keengganan Ketua Federal Reserve atau The Fed, Jerome Powell, untuk membahas kondisi ekonomi dan arah kebijakan moneter dalam pidatonya di Stanford University.

Penguatan harga Bitcoin ini didorong oleh kelegaan pasar yang tengah sensitif terhadap sinyal likuiditas, terutama mengingat blackout period The Fed atau masa senyap wajib yang berlaku bagi semua pejabat dan anggota Dewan Gubernur The Fed, termasuk Ketua Jerome Powell, yang dimulai sekitar sepuluh hari sebelum pertemuan penentuan suku bunga menjelang pertemuan Federal Open Market Committee yang akan datang.

Dalam sambutan pembukaannya yang ditujukan untuk menghormati mendiang ekonom George Shultz, Jerome Powell dengan tegas menyatakan tidak akan menyinggung isu kebijakan moneter. Keengganan ini, yang memang telah diantisipasi, bertepatan dengan berakhirnya program quantitative tightening (QT) The Fed.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun Powell menghindari isu saat ini, penghentian QT berpotensi memberikan sedikit stabilitas likuiditas di pasar, membuka spekulasi mengenai kemungkinan quantitative easing (QE) di masa mendatang.

Baca Juga :  18 Tahun TP-Link di Indonesia: Dari Pelopor Wi-Fi hingga Mitra Transformasi Digital Nasional

Merespons keheningan tersebut, harga Bitcoin langsung mencatatkan kenaikan lebih dari 6% dalam 24 jam terakhir, mencapai level di sekitar $92.700. Pergerakan ini menjadi rebound signifikan dari level terendahnya kemarin di $83.800, dengan level tertinggi menyentuh $90.600.

Volume perdagangan dilaporkan tetap tinggi, menandakan adanya sentimen beli saat harga turun di kalangan trader. Meskipun demikian, sentimen pada pasar derivatif global menunjukkan sinyal yang masih bervariasi, mencerminkan adanya kehati-hatian di tengah ketidakpastian kebijakan moneter global.

Di tengah situasi global yang bergejolak ini, Bittime sebagai crypto exchange lokal yang resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menegaskan komitmennya terhadap stabilitas sistem. Bittime memanfaatkan teknologi global canggih untuk menjamin sistemnya tetap stabil, bahkan ketika volume transaksi melonjak tinggi akibat gejolak pasar.

Komitmen utama Bittime ini tercermin melalui identitasnya dengan slogan “Begin Investing Today”, yang mendorong masyarakat untuk segera memulai investasi sejak dini demi mencapai pertumbuhan aset yang optimal.

Identitas kuat ini kemudian didukung oleh empat nilai fundamental yang menjadi pilar utama platform Bittime, yakni Trustworthy (Terpercaya), Immediate (Cepat), Minimized (Biaya Minimal), dan Effortless (Mudah).

Baca Juga :  Seleksi Ketat, Ratusan Mahasiswa Bersaing untuk Menjadi Pelaut PIS lewat Program Beasiswa

Selaras dengan ini, literasi dan edukasi investasi juga menjadi fondasi utama dalam menghadapi gejolak ekonomi global. Investasi bukan hanya tentang mencari keuntungan, tetapi tentang melindungi nilai aset yang sudah dimiliki.

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.

Tentang Bittime Indonesia

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun
Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan
Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:00

Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun

Minggu, 12 April 2026 - 07:00

Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan

Sabtu, 11 April 2026 - 15:00

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:00

IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara

Sabtu, 11 April 2026 - 13:00

Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal

Sabtu, 11 April 2026 - 10:00

Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi

Sabtu, 11 April 2026 - 07:00

Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko

Jumat, 10 April 2026 - 22:00

KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

Berita Terbaru

NTB Terkini

Pemprov NTB Ajak Masyarakat Beri Dukungan kepada Sekda Baru

Minggu, 12 Apr 2026 - 11:00

Teknologi

Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun

Minggu, 12 Apr 2026 - 10:00