Indonesia Naik Kelas: FisTx Bawa Teknologi Tambak Nasional ke Pasar Asia Selatan dan Timur Tengah - Koran Mandalika

Indonesia Naik Kelas: FisTx Bawa Teknologi Tambak Nasional ke Pasar Asia Selatan dan Timur Tengah

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Startup teknologi akuakultur asal Yogyakarta, FisTx, menandatangani kerja sama distribusi eksklusif dengan perusahaan Pakistan, menandai pergeseran Indonesia dari pengekspor komoditas perikanan menjadi pengekspor teknologi budidaya.

PT Aditya Inovasi Makmur (FisTx), perusahaan teknologi akuakultur asal Yogyakarta, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pak Gharo Agri & Livestock Farms, perusahaan konsultan dan pengembang proyek akuakultur komersial asal Pakistan. Melalui kerja sama ini, Pak Gharo ditetapkan sebagai Perwakilan Resmi dan Distributor Eksklusif FisTx  untuk pasar Pakistan, dengan cakupan yang dapat meluas ke Asia Selatan dan Timur Tengah.

Kerja sama ini menjadi penanda baru bagi industri perikanan nasional. Selama ini Indonesia dikenal sebagai pengekspor komoditas udang dan ikan, namun kali ini yang diekspor adalah teknologi dan pengetahuan budidayanya. Setelah lima tahun beroperasi di 25 provinsi dan tiga negara mulai dari Kuwait, Timor-Leste, dan Bahrain, FisTx mencatat lebih dari 40.000 produk terdistribusi, menjangkau 1.500 lebih pembudidaya, dengan peningkatan tingkat keberhasilan budidaya hingga 83,6 persen melalui adopsi teknologinya.

“Kemitraan ini membuktikan teknologi biosekuriti akuakultur karya anak bangsa mampu bersaing di pasar global. Pakistan adalah gerbang strategis kami menuju Asia Selatan dan Timur Tengah, kawasan dengan kebutuhan pangan akuatik yang terus tumbuh,” ujar Rico Wisnu Wibisono, Founder & CEO FisTx.

Kerja sama ini mencakup lima solusi terintegrasi FisTx: teknologi sterilisasi air, nutrisi ikan dan udang (AquaSupport), perencanaan dan konstruksi tambak modern (Aquadex), pendampingan budidaya (Program TAMPAN), serta pelatihan dan kemitraan strategis. Pendekatan menyeluruh dari hulu ke hilir ini yang dinilai menjadi pembeda FisTx di pasar internasional.

Ujung tombak ekspansi adalah FisTx Disinfection System (FDS), sistem biosekuriti berlapis untuk air tambak yang memadukan tiga teknologi: Baskara UV dengan sinar UV-C 253,7 nanometer untuk sterilisasi air masuk, Cakra Elektrolisis berbasis oksidasi elektrokimia dengan efektivitas 80–90 persen, serta Nano Disinfektan berbahan 150.000 ppm ion nano tembaga yang terbukti mengendalikan bakteri, virus, dan Vibrio hingga 90 persen tanpa resiko resistensi. FDS menjawab persoalan klasik tambak udang di banyak negara: biaya disinfeksi kimia yang tinggi, residu berbahaya, dan patogen yang resisten.

Baca Juga :  India Perkuat Solidaritas Kemanusiaan dengan Indonesia Melalui Bantuan Kapsul Prussian Blue

“Sektor akuakultur Pakistan membutuhkan solusi biosekuriti yang teruji di lapangan. Teknologi FisTx melengkapi keahlian kami, dan kami optimistis kemitraan ini mempercepat adopsi budidaya berkelanjutan di kawasan,” kata Arshad Aziz, CEO Pak Gharo Agri & Livestock Farms.

Tentang FisTx Indonesia

Tentang FisTx
FisTx (PT Aditya Inovasi Makmur) adalah perusahaan teknologi akuakultur asal Yogyakarta yang menyediakan solusi terintegrasi biosekuriti air, nutrisi budidaya, konstruksi tambak, dan pendampingan lapangan bagi pelaku perikanan budidaya di Indonesia dan mancanegara.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Komitmen Terapkan K3, PT Railink dan Sudin Damkar Jaktim Gelar Diklat Pemadam Kebakaran
neobank PLUS Cashback-nya: Ada Cashback Neo Pinjam hingga Rp200 Ribu
Bittime Soroti Rencana Regulasi Tokenisasi Aset di Indonesia
Binance Luncurkan Fitur Trading AI, Pengguna Bisa Buat Strategi Tanpa Coding
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si. sebagai Pj. Bupati Sinjai: Sosok Birokrat Sederhana dan Merakyat
ITE Business Session at Trade Expo Indonesia 2026 Unlocking the Way for Indonesian Exporters to the Russian and Eurasian Markets
Membawa Kehangatan ke Kota Pahlawan, Scandia Hadir di PRJ Surabaya 2026
Global Millennial Model United Nations 2026 Edisi Ke-22 Kembali Sukses: Lebih dari 1.200 Delegasi dari 12 Negara Perkuat Diplomasi Pemuda

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:30

Komitmen Terapkan K3, PT Railink dan Sudin Damkar Jaktim Gelar Diklat Pemadam Kebakaran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:02

neobank PLUS Cashback-nya: Ada Cashback Neo Pinjam hingga Rp200 Ribu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:02

Bittime Soroti Rencana Regulasi Tokenisasi Aset di Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:02

Binance Luncurkan Fitur Trading AI, Pengguna Bisa Buat Strategi Tanpa Coding

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:02

ITE Business Session at Trade Expo Indonesia 2026 Unlocking the Way for Indonesian Exporters to the Russian and Eurasian Markets

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:02

Membawa Kehangatan ke Kota Pahlawan, Scandia Hadir di PRJ Surabaya 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:02

Global Millennial Model United Nations 2026 Edisi Ke-22 Kembali Sukses: Lebih dari 1.200 Delegasi dari 12 Negara Perkuat Diplomasi Pemuda

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:02

Prudential Syariah Dukung Syariah Financial Fair OJK di Aceh, Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Buka Peluang bagi UMKM

Berita Terbaru