Hasnul Suhaimi, Sosok CEO Dibalik Meroketnya Omzet 18T - Koran Mandalika

Hasnul Suhaimi, Sosok CEO Dibalik Meroketnya Omzet 18T

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 09:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan CEO ada di Indonesia. Tapi, berapa banyak yang bisa membawa perusahaan dari minus ke omzet 18T?

Hasnul Suhaimi adalah sosok yang berhasil melakukan itu. Ia menyelamatkan perusahaan telekomunikasi dan membuatnya jadi raksasa industri.

Memahami Medan Pertempuran Bisnis

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagaimana cara Hasnul Suhaimi mencapai 18T? Hasnul Suhaimi bukan CEO biasa. Dia sudah malang melintang di dunia telekomunikasi.

Dia tahu, untuk menang, kita harus paham medan pertempuran. 

“Kalo mau menang dan agresif, maka harus tau dulu medannya. Kita pasang targetnya,” katanya. 

Strategi Hasnul Suhaimi Mencapai 18T

Omzet 18T bukan hasil kebetulan. Ada strategi di baliknya yang Hasnul Suhaimi lakukan. Salah satu kuncinya adalah memotivasi dan menjaga semangat karyawan. 

Baca Juga :  KAI Daop 4 Semarang Selenggarakan “Health Bootcamp”, Dorong Budaya Kerja Sehat dan Produktif di Lingkungan Perusahaan

Sekolah CEO x Hasnul Suhaimi, Bisnishack

Studi dari Harvard Business Review menyatakan, budaya kerja yang positif meningkatkan produktivitas hingga 31% dan profitabilitas hingga 22%. 

Inilah salah satu cara yang dilakukan Hasnul Suhaimi.

“Saya bilang ke seluruh karyawan dan BoD. Kalo goal ini tercapai, semua akan saya ajak jalan-jalan. Tanpa potongan insentif. Hadiah apresiasi dari perusahaan.” Itulah cara dia menjaga semangat timnya.

Dua Hal yang Harus Dimiliki Seorang CEO

1. Kemampuan Manajemen

Hasnul Suhaimi mengatakan, manajemen itu kunci mendapatkan hasil dari bisnis. Ada tiga hal penting: planning, organizing, dan controlling. Hasnul Suhaimi mahir dalam ketiganya.

Dia tahu bahwa tanpa perencanaan yang matang, organisasi yang baik, dan kontrol yang ketat, perusahaan tidak akan berkembang.

Baca Juga :  Holding Perkebunan Nusantara Dorong Sawit Rakyat Produktif, PT RPN Latih 99 Pekebun Labusel

2. Leadership

Leadership sangat penting bagi CEO. Untuk membuat orang bekerja dengan bahagia dan engage, Hasnul menekankan strategi, commitment, dan motivasi.

Ini bukan soal memimpin dengan keras, tapi dengan hati dan visi yang jelas.

Cara Menjadi CEO yang Memiliki Manajemen dan Leadership Kuat

Hasnul Suhaimi mengatakan bahwa manajemen dan leadership adalah kunci suksesnya mencapai omzet 18T. Ini juga menjadi kunci untuk scale up bisnis.

Sekolah CEO x Hasnul Sihami, Bisnishack

Hasnul siap mengajari Anda langsung cara scale up dan inovasi bisnis di Sekolah CEO, berdasarkan pengalamannya.

Informasi lebih lanjut:

Reny Violeta

wa.me/6281392077733
renybisnishack@gmail.com

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Berita Terbaru