Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Menguat Meski Sentimen Safe Haven Mulai Berkurang - Koran Mandalika

Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Menguat Meski Sentimen Safe Haven Mulai Berkurang

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan harga emas (XAUUSD) diproyeksikan masih memiliki ruang untuk melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari Kamis (6/8). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, prospek kenaikan logam mulia tersebut semakin menguat setelah muncul sejumlah sinyal teknikal yang mengindikasikan dominasi buyer masih sangat solid. Meski demikian, arah pergerakan harga diperkirakan tetap diwarnai volatilitas karena pelaku pasar terus mencermati perkembangan geopolitik, pergerakan dolar Amerika Serikat, serta ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa secara teknikal emas (XAUUSD) pada time frame Daily berhasil menunjukkan perubahan struktur harga yang sangat positif. Setelah beberapa waktu bergerak dalam fase konsolidasi, harga akhirnya mampu menembus area tersebut dan mengonfirmasi kelanjutan tren naik. Keberhasilan keluar dari fase sideways menjadi salah satu indikasi bahwa tekanan beli kembali mendominasi pasar dan membuka peluang penguatan menuju level yang lebih tinggi.

Menurut analisis Dupoin Futures, sinyal bullish semakin diperkuat oleh keberhasilan harga keluar dari pola Bullish Pennant, yang dikenal sebagai salah satu pola kelanjutan tren (continuation pattern). Pola ini sering kali menjadi petunjuk bahwa setelah fase konsolidasi berakhir, harga memiliki peluang untuk kembali bergerak searah dengan tren utama. Dalam kondisi saat ini, breakout dari pola tersebut memperlihatkan bahwa optimisme pelaku pasar terhadap harga emas (XAUUSD) masih terjaga dan potensi reli lanjutan tetap terbuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain breakout dari Bullish Pennant, Dupoin Futures juga mencermati terbentuknya pola Double Bottom, yang semakin memperkuat peluang pembalikan arah menjadi bullish. Pola tersebut menunjukkan bahwa tekanan jual mulai kehilangan kekuatan, sementara buyer secara bertahap mengambil alih kendali pasar. Kombinasi dua pola teknikal tersebut memberikan konfirmasi yang cukup kuat bahwa tren kenaikan emas (XAUUSD) masih berada dalam jalur yang positif.

Baca Juga :  Anytime Fitness Asia Resmikan Klub ke-600 di Asia, Indonesia Rayakan dengan Pembukaan Anytime Fitness Sakura Garden City Cipayung

Dalam proyeksi Dupoin Futures, target kenaikan terdekat berada di area 4.354, yang menjadi resistance penting dalam pergerakan harga saat ini. Apabila level tersebut berhasil ditembus dengan dukungan volume transaksi yang memadai, maka peluang penguatan diperkirakan berlanjut menuju 4.483 sebagai target resistance berikutnya. Selama momentum beli tetap terjaga, skenario bullish masih menjadi acuan utama bagi pelaku pasar dalam jangka pendek hingga menengah.

Meski demikian, Dupoin Futures mengingatkan bahwa kenaikan yang cukup agresif juga berpotensi memunculkan aksi ambil untung atau profit taking. Oleh sebab itu, investor dan trader tetap disarankan untuk memperhatikan level resistance yang ada sebagai area evaluasi terhadap kekuatan tren yang sedang berlangsung. Koreksi jangka pendek masih mungkin terjadi, tetapi selama struktur bullish tetap terjaga, peluang kenaikan lanjutan dinilai masih lebih dominan.

Dari sisi fundamental, Dupoin Futures melihat bahwa harga emas (XAUUSD) pada sesi perdagangan Asia diperkirakan bergerak mixed karena pasar masih dipengaruhi oleh sentimen yang saling berlawanan. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Laporan mengenai proses diplomasi yang dinilai berjalan cukup positif berpotensi mengurangi permintaan terhadap aset safe haven, termasuk emas, karena meningkatnya optimisme terhadap stabilitas geopolitik.

Namun di sisi lain, pelemahan dolar Amerika Serikat masih menjadi faktor yang memberikan dukungan bagi harga emas (XAUUSD). Nilai tukar dolar yang bertahan di dekat level terendah dalam beberapa pekan terakhir membuat emas menjadi lebih menarik bagi investor global karena harganya relatif lebih murah bagi pemegang mata uang selain dolar AS. Kondisi ini dinilai mampu menjaga minat beli terhadap logam mulia meskipun sentimen safe haven mulai sedikit mereda.

Baca Juga :  Sinar Mas Dukung Peluncuran Seragam Baru Timnas Sepak Bola

Selain perkembangan geopolitik, perhatian investor juga tertuju pada arah kebijakan Federal Reserve. Menurut Dupoin Futures, setiap perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga akan berdampak langsung terhadap pergerakan dolar AS maupun imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat. Apabila muncul sinyal bahwa The Fed akan lebih akomodatif atau membuka peluang pelonggaran kebijakan moneter, maka tekanan terhadap dolar berpotensi meningkat sehingga memberikan ruang lebih besar bagi harga emas (XAUUSD) untuk melanjutkan kenaikannya.

Sebaliknya, apabila data ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan hasil yang kuat dan mendorong ekspektasi suku bunga tinggi bertahan lebih lama, maka ruang kenaikan emas dapat menjadi lebih terbatas. Dalam situasi tersebut, investor cenderung mengalihkan dana ke aset berbasis dolar yang menawarkan imbal hasil lebih menarik dibandingkan emas.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas (XAUUSD) masih cenderung positif. Breakout dari fase sideways, keberhasilan keluar dari pola Bullish Pennant, serta konfirmasi Double Bottom menjadi kombinasi sinyal teknikal yang memperkuat peluang kenaikan menuju area 4.354 dan bahkan 4.483 apabila momentum beli tetap berlanjut. Kendati demikian, investor tetap disarankan untuk memantau perkembangan negosiasi geopolitik, arah pergerakan dolar AS, serta kebijakan Federal Reserve, karena faktor-faktor tersebut akan menjadi penentu utama apakah reli emas (XAUUSD) mampu berlanjut atau justru mengalami fase konsolidasi dalam waktu dekat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bittime: Regulasi dan Inovasi Perlu Berjalan Seimbang untuk Perkuat Ekosistem Kripto
Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah
Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience
The Power of AI (Untuk Kerja, Bisnis dan Karir)
Yulia Saksen Hadirkan Marketing Workshop Perdana di Indonesia Retail Summit & Expo 2026, Membantu Bisnis Merancang Customer Experience yang Lebih Terintegrasi
IndonesiaSMMPanel Luncurkan Layanan SMM Panel Indonesia dengan 14 Kategori Platform
MEGA SHOW Hong Kong Kembali Hadir untuk Edisi ke-33, Hadirkan Lebih dari 3.000 Eksibitor Produk Asia pada Oktober 2026
Telkom AI Connect Dorong Talenta Tak Sekadar Ikuti Tren, tapi Kuasai Problem Solving dengan AI

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

Bittime: Regulasi dan Inovasi Perlu Berjalan Seimbang untuk Perkuat Ekosistem Kripto

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

The Power of AI (Untuk Kerja, Bisnis dan Karir)

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:02

Yulia Saksen Hadirkan Marketing Workshop Perdana di Indonesia Retail Summit & Expo 2026, Membantu Bisnis Merancang Customer Experience yang Lebih Terintegrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:02

MEGA SHOW Hong Kong Kembali Hadir untuk Edisi ke-33, Hadirkan Lebih dari 3.000 Eksibitor Produk Asia pada Oktober 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:02

Telkom AI Connect Dorong Talenta Tak Sekadar Ikuti Tren, tapi Kuasai Problem Solving dengan AI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:02

Pekan Halal Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Ekosistem Halal, Pendidikan, dan Gaya Hidup dalam Satu Ruang

Berita Terbaru

Teknologi

The Power of AI (Untuk Kerja, Bisnis dan Karir)

Jumat, 28 Agu 2026 - 21:02