IEF 2026: Open Network Jadi Mesin Baru Layanan Keuangan Inklusif - Koran Mandalika

IEF 2026: Open Network Jadi Mesin Baru Layanan Keuangan Inklusif

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IEF 2026: Open Network Jadi Mesin Baru Layanan Keuangan Inklusif

JAKARTA —Sesi IEF Talks Panel 1 bertema “The Open Network: Powering Financial Services” digelar pada hari pertama Indonesia Economic Forum (IEF) ke-12 di ARTOTEL Suites Mangkuluhur, Jakarta, Rabu (5/2/2026). Diskusi menyoroti bagaimana Indonesia Open Network (ION) dapat mengubah lanskap layanan keuangan digital menjadi lebih terbuka, kompetitif, dan inklusif.

Membuka akses keuangan yang lebih adil

Keynote disampaikan oleh Nilay Patel (Founder, Easypay) yang menekankan bahwa jaringan terbuka bisa mendemokratisasi akses keuangan digital. “Selama ini, banyak UMKM bergantung pada satu atau dua platform besar. Open network memberi mereka pilihan, daya tawar, dan kesempatan yang lebih setara,” ujar Nilay.

Ia menambahkan bahwa inklusi keuangan bukan hanya soal akses pembayaran, tetapi juga akses pembiayaan dan data yang adil. “Jika data transaksi lebih interoperabel, UMKM bisa lebih mudah dinilai kelayakannya untuk kredit,” katanya.

Cloud, UMKM, dan interoperabilitas

Diskusi panel dipandu oleh dr. Bayu Prawira Hie dengan panelis Siddharth Prakash (Google Cloud), Ronald Walla (APINDO), dan Sourabh Gupta (Flip). Siddharth Prakash menekankan peran infrastruktur cloud dalam mempercepat adopsi ION. “ION bukan sekadar konsep kebijakan, tetapi infrastruktur yang membutuhkan teknologi yang andal, aman, dan skalabel,” katanya.

“Cloud memungkinkan UMKM mengakses teknologi kelas global tanpa investasi mahal,” tambahnya.

Ronald Walla menyoroti tantangan UMKM dalam mengakses layanan keuangan. “Banyak UMKM masih informal dan kesulitan mendapat pembiayaan. ION bisa membantu menciptakan jejak digital yang lebih kredibel,” ujar Ronald.

Baca Juga :  Perkuat Mobilisasi Urban Jabodetabek, Transportasi Publik Kian Menjadi Andalan Harian

“Namun, ini harus dibarengi literasi digital dan perlindungan konsumen yang kuat,” tegasnya.

Sementara itu, Sourabh Gupta menekankan pentingnya interoperabilitas pembayaran. “Ke depan, konsumen tidak perlu memikirkan platform apa yang dipakai. Yang penting transaksi berjalan mulus lintas aplikasi,” jelasnya.

“Standar terbuka akan menurunkan biaya dan meningkatkan efisiensi ekosistem,” tambah Sourabh.

Kesimpulan panel

Panel sepakat bahwa keberhasilan ION akan bergantung pada kombinasi regulasi yang jelas, kepercayaan pasar, dan kolaborasi antara pemerintah, fintech, dan UMKM.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan
39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup
Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung
BP Tapera Perkuat Sinergi Penyaluran FLPP, Realisasi Tembus 197 Ribu Rumah
19 Perenang Berhasil Seberangi Selat Madura, Bawa Harapan bagi Warga Pesisir Timbulsloko
PTPP Perkuat Portofolio dan Keberlanjutan Bisnis melalui Kepercayaan Pupuk Kaltim atas Kontrak Baru Proyek EPC Dermaga 11 Senilai Rp400 Miliar
RevComm Hadirkan Fitur Automation di MiiTel, Analisis Panggilan dan Rapat Kini Berjalan Otomatis
Kantor Pusat Baru dari Lahan Kosong: Urutan Pekerjaannya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:06

Polisi Kantongi CCTV Pengeroyokan di Puyung, Identitas Pelaku Mulai Diburu

Senin, 2 November 2026 - 18:05

Akses Jalan Dirusak Usai Pilkades, Warga Desa Pengadang Minta Bupati Turun Tangan

Senin, 2 November 2026 - 16:53

​Jembatani Kebutuhan Warga Beraim, Haji Supli PKS Cari Celah Perjuangkan Air Bersih dan Alsintan

Senin, 2 November 2026 - 16:43

Reses Di Tengah Kebijakan Buntu: Haji Supli Dituntut Perjuangkan Usulan Yang Terlarang Dianggarkan

Senin, 2 November 2026 - 07:33

Awas! Nyamuk dan Air Kencing Tikus Mengintai Lombok Tengah, Dinkes: Jangan Tunggu Sakit Baru Bergerak

Minggu, 1 November 2026 - 20:23

Bukan Janji Manis, Abdusahid Pilih Realistis Tanggapi Tuntutan Warga Kelebuh

Minggu, 1 November 2026 - 16:36

Jaga Wajah Wisata Indonesia: Gerindra & Duta Lingkungan Sulap Kuta Lombok Jadi Pelopor ASRI

Minggu, 1 November 2026 - 13:04

Gaya Koboi Maulidi Serap Aspirasi: Disapa Guyonan, Pulang Bawa Segepok PR Warga

Berita Terbaru