Harga XRP Hari Ini, Tren Jual Tinggi akibat Unlock 1 Miliar Token? - Koran Mandalika

Harga XRP Hari Ini, Tren Jual Tinggi akibat Unlock 1 Miliar Token?

Minggu, 8 September 2024 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada 3 September lalu, XRP melakukan unlock token sebanyak 1 miliar token. Akan tetapi, pembukaan token ini justru membuat harga XRP di hari selanjutnya menurun. Bahkan, tren yang ada di pengguna justru lebih banyak yang menjual dibanding yang membeli.

Apakah dengan banyaknya token yang beredar justru akan membuat XRP makin terperosok harganya? Berikut analisisnya.

Pergerakan Harga XRP

Pihak XRP melakukan dua pergerakan besar dalam beberapa hari terakhir, yaitu unlock token dengan jumlah fantastis dan penambahan smart contract yang setara seperti milik Ethereum ke XRP Ledger. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, pergerakan tersebut justru memberikan dampak kurang menyenangkan ke harga XRP setelahnya. Terbukti, harga XRP hari ini  pada 4 September 2024 justru turun sebanyak 3,55% sehingga harganya ada di angka $0,5509. Berikut grafik harga XRP yang bisa Anda simak.

Sumber: Market Bittime

Dikutip dari beincrypto, XRP telah mencapai $851 juta volume perdagangan dalam 24 jam terakhir ini. Adanya penurunan harga sementara volume perdagangan meningkat membuat harga aset XRP menurun.

Sesuai dengan screen capture harga XRP hari ini di atas, bagian indikator Relative Strength Index (RSI) bahkan berada di bawah angka netral 50, terdapat di angka 40,62. Artinya, tren jual memang lebih unggul dibanding tren beli.

Baca Juga :  5 Kesalahan Umum saat Membuka Rekening Badan Usaha

Padahal, pasokan token XRP di pasaran sedang melimpah setelah unlock token, tetapi penjualan token justru terbilang tinggi. Inilah yang membuat harga XRP menurun.

XRP Makin Populer di Jepang

XRP memang menjadi aset kripto mayor bersama Bitcoin, Ethereum, hingga Solana. Tidak heran, meskipun fluktuasi harga XRP terbilang cukup tinggi, tetapi peminat XRP juga semakin banyak karena kestabilan pengembangannya.

Bahkan, pada pertengahan Agustus lalu, Jepang telah memutuskan akan melakukan adopsi XRP mulai 2025 mendatang. 

Dengan adopsi ini, XRP akan menjadi alat bayar yang sah di Jepang sehingga membuat kepopulerannya semakin meningkat.

Pihak Jepang bahkan menyatakan bahwa siapa pun yang melakukan pembayaran dengan token XRP akan mendapat hadiah berupa CTF token yang kemudian bisa untuk membeli produk lainnya atau dijual dan ditukar dengan mata uang fiat yang berlaku.

Akankah Harga XRP akan Naik?

Fluktuasi harga yang tinggi memang sudah biasa terjadi di ekosistem kripto. Inilah mengapa analisis teknis tidak hanya dijadikan patokan utama dalam menilai suatu kestabilan suatu token atau proyek kripto.

Baca Juga :  5 Pengeluaran Awal Tahun yang Perlu Kamu Siapkan Sejak Sekarang

Terdapat analisis fundamental yang melihat bagaimana pihak pengembang kripto tersebut mempersiapkan inovasi di masa depan hingga tingkat keamanan yang diberikan untuk pengguna.

Melihat beberapa faktor tersebut, akahkan harga XRP hari ini yang turun bisa naik di masa depan? Jawabannya tentu bisa, bahkan bisa juga terjadi bullish. Namun, jaminan kenaikan harga XRP tidak bisa dilakukan.

Anda dapat melihat beberapa faktor untuk memahami kemungkinan kenaikan harga XRP, seperti:

1. Inovasi yang dilakukan pihak XRP
2. Pengutamaan komunitas sehingga loyalitas pengguna semakin tinggi
3. Tingkat keamanan untuk holder koin XRP
4. Pemetaan marketing yang baik sehingga tidak hanya sekadar memberikan reward
5. Kondisi market juga akan menentukan harga XRP

Beberapa hal di atas tentu saja masih menjadi faktor yang mempengaruhi harga XRP. Ada faktor lainnya yang bisa saja muncul secara tak terduga, seperti perilaku whales yang memborong secara dadakan sehingga memunculkan sentimen positif dan menimbulkan kenaikan harga.

Berita Terkait

Posko Angkutan Lebaran 2026 Berakhir, Namun Pelayanan ke Pelanggan Tak Pernah Berhenti
Kementerian PU Salurkan Donasi Rp600 Juta bagi ASN Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh
Krakatau Steel Tegaskan Pentingnya Proteksi Industri Baja di Tengah Pergeseran Kebijakan Amerika Serikat
Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, SUCOFINDO Kawal Proyek dari Aspek Kualitas hingga K3
Dupoin Futures Awali 2026 dengan Serangkaian Inisiatif Sosial dan Kolaborasi Industri
Apa Itu Perlindungan Endpoint dan Mengapa Penting?
Fitch Menaikkan Asumsi Harga Komoditas, Ini Prospeknya
KVA Kembali Buka VA Bootcamp 2026: Program Pelatihan Virtual Assistant Paling Komprehensif di Indonesia

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 21:00

Posko Angkutan Lebaran 2026 Berakhir, Namun Pelayanan ke Pelanggan Tak Pernah Berhenti

Senin, 30 Maret 2026 - 20:00

Kementerian PU Salurkan Donasi Rp600 Juta bagi ASN Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh

Senin, 30 Maret 2026 - 20:00

Krakatau Steel Tegaskan Pentingnya Proteksi Industri Baja di Tengah Pergeseran Kebijakan Amerika Serikat

Senin, 30 Maret 2026 - 17:00

Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, SUCOFINDO Kawal Proyek dari Aspek Kualitas hingga K3

Senin, 30 Maret 2026 - 16:00

Apa Itu Perlindungan Endpoint dan Mengapa Penting?

Senin, 30 Maret 2026 - 16:00

Fitch Menaikkan Asumsi Harga Komoditas, Ini Prospeknya

Senin, 30 Maret 2026 - 16:00

KVA Kembali Buka VA Bootcamp 2026: Program Pelatihan Virtual Assistant Paling Komprehensif di Indonesia

Senin, 30 Maret 2026 - 15:00

Hingga 12 Ribu Penumpang Gunakan KA Bandara di Yogyakarta, 29 Maret Jadi Puncak Arus Balik

Berita Terbaru