Industri Kripto Indonesia Sambut Pemerintah Baru: Dorong Inovasi dan Pertumbuhan Blockchain - Koran Mandalika

Industri Kripto Indonesia Sambut Pemerintah Baru: Dorong Inovasi dan Pertumbuhan Blockchain

Kamis, 24 Oktober 2024 - 07:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 24 Oktober 2024 – Industri kripto Indonesia menyambut masa depan dengan optimisme tinggi, berharap perkembangan ekosistem dapat terus didorong ke arah yang lebih baik. Seiring dengan semakin besarnya potensi sektor ini dalam ekonomi digital, para pelaku industri berharap ada dorongan signifikan dari berbagai pihak untuk memperkuat regulasi, mendorong inovasi, dan menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Dengan semakin meningkatnya transaksi dan jumlah pengguna kripto di Indonesia, harapan besar tertuju pada kebijakan yang dapat memfasilitasi perkembangan ekosistem ini secara inklusif dan berkelanjutan.

Saat ini, Industri kripto Indonesia menyambut pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dengan harapan besar. Setelah resmi dilantik, para pelaku industri berharap pemerintah dapat memberikan dorongan signifikan bagi perkembangan ekosistem kripto dan teknologi blockchain di Indonesia, yang semakin menunjukkan potensi besar dalam ekonomi digital.

Berdasarkan data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), pertumbuhan transaksi kripto di Indonesia terus meningkat pesat. Dari Januari hingga September 2024, nilai transaksi kripto mencapai Rp426,69 triliun, melonjak 351,97% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, jumlah pengguna kripto juga mengalami lonjakan, mencapai total 21,28 juta pengguna, termasuk penambahan 380 ribu pengguna baru pada bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih dari itu, Indonesia berhasil memperkuat posisinya di ruang aset digital global. Laporan dari perusahaan analitik blockchain, Chainalysis, bertajuk ‘The 2024 Global Crypto Adoption’ mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, Indonesia berada di peringkat ketiga untuk adopsi kripto di dunia, naik empat tingkat dari tahun lalu yang berada di peringkat ketujuh. Posisi ini menunjukkan kemajuan signifikan, dengan Indonesia berada di atas Amerika Serikat (AS), Vietnam, Ukraina, dan Rusia, yang masing-masing menduduki peringkat keempat hingga ketujuh dunia. 

Baca Juga :  Dorong Pertumbuhan Startup Indonesia, Indigo Fasilitasi Business Matching bersama Yogyakarta Investment Club

Pencapaian ini menunjukkan potensi besar industri kripto di Indonesia. Pada satu kesempatan, Direktur Utama CFX, bursa kripto teregulasi di Indonesia, Subani, menyampaikan harapannya agar industri kripto Indonesia terus tumbuh pesat dan berkelanjutan, serta mendorong inovasi dalam pengembangan produk-produk baru yang bermanfaat bagi investor dan masyarakat luas. Menurutnya, dengan adopsi teknologi blockchain yang kian berkembang harus dimanfaatkan potensinya dengan maksimal.

“CFX menyambut baik pemerintahan Prabowo-Gibran dan berkomitmen penuh untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mengembangkan ekosistem ekonomi digital, khususnya di sektor kripto. Sebagai bursa kripto satu-satunya, kami percaya bahwa kolaborasi yang tercipta akan memperkuat tugas kami dalam melakukan pengawasan perdagangan transaksi kripto untuk memastikan keamanan, transparansi, dan terus melakukan edukasi di industri ini,” ujar Subani.

Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo-ABI), Robby, menekankan pentingnya regulasi yang mendukung pertumbuhan tanpa menghambat inovasi. Menurutnya, industri aset kripto memerlukan keseimbangan antara perlindungan konsumen dan ruang untuk berinovasi. “Kami berharap adanya regulasi yang responsif dan adaptif, yang bukan hanya melindungi konsumen, tetapi juga mendorong terciptanya ekosistem blockchain yang sehat dan kompetitif. Dengan regulasi yang tepat, kita bisa menghadirkan keseimbangan antara perlindungan dan inovasi.”

Baca Juga :  Kementerian PU Buka 10 Tol Secara Fungsional Saat Periode Mudik Lebaran 2026

Pelaku industri kripto Indonesia sambut pemerintah baru: Dorong inovasi dan pertumbuhan Blockchain. Sumber: Bappebti.

Chief Marketing Officer (CMO) Tokocrypto, Wan Iqbal, juga optimis terhadap kepemimpinan di era baru Indonesia ini. “Kami percaya pemerintahan yang baru saat ini akan melanjutkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri kripto, serta menciptakan kerangka regulasi yang mendukung pertumbuhan sambil tetap menjaga stabilitas dan keamanan pasar. Kami harap pemerintah bisa menunjukkan minat besar pada kripto dan blockchain sebagai solusi untuk menciptakan lapangan kerja bagi generasi muda. Ini menjadi momentum penting bagi industri kripto di Indonesia untuk terus berkembang,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Budi Santosa, pendiri Indonesian NFT Community (IDNFT), menyoroti perlunya kebijakan yang memperjelas dan mendukung infrastruktur blockchain. “Regulasi yang jelas dan menguntungkan bagi industri serta pengguna adalah kunci. Selain itu, dukungan terhadap infrastruktur blockchain dan perluasan edukasi publik sangat diperlukan untuk meningkatkan adopsi kripto dan teknologi terkait,” jelas Budi. Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kolaborasi dengan akademisi dan industri. Selain itu harapannya pemerintah juga sudah mulai menerapkan blockchain di sektor publik.

Dengan pemerintahan baru ini, industri kripto Indonesia berharap dapat terus berkembang di bawah regulasi yang mendukung inovasi serta kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekosistem kripto dan blockchain di Tanah Air. Tantangan ke depan akan menjadi peluang besar, jika pemerintah mampu memberikan dukungan yang proaktif dan memajukan Indonesia di sektor ekonomi digital.

Berita Terkait

Di Balik Ramainya Angkutan Lebaran 2026, Ratusan Porter Hadir Berikan Kenyamanan di wilayah Daop 2 Bandung
KAI Logistik Catat 5.740 Ton Angkutan Selama Ramadan–Idul Fitri, Siap Optimalkan Layanan Arus Balik
Dari Kost ke Long Stay: Tren Baru Hunian Mahasiswa di Medan dan Tips Memilihnya
Hublife Hadirkan Ruang Belajar Anak Dan Kebutuhannya
Cara Memahami Tren Pasar dalam Berbagai Timeframe
Kementerian PU Bangun 456 Huntara Bagi Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak di Kabupaten Tegal
Tinjau GT Kalikangkung, Menteri Pekerjaan Umum dan Dirut Jasa Marga Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan Tol Periode Arus Balik Idulfitri 1447H/2026 Dalam Kondisi Baik
Kualitas Tanpa Tawar, Waringin Megah Kian Kompetitif di Pasar

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:00

Di Balik Ramainya Angkutan Lebaran 2026, Ratusan Porter Hadir Berikan Kenyamanan di wilayah Daop 2 Bandung

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:03

KAI Logistik Catat 5.740 Ton Angkutan Selama Ramadan–Idul Fitri, Siap Optimalkan Layanan Arus Balik

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:57

Dari Kost ke Long Stay: Tren Baru Hunian Mahasiswa di Medan dan Tips Memilihnya

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00

Hublife Hadirkan Ruang Belajar Anak Dan Kebutuhannya

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:00

Cara Memahami Tren Pasar dalam Berbagai Timeframe

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:00

Tinjau GT Kalikangkung, Menteri Pekerjaan Umum dan Dirut Jasa Marga Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan Tol Periode Arus Balik Idulfitri 1447H/2026 Dalam Kondisi Baik

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:00

Kualitas Tanpa Tawar, Waringin Megah Kian Kompetitif di Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:00

FLOQ Gandeng Smartfren, Pelanggan Bisa Tukar SmartPoin dengan Saldo Kripto Senilai Rp25.000

Berita Terbaru

Teknologi

Hublife Hadirkan Ruang Belajar Anak Dan Kebutuhannya

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00

Teknologi

Cara Memahami Tren Pasar dalam Berbagai Timeframe

Minggu, 29 Mar 2026 - 10:00