Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran - Koran Mandalika

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 25 April 2026 – Inovasi terbaru di bidang kesehatan pendengaran dan Cochlear Ltd dengan bangga menghadirkan teknologi ini ke Indonesia, yang dapat memberikan manfaat bagi para pengguna implan koklea kami selama bertahun-tahunkedepan. Karena implan koklea pintar terbaru, Cochlear™ Nucleus® Nexa™System, memungkinkan pengguna untuk tetap terhubung dengan perkembangan teknologi masadepan melalui pembaruan perangkat lunak langsung pada alat implan.

Berbeda dengan teknologi sebelumnya, sistem ini merupakan implan koklea pertamayang dilengkapi dengan memori internal dan firmware yang dapat diperbarui. Sehingga pengguna dapat mengakses inovasi baik melalui prosesor suara maupun implanitusendiri, dan memungkinkan akses terhadap lebih banyak inovasi seiring waktu.

Ashish Joshi – Marketing Director, Cochlear (Asian Growth Markets), menyampaikan: “Nexa System merupakan implan koklea pintar pertama dan satu-satunya di dunia yangmenghadirkan terobosan signifikan dalam solusi pendengaran. Cochlear bangga dapat menghadirkan inovasi ini di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia, sebagai bagiandari komitmen kami dalam memperluas akses terhadap teknologi pendengaran yang lebihcanggih dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui inovasi ini, kami berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi parapengguna, sekaligus mendukung transformasi dalam penanganan gangguan pendengaran di Indonesia.

Baca Juga :  Riset F&B: 83% Bisnis Kuliner Lolos Tahun Ke-1 Tapi Beguguran karena 5 Faktor Ini

”Sebagai distributor resmi di Indonesia, Kasoem Hearing Center menyambut hadirnya inovasi ini sebagai langkah besar dalam meningkatkan layanan bagi masyarakat dengan gangguan pendengaran.

Trista Kasoem, perwakilan dari Kasoem Hearing Center, menyampaikan : “Teknologi ini merupakan lompatan besar dalam dunia implan pendengaran. Dengan adanya sistem yang dapat terus diperbarui, pasien tidak hanya mendapatkan solusi untuk saat ini, tetapi juga akses terhadap inovasi di masa depan. Ini sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik dan berkelanjutan bagi pasien di Indonesia.”

Salah satu keunggulan utama dari Nucleus Nexa sistem ini adalah kemampuan untuk menyimpan pengaturan prosesor suara secara personal (MAP’s) tersimpan di dalam implan sehingga pasien dapat kembali terhubung dengan cepat jika membutuhkan prosesor suara baru atau pengganti.

Di Indonesia, implementasi teknologi ini telah dilakukan melalui prosedur operasi pertama di Siloam Hospitals Lippo Village.

dr. Eko Teguh Prianto, Sp.THT-KL, sebagai dokter yang melakukan tindakan operasi, menjelaskan : “Nucleus Nexa System merupakan inovasi terbaru Implan Koklea yang dapat memberikan kualitas pendengaran yang lebih optimal untuk jangka panjang pada pasien dengan gangguan pendengaran. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kualitas hidup para pengguna. Tidak kalah penting, sistem ini didukung oleh tingkat keandalan implanyang telah terbukti tinggi, mencapai 99,76%, sehingga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi pengguna”.

Baca Juga :  Permudah Perjalanan Penuh Arti di Jalan Tol, Jasa Marga Gelar Travoy Fest dan Perkenalkan Aplikasi Travoy Terbaru

Sementara itu, perwakilan dari Siloams Lippo Village, Alexander Mutak menjelaskan sebagai rumah sakit pertama yang melakukan prosedur ini menyatakan : “Kami bangga dapat menjadi bagian dari pengenalan teknologi implan koklea pintar di Indonesia. Inovasi ini membuka peluang lebih luas bagi pasien dengan gangguan pendengaran untuk mendapatkan penanganan yang lebih modern dan efektif.”

Secara global, gangguan pendengaran masih menjadi tantangan besar, dengan ratusan juta orang terdampak. Teknologi implan koklea berperan penting dalam membantu meningkatkan kejelasan suara dengan cara merangsang langsung saraf pendengaran, berbeda dengan alat bantu dengar yang hanya memperkuat suara.

Hadirnya Cochlear™ Nucleus® Nexa™ System di Indonesia diharapkan membuka peluang baru bagi pasien untuk mendapatkan kualitas pendengaran yang lebih modern dan efektif.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia
Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan
Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis
Bagaimana Sistem Keamanan Dana dan Data Bekerja pada Aplikasi Trading Online?
1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam
Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM
PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear
Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:02

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02

Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

Berita Terbaru

Daerah

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Okt 2026 - 19:01