Inilah Alasan Kenapa Kamu Sulit Menabung - Koran Mandalika

Inilah Alasan Kenapa Kamu Sulit Menabung

Minggu, 29 Juni 2025 - 17:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenikmatan duniawi sering kali membuat kita lupa diri. Scroll media sosial sebentar saja, rasanya seperti dihantam gelombang godaan seperti promo makanan baru, diskon fashion kekinian, staycation instan, hingga gadget edisi terbatas.

Gaya hidup serba cepat dan konsumtif telah menjadi bagian dari realitas urban masyarakat Indonesia, terutama generasi muda. Tanpa sadar, kita sering terjebak dalam self-reward berkedok healing, yang berujung pada satu hal: keuangan bocor halus. Kita terus jajan, padahal tabungan makin tipis.

Fenomena ini menunjukkan bahwa menahan diri bukan cuma soal keuangan, tapi juga soal kesadaran dan kebiasaan. Menikmati hidup sah-sah saja, tapi tetaap punya kontrol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu bentuk kontrol diri yang penting adalah dengan menabung. Tapi sayangnya, kalau cara menabungnya salah, bukannya untung malah bisa buntung. Lalu, seperti apa saja kebiasaan menabung yang kurang tepat?

1. Tidak konsisten menabung

Konsistensi adalah kunci, termasuk saat menabung. Tidak masalah berapa besar nominalnya, yang penting rutin. Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit. Jangan sampai bulan ini semangat menabung, bulan depan lupa karena tergoda belanja.

Sering pula kejadian, saat ada sisa baru menabung, saat tidak ada sisa maka akan dilewati begitu saja. Menabung harus diperlakukan sebagai prioritas, bukan opsional.

Ingat, kamu hidup bukan hanya untuk hari ini, tapi juga untuk masa depan.

2. Tidak ada alokasi khusus untuk menabung

Kalau kamu hanya menabung dari sisa uang di akhir bulan, bisa-bisa tabunganmu gak pernah terisi. Ini cara menabung yang kurang efektif.

Baca Juga :  Mengenal Cara Kerja Predefined Source dari Barantum, Bisa Tracking Campaign Marketing!

Lebih baik alokasikan dana tabungan di awal bulan, idealnya 5–10% dari penghasilan bulanan. Kalau bisa lebih, tentu lebih baik. Dengan begitu, kamu tetap bisa menabung meski pengeluaran bulanan cukup padat.

3. Tidak punya tujuan menabung

Hidup yang hanya go with the flow memang terasa ringan, tapi kurang terarah. Begitu juga menabung. Tanpa tujuan yang jelas, motivasi untuk menabung bisa cepat luntur.

Cobalah tetapkan tujuan spesifik seperti dana darurat, liburan, biaya nikah, atau DP rumah. Menabung dengan tujuan membuat prosesnya terasa lebih bermakna dan terarah.

4. Tidak memisahkan rekening tabungan

Setia itu penting, namun tidak untuk satu rekening. Menggabungkan tabungan dan pengeluaran sehari-hari dalam satu rekening bisa jadi jebakan.

Gunakan rekening terpisah khusus untuk menabung. Ini akan memudahkanmu melacak perkembangan tabungan dan menghindari godaan untuk menggunakannya sewaktu-waktu. Ingat, rekening tabungan sebaiknya tidak mudah disentuh.

5. Menganggap menabung harus dengan nominal besar

Banyak orang merasa tidak bisa menabung karena penghasilan kecil, atau malu menabung dengan nominal yang dianggap tidak signifikan.

Padahal, menabung bukan soal besar kecilnya nominal, tapi soal konsistensinya. Mulai dari Rp50.000 atau Rp100.000 pun tidak masalah. Asalkan ada niat dan kamu melakukannya secara rutin.

Rekomendasi Bank dengan Layanan Digital untuk Menabung

Image

Kalau kamu merasa selama ini menabung masih sering gagal atau gak maksimal, bisa jadi kamu masih terjebak dalam pola-pola keliru seperti yang sudah dibahas sebelumnya, entah karena tidak konsisten, tidak punya tujuan jelas, atau menabung hanya kalau ada sisa uang. Jangan khawatir, kebiasaan bisa diubah pelan-pelan. Mulailah dengan langkah kecil tapi konsisten.

Baca Juga :  Dorong Budaya Kepemimpinan Inklusif dan Penuh Empati, Srikandi Jasa Marga Gelar Inspira Talks Bertema “Leading with HEART” Bersama Maudy Ayunda

Salah satu cara agar menabung lebih terarah adalah dengan memilih produk tabungan yang sesuai kebutuhan. Bukan cuma soal tempat menyimpan uang, tapi juga soal bagaimana tabungan itu bisa bantu kamu tumbuh.

Bank Neo Commerce melalui aplikasi neobank punya Tabungan NOW yang dirancang agar proses menabung jadi lebih praktis dan terasa hasilnya. Tabungan ini cocok untuk kamu yang ingin membangun kebiasaan finansial sehat tanpa ribet, karena kamu bisa mulai kapan saja dan dari nominal berapa pun.

Keunggulan lain dari Tabungan NOW adalah bunga kompetitif sebesar 4,25% per tahun yang cair setiap hari. Artinya, kamu bisa melihat tabunganmu bertumbuh secara real-time, bukan cuma diam di tempat. Ini bisa jadi motivasi tambahan buat kamu agar terus menabung secara konsisten.

Dengan bunga harian, kamu bukan cuma menyimpan uang, tapi juga mengembangkan nilainya. Jadi, tunggu apa lagi? Saatnya ubah niat jadi tindakan nyata, dan mulai membiasakan diri menabung dengan cara yang lebih cerdas lewat Tabungan NOW.

Download aplikasi neobank di PlayStore atau App Store dan persiapan biaya menikah dan berumah tangga di Tabungan NOW sekarang. 

Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tabungan NOW.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Berita Terkait

Neuron Digital Percepat Ekspansi Ekosistem, Gandeng Tiga Pemimpin Industri untuk Membangun Rantai Nilai “Kecerdasan Ruang Bangunan” yang Menyeluruh di Tiongkok
Berapa Biaya Menggunakan AI Agent Barantum?
Komitmen Vale Indonesia Mendorong Penguatan Rantai Pasok Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
BRI Finance Perkuat Struktur Pendanaan di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga Acuan
Mengenal “Dapur” Operasional LRT Jabodebek, Edukasi Publik Dimulai dari Balik Layar
Google.org Kucurkan Hibah USD 1,5 Juta untuk ION, Perkuat Fondasi Perdagangan Digital Terbuka Indonesia
Tips Mengelola Tagihan Bulanan Agar Tidak Terlambat
Sunday Routine: Menyusun Trading Plan dan Memetakan Kalender Ekonomi Mingguan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 09:02

Neuron Digital Percepat Ekspansi Ekosistem, Gandeng Tiga Pemimpin Industri untuk Membangun Rantai Nilai “Kecerdasan Ruang Bangunan” yang Menyeluruh di Tiongkok

Senin, 27 Juli 2026 - 09:02

Berapa Biaya Menggunakan AI Agent Barantum?

Senin, 27 Juli 2026 - 07:02

Komitmen Vale Indonesia Mendorong Penguatan Rantai Pasok Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Senin, 27 Juli 2026 - 00:45

BRI Finance Perkuat Struktur Pendanaan di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga Acuan

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:02

Mengenal “Dapur” Operasional LRT Jabodebek, Edukasi Publik Dimulai dari Balik Layar

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:02

Tips Mengelola Tagihan Bulanan Agar Tidak Terlambat

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:02

Sunday Routine: Menyusun Trading Plan dan Memetakan Kalender Ekonomi Mingguan

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:02

Bank Mandiri Taspen Resmikan Toko Aice Mantap di Manado, Dukung Pensiunan Jadi Wirausaha

Berita Terbaru

Teknologi

Berapa Biaya Menggunakan AI Agent Barantum?

Senin, 27 Jul 2026 - 09:02