KAI Daop 2 Bandung Pastikan Perjalanan Kereta Api Aman Pasca Gempa 4,9M di Selatan Sukabumi - Koran Mandalika

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Perjalanan Kereta Api Aman Pasca Gempa 4,9M di Selatan Sukabumi

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info Daop 2 Bd

Minggu, 19 Juli 2026

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Perjalanan Kereta Api Aman Pasca Gempa 4,9M di Selatan Sukabumi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bandung (Jawa Barat), 19 Juli 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah operasional Daop 2 Bandung tetap aman pasca terjadinya gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,9 yang terjadi pada Sabtu (19/7) pukul 15.11.07 WIB.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpusat di 83 kilometer Selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada koordinat 7,73 LS – 106,53 BT dengan kedalaman 23 kilometer.

Getaran gempa dirasakan di wilayah operasional PT KAI Daop 2 Bandung lintas Cibeber–Gandasoli. Pada saat kejadian tersebut, terdapat KA Siliwangi (343) relasi Cipatat–Sukabumi sedang memasuki Stasiun Cibeber.

KA Siliwangi tiba di Stasiun Cibeber pada pukul 15.13 WIB sesuai jadwal. Sebagai bentuk penerapan prosedur keselamatan, perjalanan kereta tidak langsung dilanjutkan. Petugas KAI Daop 2 Bandung segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh prasarana perkeretaapian di lintas terdampak, meliputi jalur rel, jembatan, terowongan, serta fasilitas pendukung operasional KA lainnya guna memastikan seluruhnya dalam kondisi aman dan laik dilalui kereta api.

Baca Juga :  Pemeliharaan Jalan Berkelanjutan, JTT Perkuat Inspeksi Proaktif di Tengah Curah Hujan Tinggi

Setelah hasil pemeriksaan menyatakan tidak terdapat gangguan maupun kerusakan pada prasarana, perjalanan KA Siliwangi kembali diberangkatkan dari Stasiun Cibeber pada pukul 15.34 WIB atau mengalami keterlambatan selama 19 menit dari jadwal keberangkatan semula.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama KAI dalam setiap kondisi, termasuk saat terjadi bencana alam.

“KAI Daop 2 Bandung memastikan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh prasarana di lintas Cibeber–Gandasoli dalam kondisi aman dan tidak terdapat kerusakan akibat gempa. Pemeriksaan dilakukan sesuai standar operasional sebagai langkah antisipatif sebelum perjalanan kereta api kembali dilanjutkan. Keselamatan pelanggan, awak sarana, dan operasional kereta api selalu menjadi prioritas utama kami,” ujar Kuswardojo.

Kuswrdojo menambahkan, setiap kali terjadi gempa bumi yang berpotensi memengaruhi jalur kereta api, KAI akan segera menerapkan prosedur tanggap darurat dengan menghentikan sementara perjalanan kereta pada lintas yang terdampak untuk dilakukan inspeksi oleh petugas prasarana.

Baca Juga :  Menjawab Tantangan Industri: Peran AI dalam Proses SDM di Tengah Disrupsi

“Meskipun gempa yang terjadi tidak mengakibatkan kerusakan pada jalur maupun bangunan prasarana, pemeriksaan tetap wajib dilakukan sebagai bentuk mitigasi risiko. Kami tidak akan mengoperasikan perjalanan kereta api sebelum dipastikan seluruh jalur benar-benar aman untuk dilalui,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan perjalanan KA Siliwangi (343) relasi Cipatat–Sukabumi yang terjadi akibat proses pemeriksaan keselamatan tersebut.

“Kami memohon maaf atas keterlambatan perjalanan KA Siliwangi. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mengutamakan aspek keselamatan dibandingkan ketepatan waktu apabila terjadi kondisi luar biasa seperti bencana alam. Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kepercayaan pelanggan,” tutup Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung terus berkoordinasi dengan BMKG serta jajaran internal maupun eksternal terkait untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 2 Bandung dapat berlangsung dengan aman, selamat, dan tepat waktu.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Membangun Pendidikan Inklusif, Ikhtiar Memperluas Akses Belajar Anak Penyandang Disabilitas
Bukan Sekadar Patuh Regulasi, Dunia Usaha Didorong Jadikan Perlindungan Anak Strategi Bisnis
JUP lakukan perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Komitmen Tetap Berikan Layanan Air melalui Bantuan Emergency Mobil Tangki hingga Pemberian Kompensasi selama periode gangguan
Bitcoin Kembali ke US$65.000, FLOQ Ingatkan Investor Waspadai Risiko Inflasi dan Geopolitik yang Masih Membayangi Pasar
Menyusun Peta Navigasi Hari Minggu: Memetakan Level Kunci dan Kalender Ekonomi Mingguan
Valbury Tawarkan Tiga Tipe Akun untuk Sesuaikan Biaya Transaksi dengan Profil Risiko Trader
Perkuat Pendekatan Persuasif kepada Debitur, BRI Finance Catat Penurunan Penarikan Kendaraan 78,72%
Solid! Serikat Pekerja PAM JAYA Perkuat Sinergi, Dukung Target Air Perpipaan untuk Seluruh Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:54

Matrik Data Consulting: Survei Kepuasan Pelanggan PERUMDAM Murni untuk Evaluasi Pelayanan, Bukan Kepentingan Politik

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:15

Indonesia Punya Jagoan! Mario Aji dan Veda Ega Siap Menggebrak Mandalika

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:48

LSPR, Poltekpar Lombok, dan STEC Latih Bahasa Inggris Digital Warga Desa Blongas

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:57

Wabup Nursiah Dorong Penguatan PPID di 88 SMP Negeri

Senin, 13 Juli 2026 - 14:11

MoU PT Narmada–ITDC Resmi Ditandatangani, Air Minum Lokal Kembali Hadir di MotoGP Mandalika

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:57

Sade Social Space Resmi Dibuka, ITDC Siapkan Mandalika Jadi Magnet Wisata Olahraga

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:12

Paving Block Berbahan Sampah Plastik Produksi TPST Sandubaya Masih Menunggu Lampu Hijau

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:30

Kuasa Hukum Ahli Waris Soroti Dugaan Penguasaan Sepihak 4 Hektare Lahan oleh Kades Kuripan

Berita Terbaru