Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Melemah Pekan Depan, Dupoin Futures Bidik 4.517 - Koran Mandalika

Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Melemah Pekan Depan, Dupoin Futures Bidik 4.517

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prospek harga emas (XAUUSD) pada perdagangan pekan depan diperkirakan masih menghadapi tekanan bearish. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, struktur pergerakan emas pada time frame H4 masih menunjukkan dominasi tren penurunan. Kondisi tersebut diperkuat oleh kegagalan harga untuk melewati area resistance 4.617–4.643. Dengan momentum bullish yang belum mampu menghasilkan breakout, Dupoin Futures melihat peluang pelemahan XAUUSD masih terbuka menuju support di kisaran 4.540 hingga 4.517.

Secara teknikal, Dupoin Futures melihat bahwa upaya buyer untuk membawa harga emas melewati resistance sebelumnya belum menghasilkan pergerakan yang berkelanjutan. Harga sempat bergerak mendekati zona 4.617–4.643, tetapi belum mampu menembus area tersebut secara meyakinkan. Kondisi ini menunjukkan bahwa seller masih memiliki kekuatan untuk mempertahankan resistance dan menahan ruang kenaikan XAUUSD. Selama harga masih bergerak di bawah zona tersebut, Dupoin Futures menilai tekanan bearish masih menjadi skenario yang lebih dominan.

Area 4.617–4.643 menjadi salah satu level teknikal yang penting untuk diperhatikan pada pekan depan. Menurut Dupoin Futures, harga perlu melewati resistance tersebut dan mampu bertahan di atasnya untuk mengubah struktur bearish yang sedang berlangsung. Jika kondisi tersebut belum tercapai, peluang harga untuk kembali bergerak turun masih cukup besar. Kegagalan breakout juga dapat mendorong trader melakukan aksi jual setelah melihat buyer tidak mampu mempertahankan momentum penguatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apabila tekanan jual kembali meningkat, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas berpotensi menguji support pertama di sekitar 4.540. Level ini menjadi area yang perlu dicermati karena dapat menjadi titik pertemuan antara tekanan jual dan minat beli. Jika buyer mampu mempertahankan harga di sekitar support tersebut, terdapat peluang terjadinya rebound teknikal. Namun, apabila 4.540 ditembus dengan tekanan bearish yang kuat, Dupoin Futures memperkirakan pelemahan dapat berlanjut menuju support berikutnya di 4.517.

Baca Juga :  WA Official Centang Hijau Untuk Instansi Pemerintahan, Apa Saja Syaratnya?

Meskipun skenario utama masih bearish, Dupoin Futures tidak menutup kemungkinan terjadinya perubahan arah apabila kondisi teknikal mengalami perbaikan. Salah satu sinyal yang perlu diperhatikan adalah apabila XAUUSD berhasil menembus resistance 4.643 dan mempertahankan harga di atas level tersebut. Breakout yang valid dapat mengindikasikan bahwa seller mulai kehilangan kendali dan buyer kembali mendapatkan momentum. Dalam kondisi tersebut, Dupoin Futures akan melihat adanya peluang perubahan struktur dari bearish menuju bullish.

Selain faktor teknikal, perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat juga diperkirakan menjadi katalis penting bagi harga emas pekan depan. Dupoin Futures menyoroti perhatian pasar terhadap pidato Kevin Warsh dalam agenda Jackson Hole. Pelaku pasar akan mencermati setiap pernyataan yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan Federal Reserve (The Fed), terutama ketika inflasi AS masih menjadi perhatian. Perubahan ekspektasi terhadap suku bunga dapat memberikan dampak langsung terhadap dolar AS dan Treasury Yield, yang kemudian berpengaruh terhadap XAUUSD.

Menurut Dupoin Futures, apabila The Fed menunjukkan sikap yang lebih hawkish dan memberikan sinyal bahwa suku bunga perlu dipertahankan pada level tinggi dalam waktu lebih lama, dolar AS dan yield Treasury berpotensi mendapatkan dukungan. Situasi tersebut dapat menjadi sentimen negatif bagi emas karena kenaikan yield meningkatkan daya tarik aset berbunga dibandingkan logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil. Kondisi ini berpotensi memperbesar tekanan terhadap XAUUSD.

Sebaliknya, Dupoin Futures menilai pernyataan yang lebih dovish dari pejabat The Fed dapat memberikan ruang bagi harga emas untuk kembali mendapatkan momentum positif. Jika pasar semakin yakin terhadap kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter, dolar AS dan yield dapat mengalami tekanan. Dalam skenario tersebut, emas berpotensi kembali diminati investor sehingga tekanan bearish yang terlihat secara teknikal dapat berkurang.

Baca Juga :  Training Penanganan Bahaya Gas H2S Inisiatif Baru Energy Academy untuk Lindungi Tenaga Kerja

Faktor geopolitik juga menjadi perhatian Dupoin Futures dalam melihat prospek emas pekan depan. Kebijakan sanksi Amerika Serikat terhadap Iran serta perkembangan situasi di Selat Hormuz berpotensi meningkatkan volatilitas pasar. Ketegangan geopolitik yang meningkat biasanya mendorong investor mencari aset safe haven, termasuk emas. Jika risiko geopolitik kembali memburuk, Dupoin Futures melihat permintaan terhadap emas dapat meningkat dan berpotensi menjadi penahan bagi koreksi harga.

Namun, apabila ketegangan AS-Iran mulai mereda dan situasi Selat Hormuz semakin stabil, permintaan safe haven berpotensi berkurang. Kondisi tersebut dapat membuat pergerakan XAUUSD lebih banyak dipengaruhi oleh dolar AS, Treasury Yield, serta ekspektasi terhadap kebijakan The Fed. Oleh karena itu, Dupoin Futures menilai investor perlu mencermati perkembangan fundamental bersamaan dengan struktur teknikal sebelum menentukan strategi perdagangan.

Dengan mempertimbangkan kombinasi berbagai faktor tersebut, Dupoin Futures masih menempatkan skenario bearish sebagai proyeksi utama untuk harga emas (XAUUSD) pada pekan depan. Kegagalan menembus resistance 4.617–4.643 menjadi sinyal bahwa tekanan jual masih cukup kuat, sementara area 4.540–4.517 menjadi target support yang perlu diperhatikan. Dupoin Futures menilai respons harga di kedua level tersebut akan menjadi kunci untuk menentukan arah berikutnya. Selama resistance 4.643 belum berhasil ditembus secara valid, peluang XAUUSD melanjutkan koreksi masih terbuka. Di sisi lain, perubahan sentimen The Fed dan meningkatnya risiko geopolitik dapat memicu volatilitas sekaligus membuka peluang perubahan arah harga emas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

FLOQ dan ASTER Tandatangani MoU di Indonesia Blockchain Week 2026 Perluas Akses Web3 di Indonesia
Beberapa Syarat Dasar untuk Mengajukan Pinjaman Bank
Dari Kompetisi hingga Pengalaman Internasional, Atha Marcella Terus Bertumbuh dan Berani Keluar dari Zona Nyaman
Ngopi dan Ngemil Lebih Hemat, Ada Promo QRIS neobank hingga 50% di Kenangan Brands
Menguatkan di Tengah Pemulihan, Waskita Beton Precast Bersama PMI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak di NTT
Dukung Ekspansi Jaringan Dealer Nasional, Indoteknik.com Perkuat Pasokan Tools Untuk Industri Otomotif
PAM JAYA Salurkan 200 Toren Air untuk Warga Terdampak Gempa NTT, Wujud Solidaritas dari Jakarta
Barantum Kian Perkuat Posisi di Pasar CRM Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:02

FLOQ dan ASTER Tandatangani MoU di Indonesia Blockchain Week 2026 Perluas Akses Web3 di Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:02

Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Melemah Pekan Depan, Dupoin Futures Bidik 4.517

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:50

Beberapa Syarat Dasar untuk Mengajukan Pinjaman Bank

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:50

Dari Kompetisi hingga Pengalaman Internasional, Atha Marcella Terus Bertumbuh dan Berani Keluar dari Zona Nyaman

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:49

Ngopi dan Ngemil Lebih Hemat, Ada Promo QRIS neobank hingga 50% di Kenangan Brands

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:43

Dukung Ekspansi Jaringan Dealer Nasional, Indoteknik.com Perkuat Pasokan Tools Untuk Industri Otomotif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:43

PAM JAYA Salurkan 200 Toren Air untuk Warga Terdampak Gempa NTT, Wujud Solidaritas dari Jakarta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:02

Barantum Kian Perkuat Posisi di Pasar CRM Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

Beberapa Syarat Dasar untuk Mengajukan Pinjaman Bank

Jumat, 28 Agu 2026 - 10:50