Indigo dan Business Initiative Movement Gali Wawasan Baru untuk Startup Indonesia - Koran Mandalika

Indigo dan Business Initiative Movement Gali Wawasan Baru untuk Startup Indonesia

Senin, 16 Desember 2024 - 09:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indigo dan Business Initiative Movement gelar diskusi panel untuk mendukung pengembangan startup Indonesia.

Inkubator dan akselerator startup digital milik Telkom Indonesia, Indigo, bersama dengan komunitas Business Initiative Movement (BIM) sukses menggelar diskusi panel bertajuk “Eksplorasi Ekosistem Startup Saat Ini: Peluang dan Tantangan”. Acara yang diselenggarakan secara hybrid di lantai 4 IndigoHub Bandung ini dihadiri oleh 51 peserta secara langsung dan banyak peserta lainnya hadir melalui live streaming di YouTube.

Diskusi ini melibatkan pembicara dari berbagai sektor, yakni Bobby Romadhoni (Business Community Lead Indigo di IndigoHub Bandung), Aprilia Amelia Hastutiani (ITB Innovation Park), Alif Bahayar (BLOCK71 Bandung), dan Dyan R. Helmi (ALKADRI Foundation). Berbagai pandangan tentang fleksibilitas, kolaborasi, dan strategi menghadapi kegagalan menjadi sorotan penting dalam membangun ekosistem startup yang kuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Image

Bobby Romadhoni membuka diskusi dengan menyoroti kenyataan bahwa kegagalan adalah bagian yang tak terhindarkan dalam dunia startup. Namun, ia menekankan bahwa penting untuk menghadapi kegagalan tersebut dengan strategi yang tepat, salah satunya adalah menetapkan target minimal yang ambisius sejak awal. Selain itu, Bobby juga menggarisbawahi pentingnya memiliki mindset yang berani mencoba dan siap belajar dari setiap kegagalan. Perspektif ini menjadi pengingat bagi para founder untuk tidak takut melangkah meski tantangan terus menghampiri.

Baca Juga :  BINUS UNIVERSITY Resmi Miliki Guru Besar Bidang Industrial & System Engineering, Komitmen Untuk Ciptakan Berbagai Solusi Inovatif

Melanjutkan diskusi, Aprilia Amelia Hastutiani menambahkan bahwa fleksibilitas merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan di dunia startup. Ia menyoroti pentingnya kemampuan adaptasi, baik dalam menghadapi perubahan internal perusahaan maupun tantangan eksternal. Menurut Aprilia, fokus pada profit memang penting, namun bisnis adalah proses yang panjang. Jika ingin berkembang dengan cepat, berjualan bisa menjadi pilihan, tetapi membangun bisnis memerlukan komitmen jangka panjang. Pernyataan ini memberikan panduan bagi para founder untuk memiliki visi yang jelas dalam perjalanan mereka.

Image

Sementara itu, Alif Bahayar memperkaya diskusi dengan membahas pentingnya kekuatan jaringan dalam membangun startup. Ia menjelaskan bahwa relasi yang kuat dapat membuka banyak peluang untuk kolaborasi dan ekspansi. Alif menegaskan bahwa networking adalah salah satu elemen penting untuk mencapai kesuksesan dalam dunia startup. Dengan demikian, para pelaku startup didorong untuk aktif membangun koneksi yang dapat mendukung perjalanan bisnis mereka.

Melengkapi diskusi, Dyan R. Helmi memberikan perspektif yang menarik tentang perjalanan menjadi pengusaha. Ia mengatakan, “Jika ingin kaya, menjadi pengusaha adalah jalan yang menarik, tetapi menjadi karyawan adalah jalur yang lebih mudah.” Dyan menjelaskan bahwa meskipun pengusaha memiliki fleksibilitas waktu, mereka juga dituntut untuk terus bekerja kapan saja. Menjadi pengusaha, menurutnya, adalah komitmen berkelanjutan yang memerlukan tekad kuat. Pernyataan ini menutup diskusi dengan refleksi mendalam tentang realitas dunia usaha.

Baca Juga :  PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Image

Acara diskusi panel “Eksplorasi Ekosistem Startup Saat Ini: Peluang dan Tantangan” memberikan wawasan yang komprehensif bagi para pelaku startup untuk memahami tantangan sekaligus memanfaatkan peluang di tengah dinamika ekosistem startup Indonesia. Dengan menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang, diskusi ini tidak hanya memberikan pandangan strategis, tetapi juga menjadi inspirasi bagi peserta untuk terus berinovasi dan membangun jaringan kolaborasi yang lebih luas.

“Kolaborasi antara Indigo dan Business Initiative Movement dalam agenda ini adalah langkah nyata untuk memperkuat ekosistem startup Indonesia. Kami percaya, dengan berbagi wawasan, pengalaman, dan strategi, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung pertumbuhan inovasi lokal yang berkelanjutan.” — Patricia Eugene Gaspersz, Senior Manager Program Indigo.

Image

Sejak diluncurkan pada tahun 2013, Indigo telah membina lebih dari 200 startup digital di berbagai industri di Indonesia. Dengan menawarkan pendanaan, akses ke jaringan investor, pendampingan, dan peluang kolaborasi bersama Telkom, Indigo terus berkomitmen untuk mengakselerasi pertumbuhan startup digital di tanah air.

Indigo, bersama Business Initiative Movement, kembali menunjukkan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan startup lokal melalui program-program yang relevan dan berdampak nyata. Melalui kolaborasi ini, diharapkan ekosistem startup Indonesia dapat terus berkembang menjadi lebih inklusif, inovatif, dan kompetitif, sekaligus membuka jalan bagi kemajuan ekonomi digital di tanah air.

Berita Terkait

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli
Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu
SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN
OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang
Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App
Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI
Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa
Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik 2026, Mengapa HSB Investasi #JadiPilihan?

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

Senin, 21 September 2026 - 12:06

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN

Senin, 21 September 2026 - 12:06

OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa

Senin, 21 September 2026 - 10:02

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik 2026, Mengapa HSB Investasi #JadiPilihan?

Senin, 21 September 2026 - 10:02

10 Motor Matic Paling Irit 2026, Cocok untuk Mobilitas Sehari-hari

Berita Terbaru

Teknologi

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Senin, 21 Sep 2026 - 14:02