Harga Emas Berpotensi Naik ke 4.163, Ini Analisis Dupoin Futures - Koran Mandalika

Harga Emas Berpotensi Naik ke 4.163, Ini Analisis Dupoin Futures

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas Berpotensi Naik ke 4.163, Ini Analisis Dupoin Futures

Harga emas atau XAUUSD berpotensi mengalami penguatan dalam jangka pendek sebelum kembali menghadapi tekanan jual. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan harga emas pada timeframe Daily menunjukkan bahwa XAUUSD tengah melakukan koreksi naik setelah sebelumnya berhasil breakout dari level support kuat di 4.100. Dupoin Futures melihat koreksi tersebut berpotensi membawa harga emas menuju area 4.163 sebelum kembali melanjutkan pelemahan.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menjelaskan bahwa breakout pada level 4.100 menjadi sinyal penting bagi pergerakan emas. Setelah menembus support tersebut, harga emas kini memasuki fase koreksi atau rebound. Namun, menurut analisis Dupoin Futures, penguatan tersebut belum dapat dianggap sebagai perubahan tren selama XAUUSD belum mampu menembus zona resistance kuat.

“Pada timeframe Daily, emas telah breakout dari support 4.100 dan saat ini berpotensi mengalami koreksi naik menuju 4.163. Selama harga belum mampu menembus resistance kuat, tekanan bearish masih berpotensi berlanjut,” ujar Geraldo Kofit dari Dupoin Futures.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dupoin Futures, area 4.163 menjadi level yang perlu diperhatikan pelaku pasar. Jika XAUUSD gagal menembus area tersebut, peluang munculnya kembali tekanan jual akan semakin terbuka. Dalam skenario tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas berpotensi melanjutkan penurunan menuju zona support berikutnya di 4.065–4.037.

Baca Juga :  Perkuat Kualitas Pendidikan Global, BINUS @Medan Resmi Bekerja Sama dengan Asia University Taiwan

Sebaliknya, apabila harga emas mampu menembus resistance secara kuat dan mempertahankan posisi di atas area tersebut, skenario bearish yang disampaikan Dupoin Futures perlu dievaluasi kembali. Karena itu, reaksi harga di sekitar 4.163 menjadi salah satu indikator penting untuk menentukan apakah koreksi naik hanya bersifat sementara atau berkembang menjadi perubahan momentum.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas sebelumnya datang dari penguatan dolar AS dan kenaikan yield Treasury Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuat emas menjadi relatif kurang menarik dibandingkan aset yang memberikan imbal hasil. Reuters mencatat harga emas sempat turun ke level terendah dalam dua bulan pada 7 Oktober karena penguatan dolar dan tingginya yield Treasury.

Namun, tekanan tersebut mulai sedikit mereda. Pada perdagangan 8 Oktober, Reuters melaporkan emas kembali menguat sekitar 0,5% setelah dolar AS melemah dari level tertinggi 18 bulan. Pergerakan tersebut memberikan ruang bagi XAUUSD untuk melakukan rebound.

Baca Juga :  Tokoh Penggerak Penghijauan, Pilar Aksi Hijau LindungiHutan di Daerah

Meski demikian, Dupoin Futures menilai ruang kenaikan emas masih menghadapi sejumlah hambatan. Ekspektasi bahwa The Fed masih berpotensi menaikkan suku bunga hingga akhir tahun dapat menjaga yield dan dolar AS tetap tinggi. Reuters mencatat pasar masih memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada Desember berada di sekitar 80%, sementara peluang kenaikan pada Oktober jauh lebih rendah.

Dengan kondisi tersebut, analisis Dupoin Futures menunjukkan bahwa kenaikan XAUUSD menuju 4.163 masih berpeluang terjadi sebagai koreksi jangka pendek. Namun, selama resistance tersebut belum berhasil ditembus, tren bearish masih menjadi skenario utama. Dupoin Futures melihat penolakan di area resistance dapat kembali membuka ruang penurunan menuju 4.065 hingga 4.037.

Pelaku pasar disarankan mencermati pergerakan dolar AS, yield Treasury, serta ekspektasi kebijakan moneter The Fed karena ketiga faktor tersebut dapat memengaruhi momentum emas. Dari perspektif teknikal Dupoin Futures, kemampuan XAUUSD bertahan atau menembus area 4.163 akan menjadi penentu penting arah harga emas berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menyusun Rencana Finansial Setahun ke Depan, Mulai Siapkan Dana untuk Target 2027
Mendorong Pengembangan Usaha UMKM, Tangguh Perwira Mantri BRI Unit Ciracas Mendukung Usaha Roti dan Donat Milik Ujang di Ciracas Melalui Bantuan Permodalan KUR BRI
Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas
Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 16:32

Sekda Loteng Ingatkan SPPG Sajikan Menu MBG Berkualitas, Bukan Hanya Saat Lomba

Sabtu, 7 November 2026 - 14:57

Dinkes Loteng Apresiasi Lomba Menu MBG, Dorong Peningkatan Standar Kebersihan dan Gizi SPPG

Sabtu, 7 November 2026 - 13:53

​Kolaborasi MGPA dan Pride Motorsport Lewat Mandalika Racing Series: Cetak Pembalap Berstandar Internasional

Sabtu, 7 November 2026 - 13:47

Perjalanan Panjang Edi Saputra Kembangkan Mandalika Racing Series demi Cetak Pembalap Berprestasi Dunia

Jumat, 6 November 2026 - 18:51

Kekeringan 2026, Distan Loteng Catat Nihil Kerugian Petani

Jumat, 6 November 2026 - 16:16

Tak Lagi Pilih-Pilih, Perusahaan Borong Semua Grade Tembakau Loteng

Rabu, 4 November 2026 - 18:23

Tabrakan dengan Avanza di Pujut, Pasutri Asal Desa Prabu Meregang Nyawa

Rabu, 4 November 2026 - 14:17

Warga Diminta Berani Laporkan Pernikahan Anak, DP3AP2KB Loteng Siap Turun Tangan

Berita Terbaru