KAI Daop 8 Bersama Komunitas Railfans Malang Raya Peringati 15 Tahun beroperasinya KA Malabar Dan Berdirinya Komunitas Tersebut - Koran Mandalika

KAI Daop 8 Bersama Komunitas Railfans Malang Raya Peringati 15 Tahun beroperasinya KA Malabar Dan Berdirinya Komunitas Tersebut

Kamis, 1 Mei 2025 - 17:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokomotif dan Rangkaian Kereta Api Malabar dihias dengan nuansa ulang tahun untuk mengajak para penumpang merasakan euforia perayaan ulang tahun kereta api Malabar ke – 15 Tahun di Stasiun Malang.

PT Kereta Api Indonesia Darah Operasi 8 Surabaya Bersama Komunitas Railfans Malang Raya pada Kamis, 1 Mei 2025, menggelar anniversary yang ke-15 di Stasiun Malang dengan menghias lokomotif dan rangkaian Kereta Api Malabar.

Ketua Umum Komunitas Railfans Malang Raya, Arif Trilaksono mengatakan bahwa Kegiatan ini dilakukan untuk merayakan kelahiran komunitas dan beroperasinya KA Malabar dengan menghias lokomotif dan rangkaian KA Malabar. Selain itu juga membagikan beberapa souvenir untuk para penumpang sebagai bentuk apresiasi karena telah memilih KA Malabar sebagai moda trasnportasi andalan. Tujuannya untuk mengajak para penumpang merasakan euforia perayaan ulang tahun kerta api yang ditumpanginya”, ungkap Laksono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Image

Komunitas pecinta kereta api di Kota Malang, Railfans Malang Raya, sebagai wadah bersatunya penggemar kereta api sudah berdiri sejak 30 April 2010, Railfans Malang Raya telah menemani perjalanan dan perkembangan perkeretaapian Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur. “Sekarang kami beranggotakan 60 orang lebih, Railfans Malang Raya telah berkontribusi mempromosikan keberadaan kereta api sebagai moda transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Komuitas ini sebagai wadah berkumpulnya para pecinta kereta api untuk menyalurkan hobinya,” tambah Arif Trilaksono.

Baca Juga :  Perkuat SDM Pelaut, PIS Buka Program Beasiswa Crewing Talent Scouting

Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan bahwa PT KAI mengapresiasi dan mensupport penuh kegiatan yang diadakan komunitas Railfans Malang Raya tersebut. Berdirinya komunitas tersebut kebetulan berbarengan dengan awal beroperasinya KA Malabar dengan relasi Malang-Bandung.

Nama KA Malabar diambil dari Gunung Malabar yang terletak di sebelah selatan stasiun Bandung, tepatnya di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kehadiran KA Malabar menjadi kereta api pertama dan satu-satunya yang melayani koridor Malang ke Bandung melalui Blitar, Kediri, Madiun, Yogyakarta dan Banjar sampai Kota Bandung. Dari awal beroperasinya, KA Malabar menjadi primadona bagi pelanggan di jalurnya dengan menghadirkan pelayanan dengan tiga kelas yaitu eksekutif, bisnis dan ekonomi. Namun sejak 1 Juni 2023, PT KAI menghapuskan pelayanan kelas bisnis sehingga KA Malabar hanya melayani kelas eksekutif dan ekonomi saja.

Baca Juga :  Hilirisasi Mineral Tetap Mampu Jaga Kelestarian Alam Indonesia

Image

Pada tanggal 24 Januari 2024, PT KAI memberikan tambahan jadwal KA Malabar dengan keberangkatan pagi hari dari Malang maupun Bandung, yang sebelumnya hanya terjadwal sore hari dengan rangkaian kereta yang lebih baru dan nyaman yakni kereta stainless steel Gen 1. Waktu tempuh KA Malabar juga menjadi lebih singkat, sekitar 12 jam 40 menit. PT KAI berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik untuk pelanggan setia KA Malabar.

Berikut jadwal Keberangkatan KA Malabar dari Stasiun Malang :

1. KA Malabar berangkat 05.25 sampai Bandung 18.05

2. KA Malabar berangkat 16.50 sampai Bandung 05.45

Bagi PT KAI Daop 8 dan Komunitas Railfans Malang Raya, kehadiran komunitas ini dan KA Malabar secara bersamaan menjadi romantisme yang patut dirayakan. “Dengan diadakannya anniversary ke-15, harapannya KA Malabar dapat terus eksis dan menjadi andalan para penumpang di koridor Malang hingga Bandung”, tutup Luqman.

Image

Berita Terkait

Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Peningkatan Pertumbuhan Arus Curah Kering pada Semester I 2026
MetScan V1: Pemindai Metana Berbasis Drone dengan TDLAS untuk Industri Migas
BINUS University @Semarang Gelar DIGINEXIA 2026 x Discovery Day, Kenalkan Dunia Perkuliahan Digital Sejak Dini
TAMBAK MERDEKA DARI KAPORIT DAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA: FisTx Disinfection System Hadirkan Standar Baru Budidaya Berkelanjutan
10 Alasan Penjualan via WhatsApp Lebih Untung Dibanding Marketplace
Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan
Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:18

Peluang Kuliah Makin Besar, Poltekpar Lombok Tambah Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:57

The Mandalika Tak Cuma Bikin Pembalap Juara, Kini Giliran Atlet NTB Bersinar

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:56

Mori Hanafi Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan untuk Pembalap NTB di Mandalika Racing Series

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:51

MRS 2026: Gian Muhammad Gibran Rebut Podium Pertama, Pembalap Lokal Unjuk Taji

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:12

20.000 Mangrove untuk Satu Misi: Menjaga Masa Depan The Mandalika

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:09

107 Starter Akan Beradu Kecepatan pada Kejurnas MRS Putaran ke-3

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:05

KKN Angkatan 40 UMMAT Edukasi Warga Desa Lepak Timur Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:09

Lindungi Anak Sejak Kini, Bupati Pathul: Masa Depan Lombok Tengah Ada di Tangan Mereka

Berita Terbaru