Holding Perkebunan Nusantara Percepat Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur melalui Fasilitas Pengemasan Baru di Surabaya - Koran Mandalika

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur melalui Fasilitas Pengemasan Baru di Surabaya

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur melalui Fasilitas Pengemasan Baru di Surabaya

SURABAYA – Pasokan minyak goreng ke kawasan Indonesia Timur diproyeksikan menjadi lebih cepat dan efisien setelah PT Industri Nabati Lestari (INL), anak usaha PTPN IV PalmCo yang merupakan Subholding Perkebunan Nusantara, mengoperasikan fasilitas pengemasan minyak goreng di kawasan Pelabuhan Kalimas, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/6/2026).

Keberadaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan rantai pasok dan hilirisasi industri sawit nasional yang dijalankan PalmCo bersama Holding Perkebunan Nusantara. Fasilitas ini memperpendek rantai distribusi minyak goreng menuju Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua yang selama ini dilayani dari pabrik pengolahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Melalui skema baru tersebut, minyak goreng dikirim dalam bentuk curah ke Surabaya untuk kemudian dikemas dan didistribusikan ke berbagai wilayah tujuan di Indonesia bagian tengah dan timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendekatkan titik distribusi ke pasar utama di Indonesia bagian tengah dan timur.

Menurutnya, Surabaya dipilih karena memiliki konektivitas pelabuhan yang kuat dengan berbagai wilayah di Indonesia Timur, sehingga mampu mempercepat arus barang sekaligus meningkatkan efisiensi rantai pasok.

“Selama ini produk dikirim dalam bentuk kemasan dari Sumatera Utara. Dengan pengemasan dilakukan di Surabaya, distribusi menjadi lebih efisien dan biaya logistik dapat ditekan hingga 40 persen,” ujar Jatmiko saat peresmian fasilitas tersebut.

Baca Juga :  KAI Daop 2 Bandung Berikan Takjil Gratis untuk Penumpang KA Jarak Jauh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

Efisiensi tersebut dinilai penting mengingat biaya logistik masih menjadi salah satu tantangan utama dalam distribusi pangan nasional. Untuk komoditas kebutuhan pokok seperti minyak goreng, tingginya biaya pengiriman kerap berdampak pada harga jual di tingkat konsumen, terutama di wilayah kepulauan yang berjarak jauh dari pusat produksi.

Sebagai salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia, Tanjung Perak selama ini menjadi simpul distribusi barang ke kawasan timur Indonesia. Posisi geografis Surabaya yang lebih dekat dengan pasar tujuan dibandingkan Sumatera Utara memungkinkan waktu pengiriman menjadi lebih singkat dan pasokan lebih terjaga.

Bagi INL, fasilitas baru ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat penetrasi pasar minyak goreng di luar Pulau Jawa. Seiring meningkatnya kebutuhan konsumsi rumah tangga dan industri makanan di Indonesia Timur, perusahaan melihat potensi pertumbuhan permintaan yang terus berkembang.

Jatmiko menambahkan, penguatan jaringan distribusi merupakan bagian dari transformasi PalmCo yang tidak lagi hanya berfokus pada produksi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), tetapi juga memperbesar porsi bisnis hilir yang menghasilkan nilai tambah lebih tinggi.

“PTPN mendapat tugas untuk menjadi instrumen negara yang dapat diandalkan dalam menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas industri sawit nasional. Karena itu, kami terus memperkuat hilirisasi dan distribusi agar produk bisa menjangkau masyarakat secara lebih efektif,” kata dia.

Operasional fasilitas pengemasan di Surabaya dilakukan melalui kerja sama dengan PT Lestari Jaya Indonesia Maju (LJIM). Komisaris PT LJIM, Mayjen TNI (Purn) Gamal Haryo Putro, mengatakan bahwa distribusi awal dari fasilitas tersebut telah berjalan dan mendapat respons positif dari pasar.

Baca Juga :  WhatsApp Blast Resmi untuk Kirim Pesan Massal dengan Barantum

Menurutnya, kapasitas distribusi akan ditingkatkan secara bertahap mengikuti pertumbuhan permintaan di wilayah sasaran. Fokus utama pada tahap awal adalah memastikan kelancaran pasokan ke berbagai daerah di Indonesia bagian tengah dan timur.

“Kami melihat kebutuhan pasar yang cukup besar. Karena itu, distribusi akan terus diperkuat seiring meningkatnya kapasitas operasional dan daya serap pasar,” ujar Gamal.

Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan dan tantangan logistik nasional, kehadiran fasilitas pengemasan di Surabaya diharapkan tidak hanya mempercepat distribusi minyak goreng ke Indonesia Timur, tetapi juga memperkuat ketahanan rantai pasok nasional melalui sistem distribusi yang lebih dekat dengan pasar tujuan.

Bagi PalmCo, skema pengiriman minyak goreng dalam bentuk curah dari Sumatera Utara untuk kemudian dikemas di Surabaya juga memberikan manfaat bisnis yang signifikan. Perusahaan memperkirakan langkah tersebut mampu menekan biaya logistik hingga 40 persen dibandingkan pola distribusi sebelumnya, sehingga meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing produk minyak goreng di pasar Indonesia bagian tengah dan timur.

Langkah ini sejalan dengan komitmen PalmCo dan Holding Perkebunan Nusantara dalam memperkuat hilirisasi industri sawit nasional, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta memastikan ketersediaan produk pangan strategis yang terjangkau dan mudah diakses masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BRI Finance Tawarkan Bunga Mulai 3,33% per Tahun untuk Pembiayaan Mobil Baru
Perkuat Aksi Kemanusiaan, BRI Finance dan YBM BRILiaN Bantu Masyarakat Terdampak Gempa NTT
NPF di Bawah Rata-Rata Industri, BRI Finance Konsisten Jaga Kualitas Pembiayaan
Perkuat Literasi Keuangan, BRI Finance Dorong Pembiayaan yang Bertanggung Jawab
Mengapa Pemeriksaan Keaslian Menjadi Langkah Penting dalam Gadai Tas Branded?
Profesor Kardiologi University College London (UCL) Inggris: Pencegahan Jadi Kunci Penting Ketahanan Kesehatan
Di Balik Infrastruktur Energi, Ada Semangat Muda yang Terus Menyala
PLN NPC Perkuat Kepedulian Sosial melalui Penyerahan Bantuan Paket Kesehatan dan Gizi Anak

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02

BRI Finance Tawarkan Bunga Mulai 3,33% per Tahun untuk Pembiayaan Mobil Baru

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02

Perkuat Aksi Kemanusiaan, BRI Finance dan YBM BRILiaN Bantu Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02

NPF di Bawah Rata-Rata Industri, BRI Finance Konsisten Jaga Kualitas Pembiayaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02

Perkuat Literasi Keuangan, BRI Finance Dorong Pembiayaan yang Bertanggung Jawab

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:02

Profesor Kardiologi University College London (UCL) Inggris: Pencegahan Jadi Kunci Penting Ketahanan Kesehatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:02

Di Balik Infrastruktur Energi, Ada Semangat Muda yang Terus Menyala

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:02

PLN NPC Perkuat Kepedulian Sosial melalui Penyerahan Bantuan Paket Kesehatan dan Gizi Anak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:02

SWM Returns to EICMA with Four World Premieres “Smart Evolution · Boundless Adventure”

Berita Terbaru