Hype Memudar, Pasar Memecoin Anjlok 56%! Penyebab dan Prediksi Ke Depannya - Koran Mandalika

Hype Memudar, Pasar Memecoin Anjlok 56%! Penyebab dan Prediksi Ke Depannya

Kamis, 6 Maret 2025 - 17:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar memecoin yang sempat meroket kini mengalami pukulan besar. Setelah mencatat rekor tertinggi pada Desember 2024, nilai memecoin anjlok lebih dari 56%, menghapus seluruh keuntungan yang diperoleh sejak kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden

Kejatuhan ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah ini akhir dari era memecoin, atau justru peluang baru bagi investor?

Artikel ini akan mengulas penyebab kejatuhan memecoin, tren pasar saat ini, serta potensi pergerakan ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapitalisasi Pasar Memecoin Terjun Bebas

Berdasarkan data dari CoinMarketCap, total kapitalisasi pasar memecoin pada 5 Maret 2025 tercatat sebesar $54 miliar, turun 56% dari $124 miliar pada 5 Desember 2024.

Sumber: CoinMarketCap

Penurunan ini terjadi secara bertahap sejak mencapai puncaknya sebesar $137 miliar pada 8 Desember 2024.

Lonjakan harga sempat terjadi pada Januari akibat peluncuran memecoin yang dikaitkan dengan Donald Trump dan Melania Trump, namun tren penurunan kembali berlanjut setelahnya.

Faktor Penyebab Anjloknya Pasar Memecoin

Beberapa faktor utama yang menyebabkan penurunan besar dalam kapitalisasi pasar memecoin meliputi:

1. Ketidakstabilan ekonomi global yang berdampak pada pasar aset berisiko, termasuk crypto.

2. Kurangnya regulasi yang mengakibatkan munculnya banyak proyek memecoin tanpa transparansi yang jelas.

3. Skandal perdagangan orang dalam yang membuat kepercayaan investor semakin menurun.

Baca Juga :  KAI Daop 2 Bandung Siapkan Sejumlah Petugas untuk Menjaga Keamanan, Keselamatan, dan Kenyamanan Perjalanan Kereta Api pada Masa Angkutan Nataru 2025/2026

4. Dukungan dari tokoh publik yang sering kali memanfaatkan hype untuk keuntungan pribadi sebelum melepas kepemilikan mereka.

5. Pelemahan pasar memecoin juga dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi di bawah pemerintahan Trump, serta kombinasi kebijakan ekonomi dan luar negeri Amerika Serikat. 

Selain itu, keterlibatan selebriti dan influencer dalam memecoin semakin menambah ketidakpastian pasar. Pengaruh mereka sering kali digunakan untuk meningkatkan harga token sebelum akhirnya menjualnya demi keuntungan pribadi, yang pada akhirnya mengguncang kepercayaan investor ritel.

Dengan penurunan harga yang cukup tajam, pasar memecoin diperkirakan akan mengalami konsolidasi, di mana hanya beberapa memecoin utama yang tetap bertahan, sementara yang lain perlahan kehilangan relevansi.

Dogecoin Masih Memimpin Pasar Memecoin

Meskipun banyak memecoin mengalami penurunan drastis, beberapa proyek besar tetap mempertahankan kapitalisasi pasarnya. Beberapa memecoin utama yang masih menarik perhatian investor antara lain:

Dogecoin (DOGE)

Pepe (PEPE)

Bonk (BONK)

Dogwifhat (WIF)

Official Trump Memecoin (TRUMP)

Sementara itu, sebagian besar memecoin lainnya diperkirakan tidak lagi menarik minat investor, dan likuiditasnya akan berpindah ke aset lain seperti futures perpetual, investasi spot crypto, atau bahkan fiat. Dengan kondisi pasar yang lebih selektif, investor kemungkinan akan lebih berhati-hati dalam menghadapi peluncuran memecoin baru di masa mendatang.

Saat ini, Dogecoin masih menjadi memecoin dengan kapitalisasi pasar terbesar, menguasai 53% dari total pasar memecoin, menurut data CoinMarketCap. Beberapa memecoin besar lainnya mencatat kapitalisasi pasar sebagai berikut:

Baca Juga :  CitraHarmoni Sidoarjo Luncurkan Tipe Bibury, 4 Kamar Hanya 1.3 M!

Shiba Inu (SHIB): $7,7 miliar

Pepe (PEPE): $2,9 miliar

Official Trump Memecoin (TRUMP): $2,6 miliar

Beberapa tokoh crypto terkemuka, termasuk Justin Sun (Founder Tron), meyakini bahwa memecoin masih memiliki peran penting dalam industri crypto.

Namun, investor disarankan untuk lebih selektif dan berfokus pada memecoin yang sudah memiliki fundamental yang lebih kuat, seperti Dogecoin (DOGE), daripada mengejar proyek baru yang lebih spekulatif.

Kesimpulan

Pasar memecoin mengalami penurunan tajam dengan kapitalisasi yang menyusut 56% sejak Desember 2024, dipicu oleh ketidakstabilan ekonomi, kurangnya regulasi, serta manipulasi pasar oleh insider dan influencer. Meskipun begitu, memecoin besar seperti Dogecoin (DOGE), Pepe (PEPE), dan Official Trump Memecoin (TRUMP) masih bertahan dan mendominasi pasar.

Di tengah volatilitas ini, investor perlu lebih selektif dalam memilih memecoin yang memiliki fundamental lebih kuat. Bittime, sebagai platform jual beli memecoin terpercaya di Indonesia, menyediakan akses mudah dan aman bagi investor yang ingin tetap berpartisipasi di pasar ini.

Tunggu apalagi? Daftar sekarang di Bittime dan nikmati pengalaman trading memecoin serta investasi aset kripto utama dengan lebih praktis!

Berita Terkait

Hasil Kuartal I-2026, Krakatau Steel (KRAS) Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan
Bin Zayed International Jajaki Investasi Air Bersih Jakarta, PAM JAYA Tegaskan Kolaborasi untuk Percepatan Layanan 100 Persen
Masih Maraknya Pinjol Ilegal, Adapundi Berikan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Mahasiswa dan UMKM di Bali
Sistem Teknologi LRT Jabodebek Jadi Kunci Keselamatan Operasional untuk Kenyamanan Pelanggan
Bank Raya Gencarkan Program Loyalitas Nasabah, Dukung Perwujudan Percepatan Inklusi Keuangan Digital Nasional
AI Center Makassar dan GDGoC UNM Kembali Gelar Study Jam Robotics dan IoT Bahas Koneksi ESP32 ke Web
Tren Pernikahan Lebih Intimate Meningkat, Hotel di Palembang Tawarkan Paket Mulai Rp 128.000 per Tamu
Pemerintah Indonesia Akui Kripto sebagai Sektor Usaha

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 08:26

Sorotan DPRD: Saatnya Nakes P3K Paruh Waktu Dapat Jaminan Kesejahteraan

Kamis, 23 April 2026 - 21:03

Semua Jemaah Terpantau Sehat, JCH Kloter 2 Lombok Tengah Tiba di Tanah Suci

Kamis, 23 April 2026 - 19:48

CSD Samara Ubah Wajah Desa Montong Ajan: Dari Kesehatan hingga Pendidikan Melesat

Kamis, 23 April 2026 - 16:25

Komisi III DPR RI Atensi Aduan Tiga Terdakwa Gratifikasi DPRD NTB

Kamis, 23 April 2026 - 06:46

Satu JCH Lombok Tengah Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Rabu, 22 April 2026 - 16:08

Pertamina Sebut Stok BBM dan LPG di NTB Aman, Warga Diimbau Beli Sesuai Kebutuhan

Rabu, 22 April 2026 - 10:46

Lansia hingga Milenial, CJH Lombok Tengah Penuhi Asrama Haji Embarkasi Lombok

Selasa, 21 April 2026 - 21:02

Kabar Baik: RSUD NTB Segera Bereskan Sisa Kewajiban ke Pihak Ketiga

Berita Terbaru