Indigo Dukung Startup Binaan Melalui Kolaborasi dengan Telkom Regional - Koran Mandalika

Indigo Dukung Startup Binaan Melalui Kolaborasi dengan Telkom Regional

Kamis, 6 Juni 2024 - 09:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Indigo bersama Educourse.id menerima kunjungan dari Madrasah Aliyah IT Cinta Ilmu Baleendah untuk sharing knowledge terkait kurikulum program belajar-mengajar melalui dukungan dari Witel Kabupaten Bandung Barat, Telkom Regional 3.

Program inkubasi dan akselerasi startup digital milik Telkom Indonesia (PT Telkom Indonesia Tbk), Indigo, menerima kunjungan dari Madrasah Aliyah (MA) IT Cinta Ilmu Baleendah. Kunjungan yang diprakarsai oleh Witel Kabupaten Bandung Barat, Telkom Regional 3 ini, bertujuan untuk benchmarking dan sharing knowledge terkait kurikulum program belajar-mengajar yang dilaksanakan di sekolah tersebut. Di dalam agenda ini, Indigo mengajak salah satu startup binaan mereka, yakni Educourse. Startup yang bergerak di bidang edutech ini diyakini dapat memberikan solusi terkait permasalahan yang dihadapi oleh Cinta Ilmu, terutama terkait program intrakurikuler.

Sekolah Cinta Ilmu Baleendah memiliki beberapa tingkat pendidikan, mulai MI, MTs, hingga MA. Pada tingkat MA, saat ini Cinta Ilmu sedang ingin berfokus kepada pengajaran ilmu Teknologi Informasi (IT). Namun, pihak sekolah menemukan permasalahan, yakni terkait alokasi guru, dimana sekolah hanya memiliki satu guru IT. Berdasarkan permasalahan tersebut, pihak sekolah mencari solusi dengan bertemu pihak Witel Kabupaten Bandung Barat. Akhirnya, pihak Witel pun mereferensikan Educourse.

“Melihat perkembangan yang cepat dalam bidang IT, pihak sekolah masih belum memiliki gambaran terkait kebutuhan tenaga kerja perusahaan dalam bidang tersebut. Hal ini membuat kami membutuhkan insight dan melakukan brainstorming dengan industry expert agar sekolah kami bisa menciptakan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” ujar Ilfan Dradjat selaku Direktur Sekolah Cinta Ilmu.

Image

Educourse (educourse.id) merupakan startup digital binaan Indigo yang bergerak dalam bidang edutech. Startup ini menyediakan platform pembelajaran dengan pendekatan metode STEAM. Saat ini, ada lebih dari 35 ribu pengguna yang sudah terdaftar pada platform mereka. Educourse juga memiliki 9 hub, mulai dari Pekanbaru hingga Makassar, sehingga dapat menjangkau para pelaku industri, seperti institusi pendidikan ataupun dinas terkait secara lebih mudah dan intens. 

“Kami sangat senang menyambut kedatangan dari Sekolah Cinta Ilmu bersama Witel Kabupaten Bandung Barat. Harapannya, sesi sharing knowledge ini dapat memberikan pencerahan kepada pihak sekolah untuk mendapatkan solusi terkait penyusunan kurikulum yang mereka inginkan. Harapannya, akan ada kolaborasi lanjutan antara kami dengan Witel Kabupaten Bandung Barat ataupun Witel lainnya, sehingga kami dapat memberikan solusi dari masalah yang dihadapi oleh para institusi pendidikan dan juga instansi terkait,” ujar Ilham, Head Branch Educourse Wilayah Bandung.

Baca Juga :  Rekor Baru! Industri Kripto Indonesia Berkontribusi Besar, Pajak Capai Rp 979,08 Miliar

Dari pertemuan ini, pihak Educourse menyatakan siap untuk membantu membantu pihak Sekolah Cinta Ilmu untuk menentukan kurikulum yang tepat. Nantinya jika pihak sekolah ingin dibantu, maka mereka dapat menghubungi kembali pihak Witel Kabupaten Bandung Barat, yang akan menjadi jembatan untuk bisa menggunakan layanan yang disediakan oleh Educourse.

“Kami sangat senang dapat membantu startup binaan kami untuk menemukan peluang melebarkan target pasar mereka. Maka dari itu, kami melakukan aktivasi dengan berkolaborasi dengan Witel-Witel yang tersebar di seluruh regional agar dapat membantu memberikan solusi yang dibutuhkan oleh para customer mereka. Harapannya, akan semakin banyak startup binaan kami yang terbantu dengan adanya list of prospects yang didapatkan dari beragam Witel,” ujar Patricia Eugene Gaspersz selaku Senior Manager Indigo Management Telkom.

Indigo (https://indigo.id/) merupakan program inkubator dan akselerator startup digital milik PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom). Sejak 2013, Indigo telah berhasil membina lebih dari 200 startup digital. Melalui kolaborasi dengan pihak Telkom Regional, yang diwakili oleh Witel setempat, Indigo telah membantu startup binaannya menemukan klien-klien potensial. Harapannya, pihak Telkom Regional dapat menemukan kebutuhan atas permasalahan yang dihadapi oleh para klien mereka dengan solusi-solusi yang ditawarkan oleh startup binaan Indigo.

Berita Terkait

BRI Unit Rorotan Tetap Hadir Layani Nasabah Saat Libur Lewat Layanan Weekend Banking
Pasar Konstruksi Tembus Rp 5.200 Triliun, Sistem Pintu Jadi Kunci Efisiensi Proyek
Fakultas Vokasi UB Perkuat Kompetensi Keamanan Siber melalui Kolaborasi dengan Positive Technologies dan Kampus Rusia
Pest Control & Fumigasi, Cara KAI Jaga Kebersihan Sarana LRT Jabodebek
BRI KK Mall Kelapa Gading Tetap Layani Transaksi Nasabah Saat Libur Melalui Weekend Banking
Optimisme di Tengah Kenaikan: Harga ATK Diprediksi Normal Seiring Meredanya Konflik Global
Tools AI Screening Saham no.1 Di indonesia
Bank Rakyat Indonesia KCP Pasar Pagi Mangga Dua Layani Kebutuhan Nasabah Melalui Weekend Banking

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:53

Bank NTB Syariah Tegaskan Komitmen Perlindungan Nasabah

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:24

Yek Agil Soroti Maraknya Kekerasan Seksual di Ponpes: Jangan Generalisasi Semua Pesantren

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:52

PPPK Tak Perlu Khawatir, BPR NTB Tegaskan Tak Ada Kendala dalam Pengambilan Gaji

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:53

Muzihir Bantah Isu Pemecatan Dirinya dari Kepengurusan PPP NTB

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:24

Yek Agil Tekankan Solusi Adil dalam Kasus Penutupan Ritel Modern di Loteng

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:09

3 Terdakwa Kasus Gratifikasi DPRD NTB Diusulkan Pemberhentian Sementara, Isvie: Sedang Dalam Proses

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:21

WFH di Lingkungan Pemprov NTB Belum Maksimal

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:13

Pemprov NTB Sebut Flyer Penculikan Anak di Lombok Hoax, Masyarakat Diminta Tenang

Berita Terbaru