India Sebut Kunjungan PM Modi ke Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam - Koran Mandalika

India Sebut Kunjungan PM Modi ke Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

India Sebut Kunjungan PM Modi ke Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam

Jakarta — Pemerintah India menilai kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia meninggalkan kesan yang sangat mendalam, tidak hanya karena berbagai hasil konkret yang dicapai, tetapi juga berkat sambutan hangat dan penghormatan kenegaraan yang diberikan oleh Indonesia sepanjang lawatan tersebut.

Dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (7/7/2026) malam, Sekretaris (Timur) Kementerian Luar Negeri India, Rudrendra Tandon, mengatakan kunjungan tersebut merupakan salah satu yang paling berkesan bagi delegasi India. Menurutnya, perhatian dan penghormatan yang diberikan pemerintah Indonesia mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara kedua negara.

Salah satu momen yang paling membekas, kata Tandon, adalah pengawalan pesawat kepresidenan India oleh tiga pesawat tempur F-16 dan dua Sukhoi Su-27/30 TNI Angkatan Udara saat memasuki wilayah udara Indonesia, yang kemudian disusul dengan penyambutan langsung Presiden Prabowo Subianto di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada penghormatan berupa jet-jet tempur yang menyambut Perdana Menteri saat memasuki wilayah udara Indonesia, serta gestur istimewa Presiden Prabowo yang menyambut beliau secara pribadi di bandara. Jika digabungkan, ini menjadi sebuah kunjungan yang sangat berkesan,” ujar Tandon.

Baca Juga :  KAI Group Berhasil Melayani 29.170.705 Pelanggan Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

Selain penyambutan tersebut, Tandon menyebut penganugerahan Bintang Republik Indonesia Adipurna, tanda kehormatan tertinggi Republik Indonesia, kepada PM Modi sebagai salah satu kejutan sekaligus penghormatan yang paling bermakna selama kunjungan berlangsung. Menurutnya, penghargaan tersebut mencerminkan pengakuan Indonesia terhadap kontribusi Modi dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Meski kunjungan menghasilkan berbagai kesepakatan strategis, mulai dari kerja sama pertahanan, kesehatan, pertanian, telekomunikasi, pendidikan hingga ekonomi digital, Tandon mengatakan suasana persahabatan yang tercipta sepanjang lawatan justru menjadi hal yang paling diingat oleh delegasi India.

“Tentu saja banyak agenda kerja yang telah diselesaikan, tetapi atmosfer dari kunjungan inilah yang rasanya belum bisa saya gambarkan dengan sepenuhnya. Yang pasti, dari pihak kami, ini adalah kunjungan yang tidak biasa dan sangat luar biasa,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Tandon juga menegaskan bahwa kerja sama pertahanan menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan kedua pemimpin. Ia mengatakan kolaborasi terkait rudal jelajah supersonik BrahMos dan rudal udara-ke-udara bertujuan memperkuat kemandirian dan kapabilitas pertahanan kedua negara melalui pengembangan sistem yang dimiliki bersama.

Baca Juga :  Kedutaan Besar India di Jakarta Luncurkan AI Avatar DEWI untuk Perluas Akses Informasi bagi Masyarakat Indonesia

Menurut Tandon, Indonesia dan India sebagai dua negara berkembang memiliki visi yang sama untuk membangun kemampuan pertahanan nasional melalui kolaborasi, bukan sekadar hubungan komersial.

“BrahMos dan rudal udara-ke-udara merupakan area baru dalam kolaborasi kita. Manfaatnya sudah jelas, yaitu kita menjadi mandiri dan mengembangkan kapabilitas kita sendiri berdasarkan sistem yang kita miliki dan kuasai,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembahasan di tingkat kepala negara lebih difokuskan pada arah kerja sama strategis, sementara rincian kontrak komersial akan ditindaklanjuti oleh perusahaan dan lembaga terkait, termasuk BrahMos Aerospace, Bharat Dynamics Limited (BDL), Kementerian Pertahanan RI, dan Republikorp.

Tandon menegaskan bahwa kerja sama pertahanan tersebut merupakan bagian dari implementasi Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia dan India yang telah terjalin sejak 2018. Ia juga menyebut kunjungan PM Modi ke Indonesia berhasil membuka babak baru hubungan bilateral yang semakin luas, mencakup pertahanan, teknologi, ekonomi digital, pendidikan, hingga pelestarian warisan budaya melalui proyek konservasi Candi Prambanan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kuansing Siap Kirim 24 Atlet Pacu Jalur ke Ajang Internasional Mahanadi Boita Race 2026 di India
Siswa Bimbel Patriot Muda Bandar Lampung Tembus Akmil dan Bintara TNI AD 2026
Tips Tidur Nyenyak Selama Mengalami Gejala PMS (Menstruasi)
Peluang Belajar Global Sejak Dini : 609 siswa SMP dari Indonesia dan Jepang belajar bersama dengan Coding First Purwokerto
Bank Mandiri Taspen Jalin Kerja Sama dengan KSPPS Sena Putra Mandiri, Perkuat Sinergi Layanan Perbankan
Pertamina Patra Niaga Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur di Tuban melalui Program Biodiversity Action Plan
Wisma 46 Rayakan 30 Tahun Perjalanan melalui FunWalk & Bazaar, Tegaskan Semangat “Jakarta’s Icon, 30 Years Strong”
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 17,6 Persen, Dukung Mobilitas Masyarakat di Jabodebek

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:17

Warga Diminta Berani Laporkan Pernikahan Anak, DP3AP2KB Loteng Siap Turun Tangan

Rabu, 4 November 2026 - 14:12

GOW Loteng Ajarkan Kader Olah Jajanan Sehat untuk Cegah Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 19:28

Bawa 4 PR Besar dari Desa Penujak, Lalu Akhyar Siap Dobrak Alokasi Anggaran OPD

Selasa, 3 November 2026 - 19:06

Polisi Kantongi CCTV Pengeroyokan di Puyung, Identitas Pelaku Mulai Diburu

Selasa, 3 November 2026 - 17:15

Pulang Kerja dari Mataram, Pria Asal Jago Jadi Korban Pengeroyokan di Puyung

Senin, 2 November 2026 - 18:05

Akses Jalan Dirusak Usai Pilkades, Warga Desa Pengadang Minta Bupati Turun Tangan

Senin, 2 November 2026 - 16:53

​Jembatani Kebutuhan Warga Beraim, Haji Supli PKS Cari Celah Perjuangkan Air Bersih dan Alsintan

Senin, 2 November 2026 - 16:43

Reses Di Tengah Kebijakan Buntu: Haji Supli Dituntut Perjuangkan Usulan Yang Terlarang Dianggarkan

Berita Terbaru