Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kompetensi SDM, PTPN IV Regional VII Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mandor Panen - Koran Mandalika

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kompetensi SDM, PTPN IV Regional VII Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mandor Panen

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung – Sebagai bagian dari komitmen Holding Perkebunan Nusantara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung operasional perkebunan yang semakin profesional, PTPN IV Regional VII menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Mandor Panen yang diikuti oleh 25 mandor panen dari berbagai unit kerja. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan para mandor panen memiliki kompetensi yang terstandarisasi, terukur, dan diakui secara resmi sesuai kebutuhan industri perkebunan modern.

Mandor panen memiliki peran penting dalam operasional perkebunan. Sebagai ujung tombak pengawasan di lapangan, mandor panen bertanggung jawab memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan sesuai standar, mulai dari pengelolaan tenaga kerja, pelaksanaan pemeliharaan tanaman, panen, hingga pengawasan kualitas pekerjaan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi mandor panen menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas dan keberhasilan perusahaan.

Kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini menghadirkan tim asesor dan tenaga ahli yang memiliki kompetensi di bidang sertifikasi perkebunan, yaitu Rendy Dwi Hartanto, S.ST selaku Asesor Kementerian Pertanian, Habib Prayitno selaku Kasubbag Learning & Certification LPP, Tiara Syafa Maulidza selaku Staf Learning LPP, Roni Mulyawan selaku Ketua TUK Tim Asesor LSP Kementerian Pertanian, Ahmad selaku Pendamping Asesor Kementerian Pertanian, serta Royan Albab dari Tim TUK Kementerian Pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan materi mengenai aspek teknis pekerjaan mandor panen, tetapi juga mengikuti proses asesmen kompetensi untuk memastikan kemampuan yang dimiliki telah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Sertifikasi yang diperoleh nantinya diharapkan menjadi pengakuan resmi atas kompetensi para mandor panen sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Baca Juga :  KAI Bandara Layani 78.226 Penumpang Selama Libur May Day 2025, Ajak Masyarakat Tertib Saat Melintas Perlintasan

Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan kompetensi sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi keberlangsungan perusahaan.

“Keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh teknologi, sarana, atau fasilitas yang dimiliki, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Mandor panen merupakan garda terdepan yang mengawal pelaksanaan operasional di lapangan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi seperti ini menjadi sangat penting agar setiap mandor panen memiliki kemampuan, pengetahuan, dan standar kerja yang semakin baik,” ujar Denny.

Ia menambahkan bahwa sertifikasi bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif, melainkan menjadi bukti bahwa seorang mandor panen memiliki kompetensi yang diakui dan mampu menjalankan tugas secara profesional.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, menyerap ilmu sebanyak mungkin, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas diri. Ketika kualitas SDM meningkat, maka kualitas pengelolaan kebun juga akan meningkat, dan pada akhirnya akan berdampak positif terhadap produktivitas serta kinerja perusahaan secara keseluruhan,” lanjutnya.

Menurut Denny, di tengah tantangan industri perkebunan yang semakin dinamis, perusahaan membutuhkan insan perkebunan yang adaptif, kompeten, dan terus belajar untuk menjadi lebih baik.

“Kita harus terus membangun budaya belajar di seluruh lini organisasi. Setiap peningkatan kompetensi yang dimiliki karyawan akan menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menghadapi tantangan dan mencapai target-target yang semakin tinggi di masa depan,” tegasnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai standar kompetensi mandor panen perkebunan, pengelolaan tenaga kerja, pengawasan kegiatan operasional, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengelolaan administrasi lapangan, hingga aspek kepemimpinan dalam mengelola tim kerja. Seluruh materi dirancang untuk memperkuat kemampuan teknis maupun manajerial para mandor panen dalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga :  Cara Mendapatkan Centang Biru WhatsApp Bisnis & Barantum

Selain itu, proses asesmen yang dilakukan oleh tim asesor bertujuan untuk mengukur kompetensi peserta secara objektif berdasarkan standar yang telah ditetapkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Kementerian Pertanian. Dengan adanya sertifikasi ini, para mandor panen diharapkan mampu menjalankan tugas secara lebih profesional, efektif, dan sesuai dengan praktik terbaik di industri perkebunan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung transformasi dan peningkatan daya saing sektor perkebunan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia. PTPN IV Regional VII meyakini bahwa keberhasilan perusahaan dalam mencapai target produksi dan produktivitas tidak terlepas dari kemampuan para pemimpin lapangan dalam mengelola sumber daya secara optimal.

Melalui Pelatihan dan Sertifikasi Mandor Panen ini, PTPN IV Regional VII kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan operasional perusahaan. Dengan SDM yang semakin kompeten, profesional, dan tersertifikasi, perusahaan optimistis mampu menghadapi berbagai tantangan industri serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara, dan pembangunan sektor perkebunan nasional.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud implementasi nilai-nilai AKHLAK dalam membangun insan perkebunan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing, sejalan dengan semangat transformasi perusahaan menuju pengelolaan perkebunan yang modern, produktif, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Smart Futuristic City Diorama Karya BINUS @Semarang Tampil di Sewunara 2026
Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda
Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan
Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang
KAI Bandara Raih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 melalui Railink Magazine Vol. 4
Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen
Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang
Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50

Dua Alat Bukti Cukup, Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Jadi Tersangka

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:28

Uang Rp50 Ribu Jadi Umpan, 7 Anak Jonggat Diduga Jadi Korban

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:12

Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll DLH Lombok Tengah, Empat Tersangka Resmi Ditahan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:42

Hutang Berujung Maut, Penyidik Satreskrim Polresta Mataram Tetapkan Satu Tersangka

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:01

Ahli Pidana dari JPU Sebut Pasal Gratifikasi Tidak Bisa Menjerat Pemberi

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:58

Suliadi Protes Tuntutan Berat Kasus Sewa Tower: Saya Hanya Warga Biasa

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:53

Sekda Lombok Tengah Jadi Saksi, Jaksa Dalami Dugaan Korupsi Dump Truck

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:05

Sekda Lombok Tengah Dipanggil Jaksa, Pemeriksaan Berkaitan dengan Kasus Dump Truck?

Berita Terbaru