KAI Daop 4 Semarang Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Demi Kelancaran Akses Stasiun - Koran Mandalika

KAI Daop 4 Semarang Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Demi Kelancaran Akses Stasiun

Kamis, 3 Juli 2025 - 09:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Daop 4 Semarang mengajak masyarakat untuk lebih tertib dalam berlalu lintas, khususnya di kawasan stasiun.

KAI Daop 4 Semarang mengajak masyarakat untuk lebih tertib dalam berlalu lintas, khususnya di kawasan stasiun. Ajakan ini disampaikan seiring dengan meningkatnya kepadatan kendaraan di sekitar area stasiun yang kerap menimbulkan kemacetan, terutama akibat kendaraan yang berhenti sembarangan untuk mengantar atau menjemput penumpang.

Berdasarkan pantauan di sejumlah stasiun besar di wilayah Daop 4 seperti Stasiun Semarang Poncol, masih sering dijumpai pengemudi kendaraan yang berhenti atau bahkan menunggu penumpang cukup lama di bahu jalan yang telah diberi tanda larangan berhenti maupun parkir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberadaan kendaraan yang berhenti di area terlarang tersebut berdampak langsung pada tersendatnya arus lalu lintas, serta mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan lain maupun para penumpang kereta api.

Baca Juga :  Solana Memimpin Pasar Kripto: Apa yang Membuatnya Lebih Unggul dari Bitcoin dan Ethereum?

“Stasiun merupakan ruang publik dengan mobilitas tinggi, terutama pada jam-jam sibuk keberangkatan dan kedatangan kereta. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelancaran dan keteraturan di kawasan stasiun dengan tidak berhenti sembarangan, apalagi di titik-titik yang sudah diberi rambu larangan,” ujar Manager Humas Daop 4 Semarang Franoto Wibowo.

Lebih lanjut, Franoto mengatakan bahwa pihaknya telah menyediakan titik-titik khusus untuk aktivitas antar-jemput penumpang di beberapa stasiun. Area tersebut dirancang agar pengemudi dapat berhenti sejenak secara tertib tanpa mengganggu alur lalu lintas umum maupun aktivitas keluar-masuk kendaraan operasional KAI. Penggunaan zona drop off dan pick up secara tepat akan sangat membantu kelancaran keseluruhan sistem transportasi.

Guna mendukung terciptanya kawasan stasiun yang aman dan nyaman, KAI Daop 4 Semarang juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Kepolisian untuk memastikan pengawasan dan penegakan aturan berjalan optimal. Edukasi kepada masyarakat turut dilakukan melalui media sosial, spanduk, serta pengumuman di area stasiun.

Baca Juga :  MiiTel Luncurkan Ask AI, Fitur Mirip ChatGPT untuk Analisis Panggilan Bisnis

“Kesadaran bersama menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem transportasi yang tertib dan efisien. Tidak berhenti atau parkir sembarangan di depan stasiun adalah bentuk kontribusi nyata kita sebagai warga yang peduli pada kelancaran dan keselamatan bersama,” tambah Franoto.

KAI Daop 4 mengajak seluruh pihak, termasuk pengemudi ojek online, taksi, kendaraan pribadi, hingga petugas lapangan, untuk terus mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas di sekitar stasiun. Dengan kerja sama yang baik, lingkungan stasiun akan menjadi ruang yang lebih nyaman, aman, dan terintegrasi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Berita Terkait

Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar
PLN NPC Catatkan Milestone Baru, PLTMG Sekupang 50 MW Resmi Capai COD
PLN NPC dan PLN UIP Nusra Teken Kontrak Penyiapan Infrastruktur PLTP Atadei
Sanct Social Bergabung dalam Delegasi Bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou, Jajaki Kemitraan dan Pelajari Kacamata Pintar serta Model AI Tiongkok
SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA
Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?
KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:29

Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01

Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:41

Semen Mulai Didistribusikan, Perindag NTB Minta Harga Pengecer Tak Naik

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:31

Dari Jalan hingga Pesisir, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Akses Warga Sumbawa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:19

Wagub Umi Dinda Hadiri Sidang DPD RI, Aspirasi Daerah Diperkuat di Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:13

Bank NTB Syariah Pegang Layanan Keuangan 54.395 Guru di NTB

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:45

BPR NTB Resmi Menuju Bank Syariah, DPRD NTB Beri Lampu Hijau

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:51

NTB Perkuat SDM, Data Berkualitas Jadi Dasar Keputusan Pembangunan

Berita Terbaru

Teknologi

Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:02