Holding Perkebunan Nusantara melalui RSU Cut Meutia Ajak Masyarakat Cegah Gagal Jantung Sejak Dini - Koran Mandalika

Holding Perkebunan Nusantara melalui RSU Cut Meutia Ajak Masyarakat Cegah Gagal Jantung Sejak Dini

Senin, 27 Oktober 2025 - 20:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Holding Perkebunan Nusantara melalui RSU Cut Meutia, salah satu unit layanan kesehatan di bawah PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan jantung.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi kesehatan bertajuk “Kenali dan Cegah Gagal Jantung” yang digelar di area Poliklinik Rawat Jalan RSU Cut Meutia. Kegiatan ini berfokus pada dua kondisi umum yang sering terjadi di masyarakat, yakni Gagal Jantung dan Penyakit Jantung Koroner (PJK).

Dalam pemaparannya, dr. Ghazkhan Shah Ghanar menjelaskan bahwa gagal jantung terjadi ketika otot jantung tidak mampu memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh. Kondisi ini umumnya dipicu oleh penyempitan arteri jantung atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, sehingga membuat jantung melemah atau menjadi kaku.

“Gagal jantung bukan berarti jantung berhenti bekerja, tetapi kemampuan jantung untuk memompa darah sudah menurun. Jika tidak diwaspadai sejak dini, kondisi ini bisa berujung fatal,” ujar dr. Ghazkhan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan gangguan fungsi jantung akibat berkurangnya aliran darah ke otot jantung, yang disebabkan oleh penumpukan plak pada dinding pembuluh darah koroner.

Selain memberikan pemahaman medis, dr. Ghazkhan juga mengingatkan pasien dan pengunjung untuk mengenali gejala awal serangan jantung, seperti: sesak napas yang memburuk saat beraktivitas, nyeri dada yang menjalar ke punggung, lengan, atau bahu, dan sakit kepala, pusing, atau mual yang tidak biasa.

Sebagai langkah pencegahan, RSU Cut Meutia mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dengan panduan CERDIK, yaitu: cek kesehatan secara rutin, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres dengan baik.

Baca Juga :  Cara Mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) di Indonesia untuk Pendirian Bisnis Global

Melalui kegiatan ini, RSU Cut Meutia berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung dan mencegah penyakit kronis melalui gaya hidup sehat.

“Penyakit jantung bisa dicegah bila kita disiplin menjaga pola hidup sehat. Kami ingin masyarakat sadar bahwa edukasi seperti ini adalah bentuk kepedulian PTPN Group terhadap kesehatan publik,” tambah dr. Ghazkhan.

Kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial di bidang kesehatan masyarakat. Melalui layanan RSU Cut Meutia, perusahaan terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Berita Terbaru