Indonesia Amankan Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk, Rusia untuk Pacu Investasi Manufaktur - Koran Mandalika

Indonesia Amankan Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk, Rusia untuk Pacu Investasi Manufaktur

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperluas jaringan kemitraan internasional guna mempercepat kemandirian dan hilirisasi manufaktur di dalam negeri. Langkah taktis ini berjalan nyata melalui penguatan kolaborasi ekonomi spesifik dengan wilayah industri utama di Federasi Rusia.

“Saya berharap Dokumen Memorandum yang akan ditandatangani nanti dapat menjadi awal dari komitmen bersama yang lebih kuat untuk ditindaklanjuti melalui saluran-saluran resmi yang ada, dalam upaya meningkatkan kerja sama industri, perdagangan, dan investasi antara Indonesia dan wilayah Sverdlovsk,” ujar Menteri Perindustrian Republik Indonesia

(Menperin RI), Agus Gumiwang Kartasasmita, memenuhi undangan Gubernur Sverdlovsk, Denis Pasler, di Yekaterinburg, Rusia, Selasa (7/7/2026). Beliau menambahkan bahwa momentum berharga ini merupakan buah dari partisipasi terhormat Indonesia sebagai negara mitra (Partner Country) dalam ajang pameran teknologi industri internasional INNOPROM 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wilayah Sverdlovsk memegang reputasi global sebagai salah satu pusat kekuatan industri terbesar di Rusia yang memiliki keunggulan masif pada sektor pertambangan, metalurgi, serta rekayasa mesin. Penandatanganan perjanjian perdagangan bebas Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA) pada akhir tahun lalu juga ikut memicu perluasan ruang kolaborasi kedua pihak. Menperin RI secara aktif memanfaatkan keunggulan teknologi Sverdlovsk dengan mengajak para investor Rusia membangun fasilitas pengolahan bersama di Indonesia. Sinergi ini bertujuan penuh untuk memperkuat program hilirisasi industri nasional.

Baca Juga :  BRI BO Otista Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Selain sektor pertambangan, Pemerintah Indonesia membuka peluang kerja sama yang luas pada industri rekayasa mesin, alat berat, serta rantai pasok metalurgi untuk menyuplai kebutuhan industri otomotif, galangan kapal, dan pengolahan pangan domestik. Indonesia yang saat ini tengah berfokus membangun ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) juga menyambut baik rencana pertukaran keahlian teknologi manufaktur kendaraan dengan Sverdlovsk.

Tri Supondy selaku Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian melakukan penandatangan MoU dengan Menteri Hubungan Ekonomi Internasional dan Luar Negeri Wilayah Sverdlovsk (Federasi Rusia), V. Yarin, yang telah digagas sebelumnya oleh Menperin RI dan Gubernur Sverdlovsk.

Baca Juga :  Stafsus Presiden Jokowi dan Kemenkop UKM Apresiasi Pendampingan UMKM Sampoerna & INOTEK

“Penandatanganan MOU ini menjadi bukti bahwa kerjasama industri tidak hanya berhenti di level nasional, tapi juga dapat diperkuat dengan kerjasama provinsi dari sebuah negara dengan berfokus pada klaster khusus” ujar Tri Supondy (8/7/2026).

Kedua pihak, disepakati akan saling bertukar informasi mengenai entitas bisnis yang tertarik dalam pertukaran teknologi, pembentukan jaringan sektoral atau rantai pasok dan pendirian usaha patungan (joint venture) atau fasilitas produksi bersama.

Melalui jalinan hubungan diplomatik yang telah terbina kuat lebih dari tujuh dekade, Kemenperin berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh poin kesepakatan ini agar tidak berhenti di atas kertas, melainkan segera mewujud menjadi investasi fisik di lapangan. Pertemuan ini juga menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar bahwa Pemerintah Indonesia siap memfasilitasi kemitraan yang aman, berkelanjutan, dan saling menguntungkan demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi kedua negara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Perkuat Ekosistem Layanan Rumah Sakit, BRI Insurance Hadirkan Medical Malpractice Insurance
Kekeringan di Banyumas, Bank Mandiri Taspen Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga
OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool
Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen
Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya
FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau
Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah
CEO Masters Indonesia 2026 Sukses Digelar Perdana di Jakarta, Lahirkan Juara dan Pererat Koneksi Pemimpin Bisnis

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:02

Perkuat Ekosistem Layanan Rumah Sakit, BRI Insurance Hadirkan Medical Malpractice Insurance

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:02

Kekeringan di Banyumas, Bank Mandiri Taspen Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:02

Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

CEO Masters Indonesia 2026 Sukses Digelar Perdana di Jakarta, Lahirkan Juara dan Pererat Koneksi Pemimpin Bisnis

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

JETE 23 Mall Semarang Sudah Dibuka, Bawa Konsep Experience Store & Produk Unggulan

Berita Terbaru