Harga Emas Berpeluang Kembali Naik, Investor Cermati Arah Kebijakan The Fed - Koran Mandalika

Harga Emas Berpeluang Kembali Naik, Investor Cermati Arah Kebijakan The Fed

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan harga emas dunia (XAU/USD) pada perdagangan hari ini masih berlangsung dinamis dengan kecenderungan bergerak tidak stabil. Setelah sebelumnya mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa di atas area US$5.500 per ounce, harga emas mengalami tekanan koreksi yang cukup dalam. Penurunan tersebut dipicu oleh kombinasi penguatan dolar Amerika Serikat serta melemahnya minat terhadap aset safe haven, seiring dengan rilis sejumlah data ekonomi AS dan perkembangan terbaru terkait kebijakan moneter Federal Reserve. Meski sempat tertekan, emas mulai menunjukkan upaya pemulihan terbatas yang mengindikasikan adanya ketertarikan beli dari pelaku pasar di level harga yang lebih rendah.

Berdasarkan analisis yang disampaikan oleh Andy Nugraha dari Dupoin Futures, koreksi harga emas yang terjadi saat ini masih dapat dikategorikan sebagai fase penyesuaian yang wajar. Dalam perspektif tren jangka menengah hingga panjang, arah pergerakan emas dinilai masih berada dalam struktur bullish. Tekanan jual yang muncul lebih banyak dipengaruhi oleh penguatan dolar AS, setelah pasar menyesuaikan ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang berpotensi lebih ketat dalam waktu dekat. Selain itu, mencuatnya nama figur beraliran hawkish seperti Kevin Warsh sebagai kandidat Ketua The Fed turut menambah tekanan sementara terhadap emas, karena memicu kenaikan imbal hasil obligasi dan meningkatkan daya tarik aset berbasis dolar.

Meski sentimen tersebut memberi dampak negatif dalam jangka pendek, Andy Nugraha menegaskan bahwa tekanan yang ada belum cukup kuat untuk membalikkan tren utama emas secara keseluruhan. Apabila kondisi pasar kembali kondusif dan minat risiko mulai membaik, harga emas berpeluang melanjutkan pergerakan naik. Dalam skenario positif, XAU/USD diproyeksikan dapat mengarah ke area 5.282 pada pekan depan. Level tersebut dipandang sebagai target teknikal penting, khususnya jika harga mampu bertahan di atas area support dinamis dan dorongan beli kembali menguat.

Namun demikian, Dupoin Futures juga mengingatkan pelaku pasar untuk tetap mengantisipasi kemungkinan skenario negatif. Jika harga emas mengalami pembalikan arah yang lebih dalam dan menembus level kunci di sekitar 4.368, maka tekanan jual lanjutan berpotensi membawa harga turun menuju area 4.033 pada pekan mendatang. Skenario ini bisa terjadi apabila dolar AS melanjutkan penguatannya, didukung oleh data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis lebih solid dari perkiraan pasar. Kondisi tersebut berpotensi memperkuat ekspektasi kebijakan moneter ketat, sehingga menekan pergerakan harga emas.

Dari sisi fundamental, prospek emas untuk jangka menengah hingga panjang masih dinilai cukup menjanjikan. Salah satu faktor utama yang menopang outlook positif ini adalah ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed sepanjang tahun 2026. Penurunan suku bunga umumnya akan menekan imbal hasil riil dan mengurangi opportunity cost dalam memegang emas, sehingga membuat logam mulia ini kembali menarik bagi investor. Selain itu, permintaan emas sebagai aset lindung nilai masih relatif kuat, terutama dari investor institusional dan bank sentral global yang terus melakukan diversifikasi cadangan devisa mereka.

Baca Juga :  3 Tanda Bitcoin Gagal Tembus Rekor Tertinggi: Waspadai Sinyal Ini!

Sejumlah bank besar dunia juga masih mempertahankan proyeksi positif terhadap harga emas dalam jangka tahunan, meskipun volatilitas jangka pendek cukup tinggi akibat dinamika kebijakan moneter. Hal ini menunjukkan bahwa secara fundamental, permintaan terhadap emas masih dianggap solid dan tidak mudah tergerus oleh sentimen sesaat.

Ke depan, arah pergerakan harga emas diperkirakan akan sangat bergantung pada rilis data ekonomi utama Amerika Serikat, seperti laporan ketenagakerjaan, inflasi, serta perkembangan CPI dan real yield. Data-data tersebut berpotensi menjadi pemicu pergerakan signifikan, terutama jika hasilnya menyimpang jauh dari ekspektasi pasar. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk terus memantau perkembangan fundamental dan teknikal secara berimbang sebagai dasar dalam menentukan strategi transaksi emas di tengah kondisi pasar yang masih penuh ketidakpastian.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Libur Panjang, UMKM Biasanya Hadapi Tantangan Ini
Jasa Marga Prediksi 1,09 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek Selama Libur Hari Raya Iduladha 1447H/2026 dan Hari Lahir Pancasila
Sambut Idul Adha 1447 H, Berkurban Semakin Praktis di Aplikasi Raya
Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 2 Sediakan Lebih Dari 102 Ribu Tempat Duduk
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi
Bitcoin Mulai Stabil di Tengah Sentimen Pasar yang Membaik, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Portofolio
KAI Akomodir Kebutuhan Pengguna LRT Jabodebek di Libur Nasional dan Weekday
Tiga Kampus, Satu Semangat: SATU UNIVERSITY Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Industri di Usia Ketiga

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:00

Libur Panjang, UMKM Biasanya Hadapi Tantangan Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:00

Jasa Marga Prediksi 1,09 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek Selama Libur Hari Raya Iduladha 1447H/2026 dan Hari Lahir Pancasila

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:00

Sambut Idul Adha 1447 H, Berkurban Semakin Praktis di Aplikasi Raya

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:00

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 2 Sediakan Lebih Dari 102 Ribu Tempat Duduk

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:00

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:00

KAI Akomodir Kebutuhan Pengguna LRT Jabodebek di Libur Nasional dan Weekday

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:00

Tiga Kampus, Satu Semangat: SATU UNIVERSITY Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Industri di Usia Ketiga

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:00

KAI Logistik Kirim 25 Kereta ke Sumatera, Dukung Penguatan Mobilitas Penumpang di Sumbagsel

Berita Terbaru

Teknologi

Libur Panjang, UMKM Biasanya Hadapi Tantangan Ini

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:00