Harga Emas Hari Ini Berpeluang Rebound, Dupoin Futures: Tren Bearish Masih Mendominasi - Koran Mandalika

Harga Emas Hari Ini Berpeluang Rebound, Dupoin Futures: Tren Bearish Masih Mendominasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan harga emas pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam bayang-bayang tren penurunan, meski terdapat peluang penguatan terbatas dalam jangka pendek. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat bahwa tekanan jual masih menjadi arah utama pasar. Namun, munculnya respons beli di area support membuka peluang terjadinya technical rebound sebelum harga kembali menentukan arah pergerakan berikutnya. Oleh karena itu, Dupoin Futures mengingatkan pelaku pasar agar tidak langsung menganggap kenaikan harga sebagai awal dari perubahan tren, melainkan sebagai fase koreksi yang masih perlu dikonfirmasi.

Menurut analisis teknikal Dupoin Futures, harga emas pada time frame H4 masih bergerak dalam struktur primary trend bearish. Artinya, kecenderungan utama pasar masih mengarah pada pelemahan. Meski demikian, setelah mengalami tekanan jual dalam beberapa sesi terakhir, harga berhasil bertahan di area support minor di kisaran 3.982. Level tersebut memicu munculnya minat beli yang tercermin dari terbentuknya swing low pada time frame yang lebih kecil. Bagi Dupoin Futures, kondisi ini menjadi sinyal awal bahwa buyer mulai memberikan perlawanan terhadap dominasi seller, meskipun belum cukup kuat untuk membalikkan arah tren secara keseluruhan.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menjelaskan bahwa respons positif dari area support tersebut berpotensi mendorong harga memasuki fase secondary trend, yaitu penguatan sementara yang lazim terjadi di tengah tren turun. Fase ini umumnya dimanfaatkan pasar untuk melakukan penyesuaian harga setelah penurunan yang cukup tajam. Namun, Dupoin Futures menilai bahwa peluang kenaikan tersebut masih bersifat terbatas selama belum ada sinyal teknikal yang benar-benar mengonfirmasi perubahan tren menjadi bullish.

Dalam proyeksinya, Dupoin Futures memperkirakan harga emas berpeluang menguji area resistance di kisaran 4.039 hingga 4.063 apabila support 3.982 tetap mampu menahan tekanan jual. Zona tersebut dipandang sebagai area krusial yang akan menentukan arah pergerakan selanjutnya. Jika harga kembali mengalami penolakan (rejection) di area resistance tersebut, maka peluang seller untuk melanjutkan tren bearish akan semakin besar. Sebaliknya, apabila harga mampu menembus resistance dengan dukungan volume transaksi yang kuat, maka potensi penguatan yang lebih luas dapat mulai terbentuk, meski tetap membutuhkan konfirmasi lanjutan.

Dupoin Futures menegaskan bahwa secara teknikal struktur pasar belum menunjukkan perubahan signifikan. Dominasi tren turun masih tetap menjadi skenario utama karena harga belum membentuk pola yang mampu mengubah arah pergerakan dalam jangka menengah. Oleh sebab itu, investor dan trader disarankan tetap disiplin dalam mengelola risiko, terutama ketika harga mendekati area resistance yang berpotensi memicu tekanan jual baru.

Selain analisis teknikal, Dupoin Futures juga menilai bahwa faktor fundamental masih menjadi penyebab utama terbatasnya ruang kenaikan harga emas. Pasar saat ini masih dibayangi ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat. Bank sentral Amerika Serikat masih berupaya menjaga inflasi agar kembali ke target, sehingga suku bunga diperkirakan tetap berada di level tinggi untuk beberapa waktu ke depan. Kebijakan tersebut membuat aset berbasis dolar AS tetap menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Baca Juga :  Pembangunan Kantor Perwakilan BPKP Maluku Utara Capai 79%, Menteri PU Targetkan Selesai Tepat Waktu

Menurut Dupoin Futures, tingginya suku bunga dan kuatnya dolar AS menjadi kombinasi yang kurang menguntungkan bagi pasar emas. Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) juga meningkatkan daya tarik instrumen berpendapatan tetap sehingga sebagian investor memilih mengurangi eksposur terhadap logam mulia.

Meski demikian, Dupoin Futures melihat peluang terjadinya buy on dip setelah harga emas mengalami penurunan cukup dalam hingga mendekati area support. Aksi beli pada harga rendah tersebut dapat memberikan dorongan bagi terjadinya technical rebound dalam jangka pendek. Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik global masih berpotensi menjaga permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. Walaupun kenaikan harga energi memicu kekhawatiran inflasi yang dapat memperkuat kebijakan suku bunga tinggi, faktor risiko global tetap menjadi penopang yang dapat membatasi pelemahan harga.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya
FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau
Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah
CEO Masters Indonesia 2026 Sukses Digelar Perdana di Jakarta, Lahirkan Juara dan Pererat Koneksi Pemimpin Bisnis
JETE 23 Mall Semarang Sudah Dibuka, Bawa Konsep Experience Store & Produk Unggulan
Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures
Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO
Prediksi XAUUSD Hari Ini, Dupoin Futures Pantau Sinyal Pembalikan Tren Emas

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:02

Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

CEO Masters Indonesia 2026 Sukses Digelar Perdana di Jakarta, Lahirkan Juara dan Pererat Koneksi Pemimpin Bisnis

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

JETE 23 Mall Semarang Sudah Dibuka, Bawa Konsep Experience Store & Produk Unggulan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Prediksi XAUUSD Hari Ini, Dupoin Futures Pantau Sinyal Pembalikan Tren Emas

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:02

Menteri PKP Apresiasi Kinerja Tiga Kedeputian BP Tapera, Realisasi FLPP Capai 178.211 Unit

Berita Terbaru