Indonesia Tuntaskan Misi Kerjasama Industri di INNOPROM 2026, Hasilkan Belasan Kerja Sama Strategis - Koran Mandalika

Indonesia Tuntaskan Misi Kerjasama Industri di INNOPROM 2026, Hasilkan Belasan Kerja Sama Strategis

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

13 MOU ditandatangani dari berbagai macam sektor industri nasional

Indonesia menutup keikutsertaannya sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 dengan berbagai pencapaian strategis untuk memperkuat kemitraan industri, membuka peluang investasi, dan memperluas akses pasar Indonesia di kawasan Eurasia. Selama empat hari penyelenggaraan pameran industri internasional tersebut, Kementerian Perindustrian memanfaatkan setiap agenda bilateral meeting, business forum, business talk, dan business matching sebagai sarana untuk memperluas kerja sama industri, membuka peluang investasi, mempercepat alih teknologi, serta meningkatkan akses pasar bagi produk manufaktur Indonesia.

“Partisipasi Indonesia sebagai Partner Country pada INNOPROM 2026 telah memperkuat posisi industri nasional di pasar Eurasia. Hal ini terlihat dari tingginya antusias pelaku industri dari pasar Eurasia yang menginginkan kerja sama dengan industri nasional dan bahkan telah melakukan penandatanganan MOU sepanjang kehadiran kita di Rusia” ujar Menteri Perindustrian Republik Indonesia (Menperin RI) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam rangkaian kegiatan INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, Federasi Rusia. (9/7)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pencapaian tersebut diwujudkan melalui 8 bilateral meeting dengan pemerintah Armenia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Azerbaijan, Tajikistan, Wilayah Chelyabinsk, Wilayah Kirov, dan Wilayah Sverdlovsk. Pertemuan tersebut menghasilkan berbagai komitmen untuk memperkuat kerja sama industri, perdagangan, investasi, hilirisasi, pengembangan kawasan industri, penguatan rantai pasok, alih teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia industri yang diwujudkan melalui penandatanganan 13 Memorandum of Understanding (MoU).

Ke 13 MoU tersebut meliputi kesepakatan antara Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia, serta kerja sama dengan Kyrgyzstan, Kazakhstan, Wilayah Chelyabinsk, Wilayah Kirov, dan Wilayah Sverdlovsk. Selain itu, kerja sama business-to-business (B2B) juga diwujudkan melalui penandatanganan MoU yang melibatkan Ikatan Perusahaan Industri Galangan Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), PT PCM Kabel Indonesia, PT Athira Maritim Indonesia, dan Perkumpulan Industri Komponen Kapal Indonesia (PIKKI) bersama United Industrial Corporation AK Bars, MoU antara PT Minang Jordanindo dan CHETRA LLC, serta nota kesepahaman antara Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia dan Association of Clusters, Technology Parks and Special Economic Zones of the Russian Federation (ACTPRF).

Baca Juga :  PIS Siap Cetak 20 Talenta Pelaut lewat Program Beasiswa Crew Talent Scouting

MoU yang ditandatangani akan menjadi landasan bagi pengembangan kerja sama industri di berbagai sektor strategis, meliputi pengembangan industri manufaktur, rekayasa mesin, industri alat berat,otomotif, metalurgi, industri kimia, industri halal, pengolahan mineral, pengembangan kawasan industri, peningkatan kapasitas sumber daya manusia industri, serta penguatan investasi dan perdagangan. Selain itu Kementerian Perindustrian RI juga sukses menyelenggarakan 8 business talk & business forum yang konsisten dihadiri oleh para pelaku industri, calon investor dan stakeholders industri di Eurasia.

Diplomasi bisnis melalui penyelenggaraan business forum dan business talk ini membahas berbagai isu strategis, antara lain manufaktur maju, semikonduktor, telematika, industri maritim, hilirisasi, industri sawit berkelanjutan, serta penguatan rantai nilai industri antara kawasan Eurasia dan ASEAN. Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII), Tri Supondy, menyampaikan bahwa berbagai capaian yang diperoleh selama INNOPROM 2026 menunjukkan besarnya minat mitra internasional untuk membangun kerja sama dengan Indonesia.

Baca Juga :  Mengapa Sunscreen Bayi Perlu Perlindungan UVA dan UVB?

“Capaian yang diraih Indonesia selama INNOPROM 2026 menunjukkan bahwa industri nasional semakin dipercaya dan berbagai kerja sama yang terbangun melalui ajang ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang investasi, perdagangan, dan kolaborasi industri yang memberikan nilai tambah bagi penguatan daya saing manufaktur Indonesia,” ujar Tri Supondy.

Direktur Program Bisnis Formika Event, Anton Atrashkin, turut mengapresiasi partisipasi Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026.

“Kami sangat mengapresiasi atas kerja sama dan kontribusi yang luar biasa dalam menyukseskan partisipasi Indonesia sebagai Partner Country di INNOPROM 2026. Ini merupakan kali pertama pelaku usaha Indonesia hadir di Rusia dalam skala sebesar ini, dan kami melihat begitu banyak talenta serta energi yang dicurahkan untuk menghadirkan paviliun dan rangkaian kegiatan yang sangat mengesankan,” ujar Direktur Program Bisnis Formika Event, di Paviliun Indonesia, INNOPROM 2026, Yekaterinburg, Rusia.

Keberhasilan Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 menegaskan bahwa diplomasi industri tidak hanya memperluas jejaring kemitraan internasional, tetapi juga menghasilkan kerja sama konkret yang mendukung investasi, pengembangan industri bernilai tambah, dan perluasan akses pasar. Berbagai capaian tersebut menjadi fondasi bagi penguatan kemitraan industri Indonesia dengan negara-negara di kawasan Eurasia sekaligus mendukung transformasi industri nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BRI BO Kalimalang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
BRI BO Cempaka Mas Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Salah Pilih Media Filter Air Bisa Menambah Biaya Operasional, Begini Cara Menentukannya
Pertemuan Rutin Bulanan: H. Robert Nitiyudo Wachjo Pesankan Dzikir dan Syukur kepada 1.200 Anak Binaan
Angkutan Retail KAI Logistik Catat Kinerja Tertinggi pada Triwulan III 2026
Hasil SKD Sekolah Kedinasan 2026 Keluar, Patriot Muda Training Centre Buka Pendampingan Tes Lanjutan di 27 Kota
Memaknai 70 Tahun Pengabdian, SUCOFINDO Bangun Sumur Bor Air Bersih di Kalimantan Selatan
K Mall dan Plataran Hidupkan Minggu Pagi bersama Komunitas Lari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:07

BRI BO Kalimalang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:05

BRI BO Cempaka Mas Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:02

Salah Pilih Media Filter Air Bisa Menambah Biaya Operasional, Begini Cara Menentukannya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:02

Pertemuan Rutin Bulanan: H. Robert Nitiyudo Wachjo Pesankan Dzikir dan Syukur kepada 1.200 Anak Binaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:02

Angkutan Retail KAI Logistik Catat Kinerja Tertinggi pada Triwulan III 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02

Memaknai 70 Tahun Pengabdian, SUCOFINDO Bangun Sumur Bor Air Bersih di Kalimantan Selatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02

K Mall dan Plataran Hidupkan Minggu Pagi bersama Komunitas Lari

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02

BRI BO Tanjung Priok Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Berita Terbaru