India dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertahanan Udara melalui 6th Air Staff Talks - Koran Mandalika

India dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertahanan Udara melalui 6th Air Staff Talks

Senin, 20 Oktober 2025 - 10:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 16 Oktober 2025 — Angkatan Udara India (Indian Air Force/IAF) dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menegaskan kembali komitmen untuk memperdalam kerja sama pertahanan melalui pertemuan 6th Air Staff Talks yang berlangsung di Bali pada 7–10 Oktober 2025. Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan kedua negara di bidang pertahanan udara dan keamanan kawasan.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Udara (Asops Kasau) Marsekal Pertama TNI Suliono, S.Sos., dan dihadiri oleh delegasi dari kedua angkatan udara.

Perluasan Kerjasama Strategis

Dalam pertemuan ini, kedua pihak menyepakati sejumlah inisiatif strategis untuk memperkuat sinergi operasional dan saling pengertian. Salah satu hasil utama adalah pembentukan Su-30 Forum, yaitu wadah khusus untuk koordinasi dan pelatihan bersama yang melibatkan pesawat tempur Su-30 milik kedua negara.

Selain itu, TNI AU dan IAF juga akan mengembangkan program air-to-air refueling yang melibatkan pesawat tanker milik India untuk mendukung latihan bersama dengan pesawat tempur Indonesia. Langkah ini menunjukkan kesiapan India untuk berbagi pengalaman operasional dan kemampuan teknologinya guna memperkuat arsitektur keamanan kawasan.

Kedua angkatan udara juga menegaskan komitmen untuk meningkatkan interoperabilitas dan kesiapan melalui latihan bersama, pertukaran personel ahli, serta program peningkatan kapabilitas bersama.

Memperkuat Kolaborasi Pertahanan

Selain kerja sama operasional udara, pembahasan juga mencakup berbagai bidang strategis lainnya, termasuk partisipasi dalam latihan bilateral dan multilateral, pertukaran ahli di bidang kedokteran kedirgantaraan, pemeliharaan pesawat, penanganan bencana (HADR), pelatihan, serta kerja sama industri pertahanan.

Rangkaian kerja sama tersebut mencerminkan semakin kuatnya kemitraan India dan Indonesia dalam kerangka Act East Policy India yang berfokus pada peningkatan hubungan pertahanan dan keamanan dengan negara-negara Asia Tenggara.

Meneguhkan Stabilitas Kawasan

Melalui 6th Air Staff Talks ini, India dan Indonesia menegaskan visi bersama dalam menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik. Dengan komitmen terhadap kerja sama yang terbuka dan inklusif, kemitraan antara TNI AU dan IAF menjadi langkah penting menuju peningkatan kepercayaan dan keselarasan operasional kedua negara.

Baca Juga :  Inovasi Terbaru dalam Sistem Transportasi Pertambangan Laut yang Efisien

Pertemuan di Bali ini juga beriringan dengan penguatan kerjasama angkatan laut kedua negara, ditandai dengan kedatangan kapal korvet kelas Bung Tomo KRI John Lie (358) milik TNI AL di Komando Armada Timur India di Visakhapatnam untuk mengikuti latihan Samudera Shakti.

Kedua angkatan udara optimistis bahwa hasil 6th Air Staff Talks ini akan membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih erat di bidang pertahanan dan strategi, sekaligus menegaskan persahabatan yang kokoh antara India dan Indonesia sebagai mitra maritim utama di kawasan Indo-Pasifik.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Harapan Baru, Kisah Tuah Bersatu di Pulau Kundur
Rupiah Capai Rp17.418 per Dolar AS Tertinggi Sepanjang 2026? Bittime Hadir dengan IDR Swap Zero Fee
Mobilitas Tinggi Picu Kelalaian, Puluhan Barang Tertinggal Setiap Hari di LRT Jabodebek
Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC
Renovasi Rumah Jadi Kebutuhan, BRI Finance Permudah Akses Dana Tunai Berbasis BPKB
Resmi! Lee Junho Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker asal Korea
Cetak Generasi Unggul, Pertamina Buka Beasiswa Sobat Bumi di Hari Pendidikan
Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:48

Pergerakan Ekonomi NTB Tunjukan Tren Positif, BPS Mencatat Nilai Ekspor Meningkat

Senin, 4 Mei 2026 - 08:31

Dari NTB ke Dunia: Bank NTB Syariah Sukses Hadirkan QRIS Cross Border untuk Transaksi Internasional

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:23

PSI NTB Targetkan Dua Kursi di DPR RI, Kaesang Minta Kader Turun ke Akar Rumput

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:45

Bank NTB Syariah Tegaskan Transparansi dan Kepatuhan Hukum Terkait Isu KC Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:59

Pemrpov NTB Anggarkan Penghasilan Tambahan bagi Guru PPPK-PW Sebagai Kado Hardiknas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:00

Replikasi Sukses Pasar Dasan Agung, Bank NTB Syariah Hadirkan ‘POJOK NTBS’ di Pasar Acc Ampenan untuk Perkuat Ekosistem Digital

Senin, 27 April 2026 - 15:58

DPRD Sepakati Ranperda Strategis, Haji Ahkam: Perkuat Layanan Publik dan Kelembagaan Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 08:26

Sorotan DPRD: Saatnya Nakes P3K Paruh Waktu Dapat Jaminan Kesejahteraan

Berita Terbaru