KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda - Koran Mandalika

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Kereta api lokal andalan masyarakat Tapal Kuda tersebut mencatat total 1.154.619 penumpang, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 1.128.843 penumpang.

Peningkatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan terjangkau, khususnya di wilayah Jember hingga Banyuwangi. Dengan rata-rata 791 penumpang per hari, KA Pandanwangi menjadi pilihan utama pelajar, pekerja, masyarakat umum, hingga wisatawan.

KA Pandanwangi juga dikenal sebagai layanan kereta api dengan tarif terjangkau karena termasuk dalam skema Public Service Obligation (PSO) atau kewajiban pelayanan publik dari pemerintah. Skema ini memungkinkan masyarakat memperoleh akses transportasi yang inklusif dan merata, sekaligus mendukung mobilitas sosial dan ekonomi di wilayah Jember hingga Banyuwangi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan bahwa keberadaan KA Pandanwangi bukan hanya sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari pelayanan publik yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  PT Kamar Dagang Indonesia Mendukung DMI Expo 2025 dalam Memperkenalkan Potensi Ekonomi dan Budaya Indonesia ke Dunia Internasional

“KA Pandanwangi hadir sebagai layanan transportasi yang terjangkau dan inklusif melalui dukungan PSO, sehingga dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Peningkatan jumlah penumpang di tahun 2025 menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai pilihan utama mobilitas,” ujar Cahyo.

Cahyo juga menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut tidak lepas dari konsistensi KAI dalam menjaga kualitas layanan.

“KA Pandanwangi telah menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat di wilayah Tapal Kuda. Peningkatan jumlah penumpang di tahun 2025 menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya dan menjadikan kereta api sebagai moda transportasi utama,” ujar Cahyo.

KA Pandanwangi memiliki kapasitas tempat duduk sebanyak 636 kursi per perjalanan, dengan tingkat okupansi maksimal yang dapat mencapai 120 persen pada periode tertentu, seperti akhir pekan, masa liburan, dan momen peningkatan arus wisata.

Lebih jauh, Cahyo menjelaskan bahwa tingginya minat masyarakat juga didorong oleh peran strategis KA Pandanwangi dalam mendukung sektor pariwisata di wilayah timur Jawa Timur.

Baca Juga :  Mahasiswa Information Systems BINUS UNIVERSITY Ciptakan Aplikasi Kesehatan Mental Berbasis AI di I/O Festival 2025

“Relasi Jember–Ketapang menghubungkan berbagai destinasi unggulan, seperti wisata alam dan budaya di Banyuwangi, Pantai Boom, Kawah Ijen, hingga destinasi edukasi dan kuliner khas Jember. KA Pandanwangi menjadi moda favorit wisatawan karena praktis, ekonomis, dan nyaman,” jelasnya.

Ke depan, KAI Daop 9 Jember berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi pelayanan, meningkatkan kenyamanan sarana, serta memperkuat peran kereta api sebagai penggerak ekonomi daerah dan sektor pariwisata.

“Kami akan terus berinovasi dan menjaga kualitas layanan KA lokal agar tetap menjadi solusi transportasi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan pariwisata dan perekonomian regional,” tutup Cahyo.

About PT KAI (PERSERO) DAOP 9 JEMBER
PT KAI Daop 9 Jember merupakan perusahaan penyedia jasa transportasi kereta api dengan wilayah yang meliputi Kabupaten Pasuruan hingga Kabupaten Banyuwangi

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Posko Angkutan Lebaran 2026 Berakhir, Namun Pelayanan ke Pelanggan Tak Pernah Berhenti
Kementerian PU Salurkan Donasi Rp600 Juta bagi ASN Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh
Krakatau Steel Tegaskan Pentingnya Proteksi Industri Baja di Tengah Pergeseran Kebijakan Amerika Serikat
Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, SUCOFINDO Kawal Proyek dari Aspek Kualitas hingga K3
Dupoin Futures Awali 2026 dengan Serangkaian Inisiatif Sosial dan Kolaborasi Industri
Apa Itu Perlindungan Endpoint dan Mengapa Penting?
Fitch Menaikkan Asumsi Harga Komoditas, Ini Prospeknya
KVA Kembali Buka VA Bootcamp 2026: Program Pelatihan Virtual Assistant Paling Komprehensif di Indonesia

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 21:00

Posko Angkutan Lebaran 2026 Berakhir, Namun Pelayanan ke Pelanggan Tak Pernah Berhenti

Senin, 30 Maret 2026 - 20:00

Kementerian PU Salurkan Donasi Rp600 Juta bagi ASN Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh

Senin, 30 Maret 2026 - 20:00

Krakatau Steel Tegaskan Pentingnya Proteksi Industri Baja di Tengah Pergeseran Kebijakan Amerika Serikat

Senin, 30 Maret 2026 - 17:00

Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, SUCOFINDO Kawal Proyek dari Aspek Kualitas hingga K3

Senin, 30 Maret 2026 - 16:00

Apa Itu Perlindungan Endpoint dan Mengapa Penting?

Senin, 30 Maret 2026 - 16:00

Fitch Menaikkan Asumsi Harga Komoditas, Ini Prospeknya

Senin, 30 Maret 2026 - 16:00

KVA Kembali Buka VA Bootcamp 2026: Program Pelatihan Virtual Assistant Paling Komprehensif di Indonesia

Senin, 30 Maret 2026 - 15:00

Hingga 12 Ribu Penumpang Gunakan KA Bandara di Yogyakarta, 29 Maret Jadi Puncak Arus Balik

Berita Terbaru