Hujan di Wilayah Jakarta, KAI Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal dan Gunakan Face Recognition - Koran Mandalika

Hujan di Wilayah Jakarta, KAI Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal dan Gunakan Face Recognition

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengimbau para pelanggan kereta api untuk mengantisipasi waktu keberangkatan dengan datang lebih awal ke stasiun, seiring kondisi cuaca hujan yang masih kerap terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Jakarta sejak beberapa hari terakhir. Bahkan, hujan deras kerap turun sejak pagi hari dan berlangsung hingga seharian, yang berpotensi memengaruhi kelancaran perjalanan menuju stasiun, terutama akibat kepadatan lalu lintas dan kondisi jalan yang licin.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa KAI Daop 1 Jakarta secara aktif berkoordinasi dan bekerja sama dengan BMKG Stasiun Meteorologi untuk memperoleh informasi prakiraan cuaca terkini. Informasi tersebut digunakan sebagai dasar langkah antisipasi operasional agar perjalanan kereta api tetap berjalan aman dan lancar.

“Kerja sama dengan BMKG kami lakukan untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala sehingga potensi dampak cuaca ekstrem dapat diantisipasi lebih dini, baik dari sisi operasional maupun pelayanan kepada pelanggan,” ujar Franoto.

Baca Juga :  Approval Cepat Tanpa Basa-Basi: Rahasia Kerja Lebih Lancar

Franoto menambahkan, meskipun cuaca hujan, hingga saat ini perjalanan kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta masih berjalan normal sesuai jadwal. KAI terus melakukan pemantauan intensif terhadap jalur rel, sarana, dan prasarana untuk memastikan keselamatan serta kenyamanan perjalanan pelanggan tetap terjaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kondisi hujan, KAI juga mengimbau pelanggan untuk mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan lebih cermat dan datang lebih awal guna menghindari keterlambatan.

“Dengan perencanaan waktu yang baik, pelanggan dapat tiba di stasiun lebih tenang dan perjalanan menggunakan kereta api tetap berlangsung aman dan nyaman,” jelas Franoto.

Untuk mengurai potensi kepadatan antrean, khususnya di area boarding gate, KAI Daop 1 Jakarta mendorong pelanggan untuk memanfaatkan layanan face recognition boarding gate. Teknologi ini memungkinkan proses boarding dilakukan dengan lebih cepat dan praktis tanpa perlu menunjukkan tiket fisik maupun identitas secara manual.

“Penggunaan face recognition sangat kami sarankan, terutama saat kondisi hujan. Selain mempercepat proses boarding, layanan ini juga membantu mengurangi antrean sehingga pelanggan tidak perlu berlama-lama menunggu di area stasiun,” tambah Franoto.

Baca Juga :  Proposal Baru Ethereum Siap Percepat Waktu Blok Jadi 8 Detik

Pendaftaran layanan face recognition dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI pada menu Akun dengan memilih Registrasi Face Recognition, atau secara langsung di stasiun. Pendaftaran cukup dilakukan satu kali dan dapat digunakan untuk perjalanan selanjutnya.

Selain itu, KAI Daop 1 Jakarta juga menyediakan fasilitas pendukung seperti pengering payung di sejumlah stasiun untuk menjaga kenyamanan pelanggan, khususnya saat memasuki area ruang tunggu dan layanan penumpang.

“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan fasilitas demi memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi pelanggan, meskipun di tengah kondisi cuaca hujan,” tutup Franoto.

KAI Daop 1 Jakarta mengharapkan kerja sama para pelanggan untuk mematuhi jadwal keberangkatan, memanfaatkan layanan digital, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran perjalanan kereta api di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025
CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)
Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian
Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja
Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan
Kampus Pertama & Terbaik Penyelenggara Kuliah Jarak Jauh (Kuliah Online) di Indonesia Lagi Buka Pendaftaran Loh!
Emas Bangkit! Harga Berpotensi Nanjak ke 4.690
Respon Cepat, Koordinasi Tepat, Skor Kepuasan Pelanggan WSBP Naik Lagi jadi 91,9

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00

CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00

Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00

Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja

Senin, 4 Mei 2026 - 11:00

Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:00

Emas Bangkit! Harga Berpotensi Nanjak ke 4.690

Senin, 4 Mei 2026 - 10:00

Respon Cepat, Koordinasi Tepat, Skor Kepuasan Pelanggan WSBP Naik Lagi jadi 91,9

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:00

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

Berita Terbaru