Industri Web3, Peluang di Tengah Tantangan Sempitnya Lapangan Kerja - Koran Mandalika

Industri Web3, Peluang di Tengah Tantangan Sempitnya Lapangan Kerja

Sabtu, 3 Mei 2025 - 23:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 3 Mei 2025 – Bertepatan dengan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei kemarin, dunia kembali diingatkan akan pentingnya adaptasi dan inovasi dalam sektor ketenagakerjaan. Di mana,  dunia tengah menghadapi gejolak perlambatan ekonomi global, fluktuasi nilai tukar, hingga lonjakan harga di pasar global.

Di Indonesia sendiri, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, angka pengangguran meningkat dari 7,20 juta orang pada Februari 2024 menjadi 7,47 juta orang pada Agustus 2024.

Ini merupakan tantangan, sekaligus dorongan bagi generasi muda untuk dapat mencari peluang baru seluas-luasnya di tengah gejolak ekonomi. Belum lagi, besarnya angka pengangguran lulusan muda yang masih tinggi, perubahan struktur kerja akibat otomatisasi, dan semakin ketatnya persaingan global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjawab hal tersebut, industri Web 3.0 yang berbasis teknologi blockchain dapat menjadi salah satu solusi potensial yang menawarkan model kerja baru bagi masyarakat global, termasuk Indonesia.

Baca Juga :  Emas Rebound Setelah Koreksi Tajam, Pasar Uji Arah di Tengah Tekanan Suku Bunga

Ketidakpastian pasar kerja konvensional akibat tekanan inflasi dan perlambatan investasi, memberi peluang bagi industri ini. Web3 bukan hanya tren teknologi, tapi sebuah ekosistem yang mampu membuka peluang kerja baru.

Dengan model kerja yang lebih fleksibel, berbasis komunitas, dan transparan, Web3 terbuka bagi berbagai latar belakang talenta. Baik bagi pengembangan teknologi, pemasaran, hubungan masyarakat, keuangan, seni digital, bahkan hukum.

Web3 menawarkan alternatif berupa pekerjaan berbasis komunitas global, mulai dari pengembangan teknologi blockchain, pembuatan konten digital NFT, pengelolaan komunitas daring, hingga partisipasi dalam proyek DAO (Decentralized Autonomous Organization).

Dalam banyak proyek berbasis blockchain, individu ataupun organisasi bisa terlibat sebagai kontributor lepas, pemegang token, hingga pengembang produk. Ini menjadi penting di saat banyak pekerja harus menghadapi tekanan PHK atau pengurangan jam kerja akibat ketidakpastian ekonomi.

Baca Juga :  LRT Jabodebek Siap Layani Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Anak di Bawah 3 Tahun Bebas Tiket

Seiring semakin terhubungnya publik dengan teknologi digital, peningkatan edukasi dan pemahaman akan risiko teknologi baru tentu tidak kalah pentingnya. Edukasi yang inklusif adalah kunci agar potensi Web3 dapat diakses oleh berbagai kalangan masyarakat, dan bisa menjadi kekuatan ekonomi baru bangsa Indonesia.

Hari Buruh kali ini, bukan hanya tentang memperjuangkan nasib pekerja dalam kerangka lama, tapi juga tentang bagaimana generasi pekerja Indonesia menyiapkan diri untuk menjadi bagian dari ekonomi digital global yang semakin terbuka dan terdesentralisasi.

Bittime sebagai platform jual beli aset kripto yang resmi berlisensi di Indonesia, turut mendukung pengembangan dan keberlanjutan industri Web3 di Indonesia. Dalam hal ini, Bittime terus memperluas jangkauan kolaborasi dan pengembangan talenta masyarakat Indonesia dengan komitmennya mengadakan berbagai kegiatan dan inovasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi yang dimiliki industri Web3.

Berita Terkait

Apa Itu AVO? Ini Konsep di Balik Cara Brand Direkomendasikan AI
Kapan Perlu Melakukan Transfer Valas? Kenali Fungsi, Biaya, dan Cara Kerjanya
Menyusun Peta Navigasi Baru: Strategi Persiapan Trading Plan Awal Bulan
UGC Jadi Andalan Baru Marketer, Ini yang Perlu Diketahui Sebelum Ikut Tren Ini
Bolehkah Bayi Pakai Sunscreen Dewasa? Ini Jawaban dan Bedanya
Bitcoin Jebol Support US$64.000, Tiga Tekanan Besar Ini Bisa Picu Volatilitas Baru
BINUS University Luncurkan Beasiswa untuk Perkuat Komitmen Mencetak Talenta Bedampak bagi Indonesia
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program B50, PTPN IV PalmCo Serap 1,73 Juta Ton TBS Petani

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 02:02

Apa Itu AVO? Ini Konsep di Balik Cara Brand Direkomendasikan AI

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:02

Kapan Perlu Melakukan Transfer Valas? Kenali Fungsi, Biaya, dan Cara Kerjanya

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:02

Menyusun Peta Navigasi Baru: Strategi Persiapan Trading Plan Awal Bulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:15

Bolehkah Bayi Pakai Sunscreen Dewasa? Ini Jawaban dan Bedanya

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:02

Bitcoin Jebol Support US$64.000, Tiga Tekanan Besar Ini Bisa Picu Volatilitas Baru

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:02

BINUS University Luncurkan Beasiswa untuk Perkuat Komitmen Mencetak Talenta Bedampak bagi Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:02

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program B50, PTPN IV PalmCo Serap 1,73 Juta Ton TBS Petani

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:02

Wujudkan Jalan Tol yang Andal dan Berkualitas, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Ruas Jalan Tol Semarang

Berita Terbaru